Performa Jateng, Jatim, Jabar Kurang, DKI Akan Kesulitan Kendalikan Covid-19

Minggu, 01 November 2020 - 07:19 WIB
loading...
Performa Jateng, Jatim,...
Epidemiolog dari Griffith University Australia, Dicky Budiman menilai Pemprov DKI akan kesulitan mengendalikan Covid-19.Foto/SINDOnews/Ilustrasi.dok
A A A
JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta dinilai akan kesulitan mengendalikan pandemi Covid-19 dengan cepat lantaran kurangnya performa dari Pemprov Jawa Barat , Jawa Tengah , hingga Jawa Timur dalam penanggulangan pandemi Covid-19. Hal ini diungkapkan Epidemiolog dari Griffith University Australia, Dicky Budiman.

Dicky mengatakan, pandemi Covid-19 di DKI Jakarta bisa dikendalikan bila kasus penularan dan kasus aktif per harinya cuma satu digit, atau di bawah 10 kasus."Yang baik itu bila tercapai pertama tidak ada kematian, atau nol kasus kematian. Itu yang disebut dengan terkendali yang baik. Kemudian angka kasus harian ya dikisaran 1 digit, termasuk kasus aktifnya," kata Dicky saat dihubungi Okezone, Minggu (1/11/2020).

Dia menuturkan, pandemi Covid-19 di suatu wilayah bisa dipastikan berhasil dikendalikan bila positivity ratenya di angka 1-3%, atau paling tinggi 5% sesuai standari WHO."Itu bagus sekali. Tapi untuk satu digit biasanya test positivity ratenya di satu persenan," jelasnya.

Dicky menilai, pandemi Covid-19 di Ibu Kota masih lama untuk bisa dikendalikan. Dia memperkirakan bahwa pandemi Covid-19 DKI Jakarta baru bisa dikendalikan pada akhir tahun 2021. (Baca: Bikin Heboh, Ini Pernyataan Siti Fadilah Supari soal Vaksin dan Pandemi)

"Saya kira mungkin pertengahan tahun depan. Kalau itu juga konsisten. Tapi setidaknya Jakarta sudah dalam track yang benar dari awal. Jadi kapasitas testingnya yang tinggi dan memadai. Walaupun tracingnya masih ada PR karena belum sesuai target dari WHO," ujarnya. (Baca: Wow, Ternyata Pohon Pelangi Terindah di Dunia Juga Ada di Jakarta)

Menurut Dicky, Pemprov DKI Jakarta akan kesulitan mengendalikan pandemi Covid-19 dengan cepat lantaran kurangnya performa Pemprov Jawa Barat, Pemprov Jawa Tengah, hingga Pemprov Jawa Timur dalam penanggulangan pandemi Covid-19. "Itu berpengaruh karena mobilitas orang-orang ini. Yang saya khawatirkan daerah yang kapasitas testingnya tidak memadai sehingga mereka menyimpan bom waktu yang pada akhirnya akan membebani mereka karena masalah peningkatan kematian. Ini tidak mereka sadari karena mereka buta dengan keadaan wilayah mereka sendiri," ujarnya.

Dia mengungkapkan, data Covid-19 DKI Jakarta relatif bisa dipercaya karena cakupan testing yang jauh lebih baik dari daerah lain seperti Jabar, Jateng, dan Jatim."Tapi juga tetap harus waspada karena angka kematian dan positive rate masih relatif tinggi. Artinya masih banyak kasus Covid di masyarakat yang belum terdeteksi," ucapnya.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Ini Lokasinya
PTUN Tolak Gugatan PLK,...
PTUN Tolak Gugatan PLK, Pemprov Jabar Selangkah Lagi Amankan Aset SMAN 1 Bandung
KJP Plus Tahap 1 2026...
KJP Plus Tahap 1 2026 Sudah Cair, Cek Rincian Dana yang Diterima Siswa
Rekomendasi
Thomas Muller Buka Lagi...
Thomas Muller Buka Lagi Momen Kontroversial Bersama Messi, Sindir Keputusan Wasit
Lewat Buku, Saddam Permana...
Lewat Buku, Saddam Permana Bongkar Kisah Masa Lalunya
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
Berita Terkini
Gagas GEBRAK, Perindo...
Gagas GEBRAK, Perindo Badung Cetak Lebih Banyak Pencipta Lapangan Kerja di Bali
3 Warga Sipil Tewas...
3 Warga Sipil Tewas Ditembak OPM, Koops TNI Habema Buru para Pelaku
Sambangi MI Raudhatul...
Sambangi MI Raudhatul Azhar, KB Bank Tanamkan Literasi Keuangan Sejak Dini
Plt Bupati Bekasi Bakal...
Plt Bupati Bekasi Bakal Evaluasi Kinerja Dirum Perumda Tirta Bhagasasi
Hadir di IFBC Yogyakarta...
Hadir di IFBC Yogyakarta 2026, Booth Bingxue Dipadati Calon Mitra
Penyelundupan 3 Ton...
Penyelundupan 3 Ton Sisik Trenggiling ke Kamboja Terbongkar, Kemenhut Buru Jaringan Internasional
Infografis
Keringanan PBB-P2 DKI...
Keringanan PBB-P2 DKI Jakarta 2026 Berlaku Bertahap
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved