Pelaku Perampokan di Gading Serpong Diduga Stres Diceraikan Istri
Minggu, 01 November 2020 - 01:49 WIB
loading...
Seorang pria diduga mengalami gangguan kejiwaan berinisial SD melakukan perampokan dengan senjataairsoft gun, di Giant dan Fame Hotel, Gading Serpong, Tangerang. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
TANGERANG - Seorang pria diduga mengalami gangguan kejiwaan, berinisial SD (40), melakukan perampokan dengan senjataairsoft gun, di Giant dan Fame Hotel, Gading Serpong, Kabupaten Tangerang. Pelaku datang ke hotel menggunakan mobil mewah dengan diantar sopir pribadinya.
Hal tersebut diungkapkan Kapolsek Kelapa Dua, Gading Serpong, Tangerang, AKP Muharam Wibisono Adipradono. Saat ini, pihak kepolisian masih mendalami motif pelaku melakukan perampokan. Termasuk memeriksa kondisi kejiwaannya.
"Awalnya SD datang mengendarai mobil bersama sang sopir. Entah apa motifnya, pelaku tiba-tiba menenteng airsoft gun dan menuju hotel," kata Muharam kepada SINDOnews, Sabtu 31 Oktober 2020.(Baca juga: Todongkan Airsoft Gun ke Pegawai Hotel, SD Babak Belur Dihajar Massa )
Setibanya di hotel, dia menodongkan pistol ke arah resepsionis hotel yang berjaga dan memintanya memasukkan seluruh uang yang ada di laci resepsionis itu ke dalam tas yang dibawanya.
Usai merampok resepsionis hotel, pelaku juga sempat mengganti jaket yang digunakannya untuk menghilangkan jejak. Tetapi aksinya ketahuan warga dan pelaku tertangkap. Warga yang geram langsung memukulinya.
"Setelah kita melakukan penangkapan, kita mendapat keterangan dari tersangka dan keluarganya, memang yang bersangkutan ini mengalami gangguan kejiwaan. Dia datang dengan mobil untuk check up ke dokter," jelasnya.
Muharam mengaku tidak langsung percaya. Untuk itu, dia masih melakukan penyelidikan soal motif pelaku yang mengaku aksinya disebabkan kondisi kejiwaan yang terguncang.
Hal tersebut diungkapkan Kapolsek Kelapa Dua, Gading Serpong, Tangerang, AKP Muharam Wibisono Adipradono. Saat ini, pihak kepolisian masih mendalami motif pelaku melakukan perampokan. Termasuk memeriksa kondisi kejiwaannya.
"Awalnya SD datang mengendarai mobil bersama sang sopir. Entah apa motifnya, pelaku tiba-tiba menenteng airsoft gun dan menuju hotel," kata Muharam kepada SINDOnews, Sabtu 31 Oktober 2020.(Baca juga: Todongkan Airsoft Gun ke Pegawai Hotel, SD Babak Belur Dihajar Massa )
Setibanya di hotel, dia menodongkan pistol ke arah resepsionis hotel yang berjaga dan memintanya memasukkan seluruh uang yang ada di laci resepsionis itu ke dalam tas yang dibawanya.
Usai merampok resepsionis hotel, pelaku juga sempat mengganti jaket yang digunakannya untuk menghilangkan jejak. Tetapi aksinya ketahuan warga dan pelaku tertangkap. Warga yang geram langsung memukulinya.
"Setelah kita melakukan penangkapan, kita mendapat keterangan dari tersangka dan keluarganya, memang yang bersangkutan ini mengalami gangguan kejiwaan. Dia datang dengan mobil untuk check up ke dokter," jelasnya.
Muharam mengaku tidak langsung percaya. Untuk itu, dia masih melakukan penyelidikan soal motif pelaku yang mengaku aksinya disebabkan kondisi kejiwaan yang terguncang.
Lihat Juga :