Hampura Akang Teteh, 27 Orang Reaktif Rapid Test Otoritas Bandara Husein Bandung Dipulangkan
Jum'at, 30 Oktober 2020 - 16:05 WIB
loading...
Otoritas Bandara Husein Sastranegara Bandung telah memulangkan sekitar 27 calon penumpang yang terdeteksi reaktif setelah menjalani rapid test di Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat. (Foto/SINDOnews/Dok)
A
A
A
BANDUNG - Otoritas Bandara Husein Sastranegara Bandung ,Jawa Barat telah memulangkan sekitar 27 calon penumpang yang terdeteksi reaktif setelah menjalani rapid test di bandara.
Executive General Manager Kantor Cabang Bandara Husein Sastranegara Bandung R. Iwan Winaya Mahdar mengakui, sejak Agustus 2020 lalu, tercatat ada sekitar 27 orang calon penumpang yang dilarang terbang. Mereka tercatat akan melakukan penerbangan ke berbagai kota di Indonesia.
"Terakhir pada Rabu (27/10) kemarin, ada sekitar 3 orang yang kami pulangkan, karena saat menjalani rapid test dinyatakan reaktif. Hari itu, ada sekitar 125 orang yang menjalani rapid test di Bandara," jelas Iwan, Jumat (30/10/2020). (BACA JUGA: 58 Napi Lapas Perempuan Denpasar Bali Juga Reaktif COVID-19)
Setelah terdeteksi reaktif, penumpang tersebut langsung diarahkan segera meninggalkan bandara untuk menuju ke laboratorium kesehatan Provinsi Jawa Barat di RSHS Bandung. Penumpang tersebut harus menjalani tes lainnya seperti swab test.
"Setelah calon penumpang pergi, kami langsung melakukan penyemprotan desinfektan ke tempat tempat yang sebelumnya dipakai atau diduduki. Tempat tersebut kami pastikan steril," beber dia.
Secara rata-rata, kata Iwan, tak lebih dari 2% penumpang yang dipulangkan karena reaktif untuk periode tertentu. Artinya, secara jumlah sangat sedikit. Sehingga, penumpang tidak perlu cemas atas kondisi di bandara.
Executive General Manager Kantor Cabang Bandara Husein Sastranegara Bandung R. Iwan Winaya Mahdar mengakui, sejak Agustus 2020 lalu, tercatat ada sekitar 27 orang calon penumpang yang dilarang terbang. Mereka tercatat akan melakukan penerbangan ke berbagai kota di Indonesia.
"Terakhir pada Rabu (27/10) kemarin, ada sekitar 3 orang yang kami pulangkan, karena saat menjalani rapid test dinyatakan reaktif. Hari itu, ada sekitar 125 orang yang menjalani rapid test di Bandara," jelas Iwan, Jumat (30/10/2020). (BACA JUGA: 58 Napi Lapas Perempuan Denpasar Bali Juga Reaktif COVID-19)
Setelah terdeteksi reaktif, penumpang tersebut langsung diarahkan segera meninggalkan bandara untuk menuju ke laboratorium kesehatan Provinsi Jawa Barat di RSHS Bandung. Penumpang tersebut harus menjalani tes lainnya seperti swab test.
"Setelah calon penumpang pergi, kami langsung melakukan penyemprotan desinfektan ke tempat tempat yang sebelumnya dipakai atau diduduki. Tempat tersebut kami pastikan steril," beber dia.
Secara rata-rata, kata Iwan, tak lebih dari 2% penumpang yang dipulangkan karena reaktif untuk periode tertentu. Artinya, secara jumlah sangat sedikit. Sehingga, penumpang tidak perlu cemas atas kondisi di bandara.
Lihat Juga :