Polisi Masih Buru Penghasut Langsung Pelajar Ikut Demo Tolak UU Ciptaker

Selasa, 27 Oktober 2020 - 16:16 WIB
loading...
Polisi Masih Buru Penghasut...
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana menyebut ada dua kelompok penghasut pelajar dalam aksi demo rusuk menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja. Foto: SINDOnews/Ari Sandita
A A A
JAKARTA - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana menyebut ada dua kelompok penghasut pelajar dalam aksi demo ricuh menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja di Jakarta pada 8, 13, dan 20 Oktober 2020 lalu.

Kelompok pengasut melalui media sosial telah diamankan oleh polisi, sedangkan penghasut secara langsung sedang diburu. (Baca juga: Polda Metro Jaya Tidak Segan Hukum Pelajar yang Rusuh)

"Ajakan secara langsung mereka (pelajar) diajak seseorang. dan terkait ajakan yang secara langsung itu, kami sudah memprofiling dan terus kami kejar mereka ini," ujar Kapolda kepada wartawan, Selasa (27/10/2020).

Terkait motif para pelajar melakukan penghasutan, polisi masih mendalami dan mengembangkannya lebih lanjut. Sejauh ini, mereka diketahui melakukan penghasutan karena ikut-ikutan saja dan tidak tahu apa materi yang tengah didemokannya itu.



"Dari beberapa keterangan, mereka ada juga disamping ajakan, ada rasa solidaritas tinggi bahwa STM se-Jabodetabek itu mereka ada kesamaan, satu rasa gitu kan. Kalau misalnya turun, mereka akan turun semua," tuturnya. (Baca juga: Hasut Pelajar Ikut Demo Ricuh, Lima Admin Media Sosial Ditangkap )

Sementara itu, Direskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat, menambahkan, terlepas dari apakah seseorang tahu atau tidak, konsekuensi hukum atas perbuatannya yang telah melanggar tak lantas membuatnya lepas dari jeratan hukum.

"Ketidaktahuan seseorang tidak meniadakan pidana. Kedua, ada asas hukum yang disebut fiksi hukum, yang artinya setelah UU itu diresmikan dan dicatat dalam lembar negara, maka masyarakat dianggap tahu," tukasnya. (Baca juga: Menaker Terbitkan SE, Upah Minimum 2021 Dipastikan Tidak Berubah)
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
11 Kapolda Lulusan Akpol...
11 Kapolda Lulusan Akpol 1994 Teman Satu Angkatan Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri
Presiden Ini Rela Potong...
Presiden Ini Rela Potong Gaji 50% usai Dituntut Lengser oleh Rakyat
Kapolda Metro Jaya Dijabat...
Kapolda Metro Jaya Dijabat Komjen Pol, Pakar: Tugas dan Tantangannya Sangat Kompleks
Rekomendasi
Unair Tembus Peringkat...
Unair Tembus Peringkat 276 Dunia di QS WUR 2027, Raih Posisi Ketiga Nasional
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
Yusril Dialog dengan...
Yusril Dialog dengan BEM SI, Janji Sampaikan 5 Tuntutan ke Presiden
Berita Terkini
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
Korban Tewas Gempa Magnitudo...
Korban Tewas Gempa Magnitudo 6,7 di Sulteng Bertambah Jadi 3 Orang
Infografis
Gojek–Grab Merger,...
Gojek–Grab Merger, Driver Tolak Keras dan Siap Lakukan Aksi Demo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved