Keterangan Pelaku Pembunuh Gadis Bookingan Bikin Polisi Curiga
Selasa, 27 Oktober 2020 - 04:02 WIB
loading...
Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Alfian Nurrizal. Foto/MNC Media/Wisnu Yusep
A
A
A
BEKASI - Kepolisian merasa janggal dan mencurigai keterangan pelaku pembunuhan gadis bookingan di rumah kontrakan lantai 2 H Jamal RT 04/01 Nomor 12, Kelurahan Marga Mulya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi . Pelaku, Bayu Bani Adal ditangkap dari tempat persembunyiannya di rumah bapak tirinya.
"Jadi saya rasa ada kejanggalan, artinya hasil investigasi awal kami memiliki kejanggalan antara interogasi yang disampaikan pelaku tidak ada korelasi dan ada kejanggalan," kata Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Alfian Nurrizal kepada wartawan, Senin (26/10/2020).
Kejanggalan itu terdapat ketika pelaku menjelaskan perihal uang yang dimiliki korban. Pelaku, ketika diintrogasi menjelaskan bahwa dirinya melihat uang korban, sehingga ingin memiliki. (Baca juga; Bayu Habisi Nyawa Gadis Bookingan Bertarif Rp450 Ribu Itu karena Tergiur Harta )
"Katanya dia melihat uang itu di dompet (sebelum hubungan badan) dan dompet itu ada di lemari, setelah bermain sekali hubungan badan itu lalu bersih-bersih, lalu ada niat untuk memiliki dengan menikam leher dan menusuk perut bagian kiri," kata Alfian.
Sementara hasil investigasi di lapangan, uang korban yang dilihat pelaku masih ada di tempat kejadian perkara (TPK). "Ini nggak masuk akal. Dia membunuh menggunakan pisau yang sudah disiapkan dalam tasnya, artinya pembunuhan ini sudah direncanakan, menurut kami," katanya.
"Jadi saya rasa ada kejanggalan, artinya hasil investigasi awal kami memiliki kejanggalan antara interogasi yang disampaikan pelaku tidak ada korelasi dan ada kejanggalan," kata Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Alfian Nurrizal kepada wartawan, Senin (26/10/2020).
Kejanggalan itu terdapat ketika pelaku menjelaskan perihal uang yang dimiliki korban. Pelaku, ketika diintrogasi menjelaskan bahwa dirinya melihat uang korban, sehingga ingin memiliki. (Baca juga; Bayu Habisi Nyawa Gadis Bookingan Bertarif Rp450 Ribu Itu karena Tergiur Harta )
"Katanya dia melihat uang itu di dompet (sebelum hubungan badan) dan dompet itu ada di lemari, setelah bermain sekali hubungan badan itu lalu bersih-bersih, lalu ada niat untuk memiliki dengan menikam leher dan menusuk perut bagian kiri," kata Alfian.
Sementara hasil investigasi di lapangan, uang korban yang dilihat pelaku masih ada di tempat kejadian perkara (TPK). "Ini nggak masuk akal. Dia membunuh menggunakan pisau yang sudah disiapkan dalam tasnya, artinya pembunuhan ini sudah direncanakan, menurut kami," katanya.
Lihat Juga :