Wujudkan Pilkada Berkualitas di Kepri, Bahtiar: Pemahaman Cegah COVID-19 Jadi Kunci Lindungi Diri
Senin, 26 Oktober 2020 - 14:28 WIB
loading...
Wujudkan Pilkada Berkualitas di Kepri, Bahtiar: Pemahaman Cegah COVID-19 Jadi Kunci Lindungi Diri. Foto/Ist
A
A
A
TANJUNGPINANG - Pjs Gubernur Kepri, Bahtiar Baharuddin menjadi keynote speaker saat mengikuti webinar pembekalan bagi pemilih sehat dan cerdas menuju pilkada berkualitas bersama Program Pasca Sarjana MAP UMRAH dari Gedung Daerah, Tanjungpinang, Sabtu (24/10/2020).
Dalam paparannya, Bahtiar mengajak seluruh jajaran di Kepri terkhusus bagi para civitas akademika untuk ikut bersama menggelorakan pilkada berkualitas dengan berhasil menghadapi salah satu tantangan besar yakni pandemi COVID-19.
"Upaya mewujudkan pilkada berkualitas harus diwujudkan dengan pemilih yang sehat dan cerdas, dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat," kata Bahtiar.
Peran civitas akademika kata Bahtiar sangat vital, maka pemda pun harus terbiasa berdialog dengan dunia akademik. Karena dalam setiap pembuatan kebijakan pemerintahan harus membuat dengan konsep ilmu pengetahuan agar terukur secara objek, rasional dan di terima akal sehat.
Tekait Pilkada, sebagai Dirjen Polpum di Kemendagri, Bahtiar memiliki tugas yang salah satunya merumuskan kebijakan tentang kepemiluan di Indonesia baik secara ilmu, konsep maupun praktek.
Sebelum di terjang pandemi COVID-19 , atas perintah UU telah menetapkan Pilkada akan digelar dan telah disiapkan setiap tahapan untuk tahun 2020.
"Ketika awal COVID-19 muncul, semua tergagap-gagap menghadapinya. Namun, saat ini kondisi pada bulan 3 lalu berbeda. Sekarang ini kita sudah punya ilmu pengetahuan, kita tahu apa, siapa, struktur, kelemahan, metode perlindungan dan seterusnya terkait COVID-19 ini," lanjut Bahtiar.
Dalam paparannya, Bahtiar mengajak seluruh jajaran di Kepri terkhusus bagi para civitas akademika untuk ikut bersama menggelorakan pilkada berkualitas dengan berhasil menghadapi salah satu tantangan besar yakni pandemi COVID-19.
"Upaya mewujudkan pilkada berkualitas harus diwujudkan dengan pemilih yang sehat dan cerdas, dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat," kata Bahtiar.
Peran civitas akademika kata Bahtiar sangat vital, maka pemda pun harus terbiasa berdialog dengan dunia akademik. Karena dalam setiap pembuatan kebijakan pemerintahan harus membuat dengan konsep ilmu pengetahuan agar terukur secara objek, rasional dan di terima akal sehat.
Tekait Pilkada, sebagai Dirjen Polpum di Kemendagri, Bahtiar memiliki tugas yang salah satunya merumuskan kebijakan tentang kepemiluan di Indonesia baik secara ilmu, konsep maupun praktek.
Sebelum di terjang pandemi COVID-19 , atas perintah UU telah menetapkan Pilkada akan digelar dan telah disiapkan setiap tahapan untuk tahun 2020.
"Ketika awal COVID-19 muncul, semua tergagap-gagap menghadapinya. Namun, saat ini kondisi pada bulan 3 lalu berbeda. Sekarang ini kita sudah punya ilmu pengetahuan, kita tahu apa, siapa, struktur, kelemahan, metode perlindungan dan seterusnya terkait COVID-19 ini," lanjut Bahtiar.
Lihat Juga :