Kepala UPT AGD Dinkes DKI: AGD Bukan Instansi Profit Oriented

Jum'at, 23 Oktober 2020 - 19:14 WIB
loading...
Kepala UPT AGD Dinkes...
Kepala UPT Ambulans Gawat Darurat (AGD) Dinas Kesehatan DKI Jakarta Iwan Kurniawan memberikan keterangan terkait kasus PHK petugas AGD di Jakarta, Jumat (23/10/2020). Foto: SINDOnews/Komaruddin Bagja Arjawinangun
A A A
JAKARTA - Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Ambulans Gawat Darurat (AGD) Dinas Kesehatan DKI Jakarta Iwan Kurniawan menegaskan AGD Dinkes DKI bukan instansi yang profit oriented.

"Hanya pengelolaan keuangannya saja BLUD. Boleh mencari untung, tapi bukan tujuan utama kami melainkan pelayanan masyarakat," ujar Iwan, Jumat (23/10/2020). (Baca juga: Petugas Ambulans DKI di-PHK lantaran Ngotot Bentuk Serikat Pekerja)

Secara kelembagaan, UPT AGD adalah unit kerja perangkat daerah (UKPD) berada di bawah Dinas Kesehatan. Artinya, seluruh gaji dan tunjangan didapatkan dari APBD DKI dan bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN). Untuk itu, tidak diperkenankan para pegawainya memiliki serikat pekerja seperti halnya pegawai swasta.

Larangan tersebut dipertegas dalam UU No 5 Tahun 2016 tentang aturan ASN. “Karena ini programnya pemerintah, itu sudah bagian dari ASN. Jadi, mengacunya ke sana bukan lagi ke UU 21 tentang Serikat, UU 13 tentang Tenaga Kerja, seperti itu," jelas Iwan. (Baca juga: 11.742 Warga Jakarta Terjaring Razia Masker pada Masa PSBB Transisi)

Nah, yang dituntut mereka ngotot ingin kepala unit menandatangani Perjanjian Kerja Bersama (PKB), ketua serikat juga menandatangani PKB. Itu mereka lakukan karena menganggap AGD nonpemerintah.

"Seperti halnya di perusahaan (swasta), jadi setiap kebijakan dan keputusan AGD harus seizin dan persetujuan kepala serikat. Ini kan tidak berlaku kalau di pemerintahan, kecuali di swasta. BUMD dan BUMN boleh karena itu memang perusahaan yang tugasnya mencari profit oriented," ungkapnya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
PHK Masih Terus Berlanjut,...
PHK Masih Terus Berlanjut, 30.000-an Karyawan Jadi Korban
Menaker: Pemerintah...
Menaker: Pemerintah Komitmen Cegah PHK dengan Berbagai Program Nyata
Rekomendasi
Ketum dan Bendahara...
Ketum dan Bendahara Federasi Sepak Bola Argentina Ditangkap FBI?
Sarwendah Ungkap Alasan...
Sarwendah Ungkap Alasan Pindah Rumah, Didatangi Debt Collector hingga Ancaman Dilelang
Kejagung Terbitkan Sprindik...
Kejagung Terbitkan Sprindik Baru Dugaan TPPU 74 Kg Emas dan Uang di Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Berita Terkini
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Menggelar Car Free Day di Rasuna Said
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved