Anggota DPRD Jatim Ini Ajak Santri Perkuat Imtaq dan Teknologi di Era Revolusi Industri 4.0

loading...
Anggota DPRD Jatim Ini Ajak Santri Perkuat Imtaq dan Teknologi di Era Revolusi Industri 4.0
Anggota DPRD Jawa Timur (Jatim) Ahmad Athoillah. (Foto/Ist)
SURABAYA - AnggotaDPRD Jawa Timur (Jatim)Ahmad Athoillah menyebut, saat ini tantangan yang harus dihadapi santriadalah melawan kebodohan.

Politikus PKB itupun mengajak santri untuk memperkuat iman dan taqwa (imtaq) sekaligus mumpuni terhadap revolusi industri digital.

"Pada peringatan hari santri saat ini, bahwa santri bukan hanya dituntut memperdalam ilmu agama, tentu lebih luas lagi adalah pengusaan ilmu digital teknologi. Apalagi konten-konten di media sosial banyak yang bertentangan dengan dunia ajaran islam," kata Ahmad Athoillah, Kamis (22/10/2020).
BACA JUGA: Peringati Hari Santri, Remaja Masjid di Majalengka Gelar Khotmil Quran

Pria yang kerap disapa Mas Atho' ini menambahkan, penguatan imtaq dan teknologi informasi ini bertujuan agar santri tidak terjebak dengan dampak negatif perkembangan dunia digital. "Karena santri ini ilmu pengetahuannya kompleks, jadi agar SDM lebih bagus lagi, maka perlu juga untuk pengembangan teknologinya," katanya.

Dia menegaskan, pondok pesantren bukan hanya sekedar lembaga pendidikan. Namun wadah penguatan dakwah dan penanaman SDM lebih unggul dalam berbagai hal apapun.
BACA JUGA: Hari Santri Nasional Jadi Pijakan Memperkuat Potensi Digital Santri



"Saya berharap pemerintah juga berperan aktif terhadap pondok pesantren. Saya mendorong pemerintah untuk segera merealisasikan PP untuk UU Pesantren, jika pemerintah serius untuk mengembangkan kualitas SDM di ponpes," kata politisi dari daerah pemilihan (dapil) Mojokerto-Jombang itu.
(vit)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top