Ini Pola Kelompok Anarko yang Bikin Rusuh saat Aksi Demo

Rabu, 21 Oktober 2020 - 16:09 WIB
loading...
Ini Pola Kelompok Anarko...
Polda Metro Jaya telah menemukan pola kelompok anarko dalam membuat kerusuhan yaitu dengan masuk ke dalam massa aksi saat mereka sudah usai berunjuk rasa. Foto: Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Polda Metro Jaya telah menemukan pola kelompok anarko dalam membuat kerusuhan yaitu dengan masuk ke dalam massa aksi saat mereka sudah usai melakukan unjuk rasa .

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, pola kelompok anarko sudah berhasil dibaca yaitu adanya pergantian massa usai pengunjuk rasa selesai beraksi. ”Jadi ada pola bergantian, saat itulah massa perusuh akan masuk dan membuat kerusuhan,” ujarnya, Rabu (21/10/2020). (Baca juga: Total 270 ABG Diamankan pada Aksi 2010, Tinggal 33 Orang Saja di Polda Metro)

Menurut dia, pola tersebut berhasil dibaca dan mereka sempat mengubah pola aksi pada Selasa (20/10/2020) kemarin. Mereka mencoba melakukan aksinya saat masih berlangsungnya unjuk rasa, namun hal tersebut berhasil digagalkan pihak kepolisian.

Tidak hanya itu, biasanya mereka datang sore hari atau saat aksi sudah mau selesai, namun sekarang mereka sudah datang sejak pagi hari. (Baca juga: Polda Metro Ciduk 6 Orang Terkait Pengeroyokan Polisi saat Aksi 8 Oktober)

Selain itu, massa anarko yang menyerang polisi adalah mereka yang tergabung dalam media sosial @panjang.umur.pergerakan, sebuah akun Instagram yang dibuat oleh kelompok tersebut. “Sudah tiga orang yang ditangkap dan mereka juga telah ditetapkan tersangka,” kata Yusri.

Pihaknya masih mengejar satu tersangka lainnya yang masuk dalam admin media sosial tersebut.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Geram Difitnah Somasi...
Geram Difitnah Somasi Ibu, Ratu Sofya Resmi Laporkan Produser Film ke Polda Metro Jaya
Surya Saputra Datangi...
Surya Saputra Datangi Polda Metro Jaya, Laporkan Pencatutan Identitas di Medsos
Ratu Sofya Sambangi...
Ratu Sofya Sambangi Polda Metro Jaya, Ada Apa?
Rekomendasi
Israel Marah usai Diserang...
Israel Marah usai Diserang Rudal Iran: Teheran Harus Terbakar!
Iran Tembakkan Rentetan...
Iran Tembakkan Rentetan Rudal ke Israel, Janjikan Serangan Lebih Dahsyat
Marketplace kian ‘Sesak’,...
Marketplace kian ‘Sesak’, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
Berita Terkini
BMKG: Peringatan Dini...
BMKG: Peringatan Dini Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Filipina Berakhir
Tsunami Tercatat di...
Tsunami Tercatat di 9 Wilayah Indonesia Pascagempa M7,7 di Filipina
Gempa M7,7 Filipina...
Gempa M7,7 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, BMKG: Tidak Masuk Zona Megathrust
10 Sampel DNA Keluarga...
10 Sampel DNA Keluarga Korban Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Dikirim ke Puslabfor
Tsunami Terjadi di 3...
Tsunami Terjadi di 3 Wilayah Indonesia Pascagempa 7,7 di Filipina, BMKG: Ketinggian 9-18 Cm
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved