Oknum TNI yang Terlibat Bentrok dengan Polisi di Membra Harus Ditindak Tegas

Rabu, 15 April 2020 - 19:05 WIB
loading...
Oknum TNI yang Terlibat...
Pangdam Mayjen TNI Herman Asaribab saat mengunjungi Pos Yonif 754 di Kasonaweja, Mamberamo Raya bersama Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw, Senin(13/4/2020). Foto Kodam Cenderawasih.
A A A
JAYAPURA - Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Papua Peduli Rakyat (KMP3R) meminta oknum TNI Anggota Satgas Pamrahwan Yonif 755/Yalet-Kostrad yang diduga melakukan penembakan hingga mengakibatkan tiga personil Polres Mamberamo Raya (Mambra) meninggal dunia ditindak tegas.

Sekjen KMP3R, Jansen Previdea Kareth kepada awak media di Jayapura menyebut bentrok yang bermula dari kesalahpahaman tersebut dinilai adalah kejahatan yang dilakukan secara tidak Manusiawi. Sehingga menurutnya proses hukum yang tegas dan terbuka harus dilakukan kepada para oknum tersebut.

“Saya merasa perbuatan penembakan yang menghilangkan nyawa tiga putra terbaik anak asli Papua ini perlu ditindak tegas melalui proses hukum militer, tetapi juga diproses melalui hukum positif yang dilakukan secara terbuka agar memberikan efek Jera,” kata Jansen, Rabu (15/4/2020).

Ia juga meminta agar para pelaku bisa diberhentikan jika terbukti melakukan penembakkan. Pihaknya tak ingin para pelaku menodai institusi kebanggan rakyat Indonesia ini.

Dikatakan, saat in harusnya institusi TNI dan Polri bersinergi sebagai garda terdepan mengawal kebijakan pemerintah terkait Covid-19.

"Bukan malah seperti ini. Harusnya solid dan kawal pemerintah dalam penanganan dan pencegahan Covid-19. Termasuk melaksanakan tugas yang diamanahkan Undang Undang,"katanya.

Dia mengingatkan, TNI Polri harusnya profesional dalam mengemban tugas masing-masing, dan terhusus dibentuk untuk melindungi rakyat bangsa dan negaranya. Senjata yang digunakan adalah alat negara untuk melindungi rakyat. Bukan digunakan untuk membunuh rakyatnya, atau sesamanya atau institusi lain.

"Anggota TNI atau Polri sering lupa bahwa senjata adalah milik (Rakyat) bukan milik TNI atau Polisi sebab Anggota hanya dipinjamkan untuk sementara waktu dengan tujuan untuk melindung rakyatnya, bukan untuk memakan rakyatnya sendiri atau sesama kasatuannya atau satuan lain yang lagi melaksanakan tugas baik TNI/Polri. Ini masalah sepele saja sudah saling membunuh, sesama aparat negara, lantas bagaimana perlakuan dengan warga sipil," ucapnya.

Sementara, Danrem 172/Praja Wira Yakthi (PWY) Kol Inf J Binsar Parluhutan Sianipar mengakui sebanyak 28 anggota Yonif 755/Yalet yang sebelumnya bertugas di Kasonaweja, Mamberamo Raya, Papua, kini berada di Kota Jayapura guna diperiksa Polisi Militer Kodam (Pomdam) XVII/Cenderawasih terkait bentrok TNI-Polri di Kasonaweja tersebut.
(sms)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Amnesty International...
Amnesty International Desak TNI Tak Dilibatkan Jaga Demo Mahasiswa Hari Ini
Anggota KKB Pelaku Pembakaran...
Anggota KKB Pelaku Pembakaran Perumahan Pemkab dan Penembakan Pesawat Ditangkap
Mama Sinta Tegaskan...
Mama Sinta Tegaskan ke Jakarta Inisiatif dan Pakai Biaya Sendiri
Gelar TMMD, Kodim 1801/Manokwari...
Gelar TMMD, Kodim 1801/Manokwari Bangun Fasilitas Air Bersih untuk Warga Papua
Kapolri Naikkan Pangkat...
Kapolri Naikkan Pangkat Brigadir Arya Supena yang Gugur Ditembak Maling di Lampung
Polisi di Lampung Gugur...
Polisi di Lampung Gugur Ditembak Pelaku Curanmor, Sahroni: Penghinaan Atas Institusi Negara, Wajib Hukum Maksimal!
Harumkan Nama Bangsa,...
Harumkan Nama Bangsa, Kolonel Cpn Jimmy Sirait Raih Gelar Master di US Army War College
KSAD Maruli Simanjuntak:...
KSAD Maruli Simanjuntak: Begal Jadi Takut karena Ada Tentara
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
Rekomendasi
Perbandingan 5 Varian...
Perbandingan 5 Varian BYD M6 DM: Mana yang Pas untuk Kebutuhan Anda?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Berita Terkini
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved