Delapan Bulan, Kasus Covid-19 Kota Bekasi Capai 5.515
Selasa, 20 Oktober 2020 - 07:38 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi/SINDOphoto
A
A
A
BEKASI - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi menyebutkan jumlah kumulatif warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 5.515 kasus. Angka tersebut terhitung sejak Maret hingga Oktober ini. Untuk itu, masyarakat Bekasi diminta untuk terus mengedepankan protokol kesehatan.
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Dezi Syukrawati mengatakan, angka warga yang terpapar Corona tinggi mencapai 5.515 kasus, namun 4.913 orang dinyatakan sembuh.
“Jumlah rasio kesembuhan di Kota Bekasi setara dengan 89 persen,” kata Dezi kepada wartawan di Bekasi, Selasa (20/10/2020). (Baca juga: Berisiko Tinggi Tertular, 9,1 Juta Orang Akan Disuntik Vaksin Covid-19 )
Sedangkan jumlah kumulatif yang masih menjalani perawatan dan isolasi mandiri sebanyak 468 kasus aktif, di mana sebanyak 161 orang dirawat di rumah sakit, sedangkan sisanya sebanyak 307 pasien menjalani isolasi mandiri. Kemudian, sebanyak 134 orang dinyatakan meninggal setelah terpapar Covid-19 dan penyakit menular lainnya.
“Rasio kematian akibat Covid-19 berkisar 2,34 persen,” ujarnya. (Baca juga: Terkena Covid-19, Sekjen PLO Saeb Erekat dalam Kondisi Kritis )
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Dezi Syukrawati mengatakan, angka warga yang terpapar Corona tinggi mencapai 5.515 kasus, namun 4.913 orang dinyatakan sembuh.
“Jumlah rasio kesembuhan di Kota Bekasi setara dengan 89 persen,” kata Dezi kepada wartawan di Bekasi, Selasa (20/10/2020). (Baca juga: Berisiko Tinggi Tertular, 9,1 Juta Orang Akan Disuntik Vaksin Covid-19 )
Sedangkan jumlah kumulatif yang masih menjalani perawatan dan isolasi mandiri sebanyak 468 kasus aktif, di mana sebanyak 161 orang dirawat di rumah sakit, sedangkan sisanya sebanyak 307 pasien menjalani isolasi mandiri. Kemudian, sebanyak 134 orang dinyatakan meninggal setelah terpapar Covid-19 dan penyakit menular lainnya.
“Rasio kematian akibat Covid-19 berkisar 2,34 persen,” ujarnya. (Baca juga: Terkena Covid-19, Sekjen PLO Saeb Erekat dalam Kondisi Kritis )
Lihat Juga :