BPH Migas Wujudkan Mini SPBU di Berbagai Pesantren
Senin, 19 Oktober 2020 - 09:47 WIB
loading...
Kepala BPH Migas M. Fanshurullah Asa bersama Tim BPH Migas Kunjungi Ponpes Al Ittifaqiah, Indralaya Mulia, Kec. Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Minggu (18/10/2020).
A
A
A
OGAN ILIR - Peningkatan ekonomi melalui pesantren sangat potensial. Oleh karena itu, BPH Migan mencoba memberikan SPBU Mini di Pesantren Al Ittifaqiah. Belum lama ini, Kepala BPH Migas M. Fanshurullah Asa bersama Tim BPH Migas Kunjungi Ponpes Al Ittifaqiah, Indralaya Mulia, Kec. Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan.
Rombongan Tim BPH Migas disambut langsung Pimpinan sekaligus pemilik Ponpes Al Ittifaqiah bapak Drs. KH. Mudrik Qory M.A. , H. Muhammad Joni Rusli Ketua Yayasan, Ahmad Riyadh Pengawas Yayasan, Yopi Valentino Devisi Badan Usaha Milik Yayasan sambil diiringi sholawat 7000 santri di Ponpes tersebut.
Kehadiran Kepala BPH Migas ke Ponpes Al Ittifaqiah adalah dalam rangka mendorong pengembangan mini SPBU. Kehadiran mini SPBU diharapkan sebagai solusi untuk menjamin ketersediaan BBM pada wilayah yang jauh dari penyalur atau SPBU sekaligus sebagai motor penggerak perekonomian di daerah.
Saat ini di Ponpes Al Ittifaqiah tengah dibangun mini SPBU berupa Sub Penyalur BBM dan diharapkan 10 November bertepatan hari Pahlawan bisa diresmikan. "Kita harapkan peresmian tersebut dapat menghadirkan Sekjend MUI, Ketua Umum PP Muhammadiyah, Ketum PB NU dan organisasi keagamaan serta ormas lainnya. Tujuan, agar bisa ditularkan sebagai unit usaha , dikembangkan di tempat lain, termasuk umat agama lain, Kristen, Hindu, Budha." Harap Ifan, sapaan untuk M. Fanshurullah Asa saat pertemu dengan pimpinan pesantren Al Ittifaqiah, Minggu (18/10/2020).
Ifan menyatakan, satu hal yang mesti diyakini, doa tokoh agama, doa ulama itu makbul. "Maka, agar berkah, penting saat peresmian hadirkan ulama, sekaligus pulangnya bisa tularkan ke yang lain," ujarnya, yang juga mengisahkan, saat SD kelas 5, sambil nyantri dan masuk pesantren disini. "Sekolah boleh sampai ke Oxford, Harvard, tetapi kalau yang namanya barokah, doa para ulama yang makbul," imbuhnya.
Rombongan Tim BPH Migas disambut langsung Pimpinan sekaligus pemilik Ponpes Al Ittifaqiah bapak Drs. KH. Mudrik Qory M.A. , H. Muhammad Joni Rusli Ketua Yayasan, Ahmad Riyadh Pengawas Yayasan, Yopi Valentino Devisi Badan Usaha Milik Yayasan sambil diiringi sholawat 7000 santri di Ponpes tersebut.
Kehadiran Kepala BPH Migas ke Ponpes Al Ittifaqiah adalah dalam rangka mendorong pengembangan mini SPBU. Kehadiran mini SPBU diharapkan sebagai solusi untuk menjamin ketersediaan BBM pada wilayah yang jauh dari penyalur atau SPBU sekaligus sebagai motor penggerak perekonomian di daerah.
Saat ini di Ponpes Al Ittifaqiah tengah dibangun mini SPBU berupa Sub Penyalur BBM dan diharapkan 10 November bertepatan hari Pahlawan bisa diresmikan. "Kita harapkan peresmian tersebut dapat menghadirkan Sekjend MUI, Ketua Umum PP Muhammadiyah, Ketum PB NU dan organisasi keagamaan serta ormas lainnya. Tujuan, agar bisa ditularkan sebagai unit usaha , dikembangkan di tempat lain, termasuk umat agama lain, Kristen, Hindu, Budha." Harap Ifan, sapaan untuk M. Fanshurullah Asa saat pertemu dengan pimpinan pesantren Al Ittifaqiah, Minggu (18/10/2020).
Ifan menyatakan, satu hal yang mesti diyakini, doa tokoh agama, doa ulama itu makbul. "Maka, agar berkah, penting saat peresmian hadirkan ulama, sekaligus pulangnya bisa tularkan ke yang lain," ujarnya, yang juga mengisahkan, saat SD kelas 5, sambil nyantri dan masuk pesantren disini. "Sekolah boleh sampai ke Oxford, Harvard, tetapi kalau yang namanya barokah, doa para ulama yang makbul," imbuhnya.
Lihat Juga :