Pemburu Kutu Air Ini Hasilkan Rp200.000 per Hari

loading...
Pemburu Kutu Air Ini Hasilkan Rp200.000 per Hari
Pemburu Kutu Air Ini Hasilkan Rp200.000 per Hari. Foto/iNewsTV/Yoyok Agusta
SIDOARJO - Siapa sangka saat ini kutu air yang banyak terdapat di sungai atau saluran air yang kotor bernilai ekonomis mulai dari Rp5.000 per sendok teh hingga Rp50.000 per gelas.

Pemburu kutu air ini juga seorang mekanik asal Sidoarjo, Jawa Timur dalam sehari mampu menghasilkan Rp150.000 hingga Rp200.000 per hari yang dijualnya melalui media sosial. (Baca juga: Berawal dari Hobi, Nasogi Jalankan Bisnis Ikan Cupang di Tengah Pandemi)

Keseharian Rubi Hardianto, warga Desa Tenggulunan, Kecamatan Candi, Sidoarjo, Jawa Timur, yang sejak 4 bulan lalu menjalani pekerjaan barunya menjadi pencari kutu air. (Baca juga: Terjangkit Kutu Air, Warga Kampung Arus Keluhkan Tak Dapat Obat)

Dengan menggunakan alat sederhana seperti jaring dan ember, Rubi berjalan menyusuri sungai-sungai di sekitar tempat tinggalnya untuk mendapatkan kutu air tersebut.



Pekerjaan ini mulai ditekuninya sejak pekerjaannya sebagai mekanik sedang sepi dan seiring banyaknya para penggemar hingga peternak ikan hias saat ini. "Terutama ikan cupang di masa pandemi COVID-19 hingga menyebabkan permintaan kutu air sebagai pakan ikan hias tersebut meningkat," kata Rubi Hardianto.

Rubi mengaku masih kesulitan untuk memenuhi permintaan kutu air yang diburu oleh para penggemar dan peternak ikan hias sebagai pakan yang baik untuk ikan hias tersebut.
(nth)
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video
Top