Perencanaan Kurang Matang, DPRD Soroti Realisasi Belanja Pemerintah
Kamis, 15 Oktober 2020 - 17:02 WIB
loading...
Ilustrasi. Foto: SINDOnews
A
A
A
BULUKUMBA - Pemerintah Kabupaten (pemkab) Bulukumba dianggap tak mampu merealisasikan belanja 100% setiap tahunnya. Hal itu berbuntut pada silpa dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) yang selalu tinggi.
Untuk menekan silpa yang setiap tahunnya mencapai miliaran rupiah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumb a mengingatkan agar pemkab memperbaiki setiap perencanaan pembangunan yang dilakukan.
Anggota DPRD Bulukumba Fraksi Bintang Keadilan, Andi Rantinah Amin mengatakan, realisasi belanja pada umumnya masih di bawah 50%. Itu dianggap akibat dari kurang matangnya perencanaan dan lambatnya pelaksanaan program.
Baca juga: Pemkab Bulukumba Didorong Maksimalkan APBD Perubahan
"Pada umumnya realisasi belanja hanya di bawah 50%. Salah satu penyebabnya adalah perencanaan yang kurang matang dan terlambat dilaksanakan. Harusnya ini menjadi perhatian," katanya, Kamis (15/102020).
Untuk menekan silpa yang setiap tahunnya mencapai miliaran rupiah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumb a mengingatkan agar pemkab memperbaiki setiap perencanaan pembangunan yang dilakukan.
Anggota DPRD Bulukumba Fraksi Bintang Keadilan, Andi Rantinah Amin mengatakan, realisasi belanja pada umumnya masih di bawah 50%. Itu dianggap akibat dari kurang matangnya perencanaan dan lambatnya pelaksanaan program.
Baca juga: Pemkab Bulukumba Didorong Maksimalkan APBD Perubahan
"Pada umumnya realisasi belanja hanya di bawah 50%. Salah satu penyebabnya adalah perencanaan yang kurang matang dan terlambat dilaksanakan. Harusnya ini menjadi perhatian," katanya, Kamis (15/102020).