Motor NMAX Tukang Bubur Dibawa Kabur Residivis di Bandara Soetta
Kamis, 15 Oktober 2020 - 15:08 WIB
loading...
Foto Kapolres Bandara Soetta, Kombes Pol Adi Ferdian Saputra (tengah). SINDOnews/Hasan Kurniawan
A
A
A
TANGERANG - Motor Yamaha NMAX milik Rasidi (34), penjual bubur yang biasa mangkal di Jalan Raya Nagrak, Kabupaten Tangerang, dibawa kabur seorang residivis berinisial D. Peristiwa itu terjadi saat Rosidi menemui D di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) yang menawarkan kerja sama pemesanan bubur sebanyak 500 kotak atau paket.
Kapolres Bandara Soetta, Kombes Pol Adi Ferdian Saputra mengatakan, keduanya bertemu pada 9 Oktober 2020 di Terminal 2 Bandara Soetta. Setelah bertemu, D meminjam motor NMAX Rosidi yang baru dikreditnya 8 bulan, berikut dengan STNK.
"Jadi modusnya itu, pelaku mengaku punya proyek pengadaan makanan kurang lebih 500 kotak yang dijanjikan kepada korban," kata Adi, kepada Sindonews, di Polres Bandara Soetta, Tangerang, Kamis (15/10/2020). (Baca juga; 3 Motor yang Disita saat Kerusuhan 1310 Diduga Hasil Kejahatan )
Seperti orang yang terkena hipnotis, Rosidi memberikan saja motor berikut STNK nya. Setelah beberapa jam menunggu D tidak juga datang, akhirnya Rosidi melapor ke Polres Bandara.
"Dari penyelidikan terungkap, bahwa motor dijual di Pandeglang, sekitar 8 jam dari tempat penjualan barang itu. Dari hasil penyelidikan terungkap, dan motor telah terjual," paparnya.
Kapolres Bandara Soetta, Kombes Pol Adi Ferdian Saputra mengatakan, keduanya bertemu pada 9 Oktober 2020 di Terminal 2 Bandara Soetta. Setelah bertemu, D meminjam motor NMAX Rosidi yang baru dikreditnya 8 bulan, berikut dengan STNK.
"Jadi modusnya itu, pelaku mengaku punya proyek pengadaan makanan kurang lebih 500 kotak yang dijanjikan kepada korban," kata Adi, kepada Sindonews, di Polres Bandara Soetta, Tangerang, Kamis (15/10/2020). (Baca juga; 3 Motor yang Disita saat Kerusuhan 1310 Diduga Hasil Kejahatan )
Seperti orang yang terkena hipnotis, Rosidi memberikan saja motor berikut STNK nya. Setelah beberapa jam menunggu D tidak juga datang, akhirnya Rosidi melapor ke Polres Bandara.
"Dari penyelidikan terungkap, bahwa motor dijual di Pandeglang, sekitar 8 jam dari tempat penjualan barang itu. Dari hasil penyelidikan terungkap, dan motor telah terjual," paparnya.
Lihat Juga :