Perampok Pegawai Toko Bunga yang Mengaku Polisi Dicokok
Rabu, 14 Oktober 2020 - 22:04 WIB
loading...
Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A
A
A
JAKARTA - Polsek Makasar, Jakarta Timur, menangkap satu pelaku perampokan pegawai toko bunga di Jalan Raya Pondok Gede, Halim Perdanakusuma, pada Selasa, 13 Oktober 2020.
Adapun tiga pelaku lain masih buron, namun polisi sudah mengantongi keberadaan mereka dan saat ini masih dalam pengejaran. (Baca: Mengaku Polisi, Pelaku Kuras Harta Benda 4 Pegawai Toko BUnga di Jaktim)
Kapolsek Makasar, Kompol Saiful Anwar, mengatakan, pihaknya telah menangkap satu dari empat pelaku yang mengaku sebagai anggota Polri.
"Kita amankan satu pelaku bernama Hendrik alias Erik. Sudah kita amankan dan saat ini ditahan di Mapolsek Makasar," kata Saiful saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Rabu (14/10/2020).
Saiful menerangkan, Hendrik ditangkap setelah empat pegawai toko bunga melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Makasar. (Baca juga: Habis Dorong Angkot, Dua Pelajar Malah Dirampok Si Sopir Angkot)
"Pelaku sudah kita tetapkan sebagai tersangka. Kita kenakan pasal 368 KUHP tentang pemerasan dan pengancaman atau 365 KUHP tentang pencurian disertai kekerasan," ujarnya.
Adapun tiga pelaku lain masih buron, namun polisi sudah mengantongi keberadaan mereka dan saat ini masih dalam pengejaran. (Baca: Mengaku Polisi, Pelaku Kuras Harta Benda 4 Pegawai Toko BUnga di Jaktim)
Kapolsek Makasar, Kompol Saiful Anwar, mengatakan, pihaknya telah menangkap satu dari empat pelaku yang mengaku sebagai anggota Polri.
"Kita amankan satu pelaku bernama Hendrik alias Erik. Sudah kita amankan dan saat ini ditahan di Mapolsek Makasar," kata Saiful saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Rabu (14/10/2020).
Saiful menerangkan, Hendrik ditangkap setelah empat pegawai toko bunga melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Makasar. (Baca juga: Habis Dorong Angkot, Dua Pelajar Malah Dirampok Si Sopir Angkot)
"Pelaku sudah kita tetapkan sebagai tersangka. Kita kenakan pasal 368 KUHP tentang pemerasan dan pengancaman atau 365 KUHP tentang pencurian disertai kekerasan," ujarnya.
Lihat Juga :