Polisi Selidiki Bola Kasti Beracun yang Dilempar Pendemo 1310

Selasa, 13 Oktober 2020 - 22:11 WIB
loading...
Polisi Selidiki Bola...
Polisi amankan bola kasti yang diduga beracun. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Polisi masih melakukan penyelidikan perihal unsur bahan kimia pada bola kasti yang dilemparkan oleh massa ke arah petugas di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat. Sebelumnya, masa tolak UU Cipta Kerja melempari polisi dengan berbagai macam benda termasuk bola kasti.

"Itu (bola kasti) sedang kami selidiki betul bahan kimia atau bukan, masih pendalaman," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana kepada wartawan ditemui di Halte Transjakarta Bank Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (13/10/2020).

Untuk memeriksa unsur bahan kimia itu, Nana telah menerjunkan Tim Gegana Brimob. "Ini kita selidiki, ada anggota dari Jibom (penjinak bom) dan Gegana," ucap Nana. (Baca infografis: Pelaku Perusakan Fasilitas di Jakarta Diburu Polda Metro Jaya )

Diketahui, massa anarkis dipukul mundur aparat setelah aksi Anak NKRI selesai di Patung Kuda. (Baca juga: Terus Dipukul Mundur, Pendemo Berhamburan ke Gondangdia Bikin Takut Warga )

Sebelumnya diberitakan, massa melakukan aksi tolak UU Cipta Kerja yang disahkan oleh DPR pekan lalu. Bahkan, aksi penolakan ini juga sempat ricuh hingga membakar fasilitas umum di Ibu Kota yang menyebabkan Pemprov DKI mengalami kerugian sampai puluhan miliar rupiah.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polda Metro Mulai Selidiki...
Polda Metro Mulai Selidiki Laporan PWI Terhadap Hotman Paris soal Ucapan ‘Lu Punya Otak Gak?’ ke Wartawan
Roy Suryo Buka Wacana...
Roy Suryo Buka Wacana Praperadilan Keempat: Tunggu Saja Tanggal Mainnya
Praperadilannya Ditolak,...
Praperadilannya Ditolak, Roy Suryo: Semoga Hakim Diberi Pencerahan di Sidang Berikutnya
Rekomendasi
Pakar Hukum: Secara...
Pakar Hukum: Secara Yuridis Pemeriksaan Mantan Jampidsus Tak Perlu Izin Kapolri dan Pejabat Negara Lainnya
Mengapa Surat Al-Fatihah...
Mengapa Surat Al-Fatihah Disebut Induk Al-Qur'an? Ini Makna dan Keistimewaannya
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Berita Terkini
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalteng Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
Infografis
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved