Deteksi Dini Corona, Ratusan Warga Pluit Jalani Rapid Test Massal
Selasa, 13 Oktober 2020 - 20:11 WIB
loading...
Warga Pluit tengah mengikuti rapid test Covid-19 massal di Jakarta Utara. Hal itu sebagai langkah mendeteksi dini Covid-19. Foto: Yohannes Tobing/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Sebagai upaya memutus rantai penyebaran Covid-19 , ratusan warga Pluit, Jakarta Utara, mengikuti kegiatan rapid test massal. Kegiatan rapid test massal ini digelar sejak Rabu 7 Oktober hingga Selasa 13 Oktober 2020, tercatat 353 warga yang ikut dalam kegiatan tersebut.
"Rapid test massal ini merupakan pemeriksaan awal atau skrining Covid-19 untuk mengetahui kondisi kesehatan kita saat ini biar cepat ditangani apabila ada masalah kesehatan," kata Lurah Pluit Rosiwan saat dikonfirmasi, Selasa (13/10/2020). (Baca juga: PSBB Transisi Diterapkan Lagi, Epidemiolog: Harusnya DKI Sabar Dulu... )
Menurut Rosiwan, selama tujuh hari pelaksanaan rapid test Covid-19 ini dilakukan di sejumlah lokasi seperti Apartement Laguna RW 09, wilayah RW 01, RW 05 dan RW 08. "Saya apresiasi kepada warga yang bersedia datang untuk ikuti pemeriksaan," ujarnya. (Baca juga: Resepsi Pernikahan Dilarang saat PSBB Transisi, Kalau Akad Nikah Boleh )
Dimasa pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi. Rosiwan meminta masyarakat untuk tetap mengikuti protokol kesehatan. "Walaupun ada kelonggaran aktivitas namun protokol kesehatan harus tetap diterapkan, karena salah satu bentuk dari ancaman Covid-19," tuturnya. (Baca juga: Film Seri Tempoe Doeloe #DiRumahAja )
"Rapid test massal ini merupakan pemeriksaan awal atau skrining Covid-19 untuk mengetahui kondisi kesehatan kita saat ini biar cepat ditangani apabila ada masalah kesehatan," kata Lurah Pluit Rosiwan saat dikonfirmasi, Selasa (13/10/2020). (Baca juga: PSBB Transisi Diterapkan Lagi, Epidemiolog: Harusnya DKI Sabar Dulu... )
Menurut Rosiwan, selama tujuh hari pelaksanaan rapid test Covid-19 ini dilakukan di sejumlah lokasi seperti Apartement Laguna RW 09, wilayah RW 01, RW 05 dan RW 08. "Saya apresiasi kepada warga yang bersedia datang untuk ikuti pemeriksaan," ujarnya. (Baca juga: Resepsi Pernikahan Dilarang saat PSBB Transisi, Kalau Akad Nikah Boleh )
Dimasa pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi. Rosiwan meminta masyarakat untuk tetap mengikuti protokol kesehatan. "Walaupun ada kelonggaran aktivitas namun protokol kesehatan harus tetap diterapkan, karena salah satu bentuk dari ancaman Covid-19," tuturnya. (Baca juga: Film Seri Tempoe Doeloe #DiRumahAja )
(mhd)
Lihat Juga :