PDI Perjuangan Minta Anies Hentikan PSBB Ketat di Jakarta

Minggu, 11 Oktober 2020 - 12:07 WIB
loading...
PDI Perjuangan Minta...
Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta meminta pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di ibu kota dihentikan. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta meminta pembatasan sosial berskala besar ( PSBB ) di ibu kota dihentikan. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hingga saat ini belum mengumumkan perpanjangan atau tidak masa PSBB ketat yang berakhir hari ini, Minggu 11 Oktober 2020.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono mendesak, agar Anies Baswedan tidak melanjutkan PSBB ketat di ibu kota yang berlaku sejak 14 September 2020. Dia meminta Anies Baswedan mencari jalan keluar yang rasional, karena PSBB ketat dinilai menyengsarakan masyarakat Jakarta.

Gembong meminta Pemprov DKI mencari titik temu terhadap penanganan pencegahan COVID-19 dengan keberlangsungan ekonomi di Jakarta. Langkah ini, kata dia, diambil setelah mendapatkan masukan berbagai elemen masyarakat Jakarta, diantaranya pedagang kaki lima, warung makan, pengusaha restoran, pekerja industri hiburan yang mengadukan ke Fraksi PDI Perjuangan DKI Jakarta.

"Kebanyakan dari mereka bergantung hidup dari perdagangan harian. Masyarakat pekerja di daerah perkantoran yang praktis selama empat minggu ini tidak mempunyai pemasukan sama sekali imbas dari diliburkannya perkantoran-perkantoran di Jakarta," kata Gembong dalam siaran tertulisnya, Minggu (11/10/2020). (Baca juga; DKI Catat Penambahan 1.253 Kasus Corona, 952 Orang Positif )

Gembong mengklaim, tidak ada pengurangan jumlah pasien positif COVID-19 yang signifikan sebelum dan selama 4 minggu PSBB ketat di DKI Jakarta. Berdasarkan data dari Pemprov DKI Jakarta, sebelum PSBB Ketat diberlakukan sejak 1 hingga 13 September 2020, rata-rata harian kasus positif COVID-19 sebanyak 1.150 kasus per hari.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PDIP Sebut Demonstrasi...
PDIP Sebut Demonstrasi Mahasiswa Alarm untuk Pemerintah
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Dikritik Akademisi: Melihat Dukungan Manajemen Jangan Sempit
Anies Baswedan: Dino...
Anies Baswedan: Dino Patti Djalal Bukan Karbitan Jadi Diplomat, Bukan Pula Karbitan Jadi Pejabat
Rekomendasi
Selain Bos Maktour,...
Selain Bos Maktour, KPK Panggil Tiga Saksi Lain Kasus Kuota Haji
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
Pengembangan CBG Perkuat...
Pengembangan CBG Perkuat Transisi dan Kemandirian Energi Nasional
Berita Terkini
Kemendagri Dorong Percepatan...
Kemendagri Dorong Percepatan Penataan dan Registrasi Posyandu
Aksi Demo di Gedung...
Aksi Demo di Gedung DPR, Puluhan Mahasiswa Terlibat Aksi Dorong dengan Polisi
Biaya Operasional Tinggi,...
Biaya Operasional Tinggi, Gapasdap Minta Pemerintah Naikkan Tarif Angkutan Penyeberangan
Polda Metro Jaya: 3.588...
Polda Metro Jaya: 3.588 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Demo di DPR RI
Dukung Program MBG Dilanjutkan,...
Dukung Program MBG Dilanjutkan, Akademisi: Bermanfaat bagi Anak dan Masyarakat
Polda Metro Jaya Larang...
Polda Metro Jaya Larang Massa Demo Mahasiwa Masuk Jalur VIP Presiden Jerman
Infografis
Daftar 103 Sekolah Swasta...
Daftar 103 Sekolah Swasta Gratis di Jakarta 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved