Aksi Massa Tolak Omnibus Law di Petigaan UIN Yogya Aman dan Tertib

Jum'at, 09 Oktober 2020 - 04:23 WIB
loading...
Aksi Massa Tolak Omnibus...
Beberapa elemen mahasiswa melakukan aksi damai menolak UU Omnibus Law di pertigaan UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Kamis (8/10/2020). Foto IST.
A A A
SLEMAN - Ratusan mahasiswa kembali melakukan aksi menolak UU Omnibus Law di pertigaan UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Jalan Laksda Adiusjitpo, Papringan, Caturtunggal, Depok, Sleman, Kamis (8/10/2020) siang. Massa mahasiswa berjalan kaki, dari jalan arah selatan pukul 12.30 WIB dengan membawa sejumlah poster-poster penolak UU Omnibus Law.

Sejumlah peserta, di antaraya berasal dari BEM LPP Yogyakarta, GMNI, PMII, HMI, IMM, DEM UIN Yogyakarta, KMHDI, BEM Nusantara, BEM Universitas Mahakarya Asia, BEM UWM dan BEM Cokroaminoto. (Baca: Gas Air Mata Jadi Senjata Pamungkas Bubarkan Demo Penolakan UU Cipta Kerja, Ini Efeknya)

Tiba di lokasi aksi, masa menutup seluruh akses jalan, sehingga arus lalulintas menjadi macet, petugas mengaikan arus lalu linta ke akses jalan yang lain. Aksi massa berakhir pukul 14.30 WIB. Massa aksi berjalan menuju arah selatan masuk kampus UIN Yogyakarta. Arus lalulintas pun kembali normal. (Baca: Unjuk Rasa Tolak UU Cipta Kerja di Kota Palopo Ricuh)

Ketua Umum HMI, Komisariat Univerisitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta mengatakan aksi ini sebagai aspirasi mewakili keresaha masyarakat menolak UU Omnibus Law yang disahkan DPR, Senin (5/10/2020). Terutama penolakan UU Omnibus Law dan mendorog Judicial Review di Mahkamah Konstitusi (MK). “Karena itu tidak menutup kemungkinan aka ada aksi selanjutnya,” katanya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3.067 Personel Polri...
3.067 Personel Polri Dikerahkan Amankan Demo di Jakpus Hari Ini
101 Orang Ditangkap...
101 Orang Ditangkap saat Aksi Hari Buruh, Kinerja Polda Metro Diapresiasi Penasihat Kapolri
101 Orang Diduga Berencana...
101 Orang Diduga Berencana Rusuh saat Hari Buruh 2026 Dipulangkan
Perayaan 1 Dekade, Environesia...
Perayaan 1 Dekade, Environesia Group Gelar Aksi Donor Darah
Golkar Beri Warning...
Golkar Beri Warning ke Gubernur Kaltim usai Didemo Warganya
Aksi FPMI Menuntut YLBHI...
Aksi FPMI Menuntut YLBHI Transparan soal Sumber Pendanaan yang Diperoleh
50.000 Buruh Bakal Demo...
50.000 Buruh Bakal Demo di DPR saat May Day 2026, Ini 6 Tuntutannya
9 Demo Terbesar dalam...
9 Demo Terbesar dalam Sejarah AS: 'No Kings' Pecah Rekor 8 Juta Demonstran dalam Sehari
Senator AS Kutuk Trump...
Senator AS Kutuk Trump dalam Demo No Kings: Kita Dibohongi Hari Ini tentang Perang di Iran
Rekomendasi
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Siap Uji Nyali? Ini...
Siap Uji Nyali? Ini Deretan Rekomendasi Microdrama Horor di V+Short
Berita Terkini
Kasus Penipuan Hanania...
Kasus Penipuan Hanania Travel, Polda Metro Periksa 70 Saksi
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo Beberkan Konstruksi Laporan Terhadap Lechumanan dan Rismon
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
PTUN Serang Tutup Gugatan...
PTUN Serang Tutup Gugatan Yayasan Syarif Hidayatullah, Pengacara: Kepemilikan UIN Jakarta Kian Tegas
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved