IMB Gratis Kini Bisa Diakses Rumah Ibadah dan Pendidikan
Jum'at, 09 Oktober 2020 - 02:04 WIB
loading...
IMB gratis diserahkan kepada rumah ibadah dan tempat pendidikan.SINDOnews/Aan Haryono
A
A
A
SURABAYA - Izin Mendirikan Bangunan (IMB) secara gratis kini bisa diterapkan rumah ibadah dan fasilitas pendidikan yang sifatnya sosial. Kabar gembira ini menjadi kabar baik di tengah pandemi. Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menuturkan, pihaknya sebenarnya sudah lama ingin memberikan IMB itu kepada rumah ibadah dan fasilitas pendidikan.
Tapi masalahnya, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi dulu, dan proses ini yang membuat lama. “Jangankan IMB rumah ibadah, tanahnya pemkot aja juga begitu kok. Misalkan IMB sekolah kita, sulit juga,” kata Risma, Kamis (8/10/2020).(Baca: Tak Miliki IMB, 2 Minimarket di Bulukumba Dilarang Beroperasi)
Ia melanjutkan, semua ini penting untuk memberikan peninggalan yang berarti bagi rumah ibadah di Surabaya. Apalagi, sebentar lagi sekitar Bulan Februari, dia sudah selesai menjabat Wali Kota Surabaya, sehingga dia mengaku harus menyelesaikan ini dulu.
“Dan yang paling penting, kenapa saya ingin memberikan IMB kepada rumah ibadah, karena saya ingin diantara kita, sesama warga Surabaya bisa hidup berdampingan dengan rukun, karena kalau kota ini tidak rukun, maka kota ini tidak akan tenang. Dampaknya orang tidak bisa mencari makan. Nah, kalau sudah tidak bisa mencari makan, maka akan menang-menangan sendiri, mengerikan kalau itu terjadi,” ujarnya.
Meskipun yang sudah selesai IMB-nya masih sedikit, ia langsung menyerahkannya, supaya tidak hanya diletakkan di pemerintah kota. “Saya bilang ke teman-teman, sudah lah pokoknya dikeluarkan dan diberikan dulu meskipun sedikit, karena memang prosesnya harus menata tanahnya, batas-batasnya dan sebagainya, karena kami juga berharap dikemudian hari tidak ada masalah soal ini. Namun, ini semua terus berproses,” jelasnya.
Tapi masalahnya, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi dulu, dan proses ini yang membuat lama. “Jangankan IMB rumah ibadah, tanahnya pemkot aja juga begitu kok. Misalkan IMB sekolah kita, sulit juga,” kata Risma, Kamis (8/10/2020).(Baca: Tak Miliki IMB, 2 Minimarket di Bulukumba Dilarang Beroperasi)
Ia melanjutkan, semua ini penting untuk memberikan peninggalan yang berarti bagi rumah ibadah di Surabaya. Apalagi, sebentar lagi sekitar Bulan Februari, dia sudah selesai menjabat Wali Kota Surabaya, sehingga dia mengaku harus menyelesaikan ini dulu.
“Dan yang paling penting, kenapa saya ingin memberikan IMB kepada rumah ibadah, karena saya ingin diantara kita, sesama warga Surabaya bisa hidup berdampingan dengan rukun, karena kalau kota ini tidak rukun, maka kota ini tidak akan tenang. Dampaknya orang tidak bisa mencari makan. Nah, kalau sudah tidak bisa mencari makan, maka akan menang-menangan sendiri, mengerikan kalau itu terjadi,” ujarnya.
Meskipun yang sudah selesai IMB-nya masih sedikit, ia langsung menyerahkannya, supaya tidak hanya diletakkan di pemerintah kota. “Saya bilang ke teman-teman, sudah lah pokoknya dikeluarkan dan diberikan dulu meskipun sedikit, karena memang prosesnya harus menata tanahnya, batas-batasnya dan sebagainya, karena kami juga berharap dikemudian hari tidak ada masalah soal ini. Namun, ini semua terus berproses,” jelasnya.
Lihat Juga :