Fakta Baru, Satu Oknum Marinir Rusak Polsek Ciracas Pakai Senjata Airsoft Gun

Rabu, 07 Oktober 2020 - 17:30 WIB
loading...
Fakta Baru, Satu Oknum...
Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI menyampaikan perkembangan penyelidikan dan penyidikan perkara perusakan Polsek Ciracas, Rabu (7/10/2020). Foto: SINDOnews/Komaruddin Bagja Arjawinangun
A A A
JAKARTA - Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI masih terus mendalami penyidikan kasus penyerangan dan perusakan Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur. Temuan baru terungkap satu oknum TNI membawa senjata jenis Airsoft Gun.

Fakta baru itu didapat dari rekaman kamera CCTV dan ditambah pengakuan dari oknum prajurit marinir tersebut. (Baca juga: Berkas Perkara Penyulut Aksi Perusakan Mapolsek Ciracas Telah Rampung)

"Setelah penyidik mendalami gambar yang ada dan yang bersangkutan mengakui. Sementara sampai dengan saat ini masih 1 (oknum TNI), dan yang bersangkutan mengakui membawa Airsoft Gun," ujar Wakil Komandan Puspom TNI, Marsekal Pertama Joko Tri Kartono, di Mapuspomad, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (7/10/2020).

Joko pun memperlihatkan beberapa foto yang berisi satu oknum prajurit marinir yang membawa Airsoft Gun. Hal tersebut diketahui seusai pihaknya mendapati ada 5 prajurit TNI berada dalam Mess Kwini Kwitang, Jakarta Pusat.

"Sedangkan penyidikan polisi militer dari 22 September sampai 6 Oktober, mendalami pengungkapan tersangka lainnya yang belum terungkap dalam foto, video dan handphone, yang digunakan tersangka dengan kerja sama dengan instansi lainnya. Jadi sebenarnya di dalam Mess Kwini Kwitang (foto diambil setelah kejadian) tersebut ada 8 orang. Tetapi yang ada di foto yang kelihatan ada 5," sebut Joko.

"Jadi yang digambar nomor 3, yang digambar nomor 3 yaitu Prada Mar Saiful, ini berdasarkan hasil pemeriksaan, pendalaman, bahwa yang bersangkutan membawa Airsoft Gun," sambungnya. (Baca juga: Diundang Demo Anarkis ke Gedung DPR, Puluhan Siswa SMA/STM Diciduk Polisi)

Dari rekaman CCTV itu terlihat Prada Saiful merusak Polsek Ciracas dengan senjata Airsoft Gun. "Dalam rekaman CCTV yang ada di Polsek Ciracas, yang bersangkutan, kebetulan yang bersangkutan (Prada Mar Saiful) kedapatan di CCTV juga, tapi menembakkan kaca Polsek Ciracas," kata Joko.

Dalam kesempatan itu, Danpuspom TNI AD Letjen Dodik Wijanarko, juga menyampaikan perkembangan penyelidikan dan penyidikan perkara perusakan Polsek Ciracas. Hingga Selasa, 6 Oktober 2020,sebanyak 63 oknum anggota TNI AD dari 33 satuan telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Komnas HAM Minta Puspom...
Komnas HAM Minta Puspom TNI Buka Akses Periksa 4 Pelaku Penyiraman Air Keras
Puspom TNI Surati LPSK...
Puspom TNI Surati LPSK untuk Periksa Andrie Yunus
Sesalkan Pelimpahan...
Sesalkan Pelimpahan Kasus Andrie Yunus ke Puspom TNI, TAUD: Tak Sesuai Hukum Acara Pidana Berlaku
Rekomendasi
Asosiasi Dosen Ilmu...
Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia: Jokowi Apresiasi UU Polri Baru
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Berita Terkini
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved