Baru 20%, Pembangunan Pelabuhan Kali Adem Terhenti karena Covid-19
Minggu, 04 Oktober 2020 - 22:26 WIB
loading...
Wagub DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria. Foto/Dok/SINDO
A
A
A
JAKARTA - Pembangunan pelabuhan Kali Adem, Jakarta Utara, terhenti karena adanya pandemi Covid-19 . Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan melanjutkan kembali pembangunan itu pada 2021.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) mengatakan, pembangunan pelabuhan Kali Adem itu telah dikerjakan sejak 2019. Namun, karena adanya pandemi, pembangunan terhenti dan akan dilanjutkan pada tahun depan.
"Ini baru terbangun 20% kurang lebih 80% saja akan diselesaikan di tahun anggaran 2021," kata Ariza usai melakukan kunjungan ke Pelabuhan Kali Adem, Jalan Dermaga, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (4/10/2021). (Baca juga: Pemkot Jakut Jamin Normalisasi Kali Adem Rampung Desember )
Ariza menilai, pembangunan pelabuhan Kali Adem penting untuk pengembangan kawasan pelabuhan dan peningkatan pelayanan bagi masyarakat di sekitar maupun para wisatawan.Selain menjadi pelabuhan penghubung antara daratan Jakarta dan Kepulauan Seribu, pelabuhan Kali Adem ini akan meningkatkan perekonomian, meningkatkan pelayanan bagi kepentingan ke Kepulauan Seribu.
Ariza menuturkan, tujuan pembangunan pelabuhan Kali Adem sebagai bentuk kepedulian Pemprov DKI Jakarta terhadap keadilan sosial seluruh lapisan elemen masyarakat. Menurutnya, saat pembangunan pelabuhan tersebut rampung, akan tercipta sebuah interaksi baru karena berjalannya aktivitas roda perekonomian. Pelabuhan tersebut juga diharapkan dapat menjadi pelabuhan yang bermabfaat bagi pemenuhan kebutuhan masyarakat di Kepulauan Seribu.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) mengatakan, pembangunan pelabuhan Kali Adem itu telah dikerjakan sejak 2019. Namun, karena adanya pandemi, pembangunan terhenti dan akan dilanjutkan pada tahun depan.
"Ini baru terbangun 20% kurang lebih 80% saja akan diselesaikan di tahun anggaran 2021," kata Ariza usai melakukan kunjungan ke Pelabuhan Kali Adem, Jalan Dermaga, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (4/10/2021). (Baca juga: Pemkot Jakut Jamin Normalisasi Kali Adem Rampung Desember )
Ariza menilai, pembangunan pelabuhan Kali Adem penting untuk pengembangan kawasan pelabuhan dan peningkatan pelayanan bagi masyarakat di sekitar maupun para wisatawan.Selain menjadi pelabuhan penghubung antara daratan Jakarta dan Kepulauan Seribu, pelabuhan Kali Adem ini akan meningkatkan perekonomian, meningkatkan pelayanan bagi kepentingan ke Kepulauan Seribu.
Ariza menuturkan, tujuan pembangunan pelabuhan Kali Adem sebagai bentuk kepedulian Pemprov DKI Jakarta terhadap keadilan sosial seluruh lapisan elemen masyarakat. Menurutnya, saat pembangunan pelabuhan tersebut rampung, akan tercipta sebuah interaksi baru karena berjalannya aktivitas roda perekonomian. Pelabuhan tersebut juga diharapkan dapat menjadi pelabuhan yang bermabfaat bagi pemenuhan kebutuhan masyarakat di Kepulauan Seribu.
Lihat Juga :