Perkuat Pengawasan, PPNS BPH Migas akan dibekali Senjata Api

Sabtu, 03 Oktober 2020 - 14:51 WIB
loading...
Perkuat Pengawasan,...
Kepala BPH Migas M. Fanshurullah Asa didampingi Komite BPH Migas M. Lobo Balia dan Sekretaris BPH Migas Bambang Utoro beserta Tim melakukan kunjungan kerja ke PT. Pindad, Bandung, (02/10/20).
A A A
BANDUNG - Kepala BPH Migas M. Fanshurullah Asa didampingi Komite BPH Migas M. Lobo Balia dan Sekretaris BPH Migas Bambang Utoro beserta Tim melakukan kunjungan kerja ke PT. Pindad, Bandung, (02/10/20). Dalam kunjungan tersebut, rombongan BPH Migas diterima oleh Direktur Utama PT. Pindad (Persero) Abraham Mose, Direktur Bisnis Produk Pertahanan dan Keamanan Heru Puryanto beserta Tim.

Kepala BPH Migas M Fanshurullah Asa menyampaikan fokus utama kunjungannya ke PT. Pindad adalah ingin memperkuat pengawasan disektor BBM dengan membekali Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) BPH Migas dengan senjata api. Pembekalan senjata api ini dilakukan untuk perlindungan diri dan juga agar para PPNS semakin percaya diri, kuat mental, dan berani dalam memberantas mafia migas. Untuk itu BPH Migas memandang perlunya kerjasama dengan PT Pindad (Persero) dalam pengadaan senjata api tersebut.

BPH Migas dalam kaitannya sebagai lembaga yang bertugas melakukan pengawasan distribusi BBM, saat ini memiliki 30 PPNS. "Kami ingin penyidik kami yang berjumlah 30 orang ini yang telah mengikuti pendidikan dan pelatihan di Lemdiklat Polri Diklat Reserse Megamendung dan telah dilantik oleh Kemenkumham dibekali senjata yang sesuai agar semakin berani dalam memberantas para mafia BBM" ujar Ifan sapaan untuk M. Fanshurullah Asa.

Lebih lanjut Ifan menambahkan bahwa saat ini pelanggaran dalam kegiatan hilir migas semakin meningkat baik BBM subsidi maupun non subsidi. Diantaranya berupa pengoplosan BBM, penyalahgunaan atau penyelewengan BBM subsidi, modifikasi tangki BBM, dan Usaha illegal atau izin palsu atau izin kadalurasa namun masih melakukan kegiatan usaha. Berdasarkan data dari BPH Migas ditahun 2020 hingga Agustus terdapat 281 kasus dengan barang bukti sebanyak 1.341, 66 KL.

Diceritakan oleh Ifan, Tim PPNS BPH Migas saat itu akan menangkap penyimpangan BBM di Medan berbalik arah karena mereka bawa senjata api, sehingga pasukan kocar kacir. Pernah juga tim terpadu yang melibatkan TNI darat dan udara, juga Polri, ketika di Sumsel, juga berhadapan dengan para mafia yang membawa senjata yang lebih canggih. “Kami ingin PPNS BPH Migas selain dilengkapi dengan senjata, juga nanti dilatih oleh Kopassus, supaya kedepan menjadi Kopassus di bidang Migas," imbuh Ifan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BPH Migas Gandeng PT...
BPH Migas Gandeng PT Pindad, Perkuat Pengawasan Distribusi Migas
Mengenal Subholding...
Mengenal Subholding Pertamina Sektor Hulu Beserta Deretan Anak Perusahaannya
BPH Migas Ganti Pimpinan,...
BPH Migas Ganti Pimpinan, Begini Nasib Bakrie di Proyek Cisem
Lantik Ketua dan Komite...
Lantik Ketua dan Komite BPH Migas, Menteri ESDM Pesan Hal Ini
Rekomendasi
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
ASPEK Indonesia Temui...
ASPEK Indonesia Temui Pimpinan UNI Global Union di Jenewa
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved