Kepala Staf Kepresidenan Apresiasi Penanganan COVID-19 Pemda DIY

Jum'at, 02 Oktober 2020 - 15:58 WIB
loading...
Kepala Staf Kepresidenan...
Kepala Staf Kepresidenan Jend. Purn. Moeldoko bersama Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X di Keraton Kilen. Foto/Ist
A A A
YOGYAKARTA - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengapresiasi dan belajar soal penanganan COVID-19 kepada Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Moeldoko hadir di Keraton Kilen bersama seniman kondang Butet Kertaradjasa dan bertemu langsung dengan Sri Sultan Hamengku Buwono X. Kedua tokoh mendiskusikan perkembangan COVID-19 di Indonesia.

“Bapak Gubernur sangat inovatif dalam memberikan penanganan COVID-19, sejalan dengan apa yang pemerintah pusat ambil yakni menerapkan micro lockdown atau pembatasan pada zona mikro. PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) yang semakin mikro itu sangat diperlukan,” terangnya, Jumat (2/10/2020).

Dijelaskannya, dalam satu wilayah sangat penting konsentrasi difokuskan pada tingkat Rukun Warga (RW), tidak serta merta satu kawasan dilakukan PSBB. Pembatasan yang dijalankan ini selaras dengan yang dijalankan pemerintah pusat.

"Presiden menyampaikan dalam rapat terbatas, perlunya pemberlakukan mikro zonasi ini untuk skema PSBB. Apalagi kalau kejadiannya dalam zonasi lingkup kecil, pembatasan dan perlakuannya seharusnya semakin mikro, jangan makro karena akan mengganggu yang lain,” ungkapnya.

Sementara Sri Sultan HB X menyampaikan bahwa selama ini penanganan yang dilakukan di DIY adalah pembatasan di tingkat desa.

“Pendatang yang masuk, dikontrol lewat lurah, babinkamtibmas, babinsa, dan anak-anak muda. Yang masuk dimintai data berupa nama dan alamat, sebagai kontrol untuk memudahkan tracing," katanya.

Dengan konsep ini, diharapkan bisa menumbuhkan kesadaran masyarakat itu sendiri karena bertindak sebagai subjek.

"Dengan cara ini tanpa harus digembor-gemborkan untuk memakai masker dan sebagainya, masyarakat akan sadar menjalankan itu,” jelasnya.

Sultan melanjutkan, tidak bisa dipungkiri dalam perkembangan di lapangan, penambahan kasus dapat saja terjadi karena klaster. Pemerintah tidak mungkin bisa membatasi warga DIY pergi ataupun menutup diri dari pendatang.

“Yang terpenting itu adalah tracking, sehingga pihak yang kebetulan berada di tempat dan jam yang sama dengan suspect positif, dapat segera ditindaklanjuti.” tandas Sultan. (Baca juga: Satu Suspek COVID-19 di Salatiga Meninggal Dunia)

Saat ini lanjut Sultan, Pemda DIY masih melakukan perpanjangan status tanggap darurat bencana nonalam COVID-19 DIY. Hal ini sebagai upaya menyiapkan masyarakat untuk beradaptasi dengan COVID-19. (Baca juga: Diduga Gelapkan Uang Rp1,5 M, Eks Karyawati Bank Salatiga Dipolisikan)

“Kita melakukan protokol kesehatan itu sebagai cara beradaptasi dengan Corona. Saya tidak mau terlalu berasumsi, sehingga pagi, sore, dan malam, saya harus berbicara soal Corona sehingga akan ada pihak-pihak, orang kecil, takut mencari sesuap nasi dan kelaparan,” pungkas Sultan.
(boy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ribuan Penonton Final...
Ribuan Penonton Final PFL 2026 Ciptakan Peluang Ekonomi bagi Pengusaha Ultra Mikro
POCE JOBFAIR 2026 di...
POCE JOBFAIR 2026 di UPN Veteran Yogya Hadirkan Ribuan Peluang Karier
Rayakan HUT ke-4, Next...
Rayakan HUT ke-4, Next Hotel Yogyakarta Gelar Donor Darah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Eurasia Clinic Hair...
Eurasia Clinic Hair Transplant Siap Jadi Klinik Nomor 1 di Indonesia
Masjid Jogokariyan Bagikan...
Masjid Jogokariyan Bagikan 3.800 Takjil Setiap Hari selama Ramadan 2026, Menu Opor Ayam hingga Tongseng
Sindir Polemik Ijazah,...
Sindir Polemik Ijazah, Rocky Gerung: Tut Wuri Malsuin Ijazah
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Karaton Ngayogyakarta...
Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat Perkuat Promosi Budaya dan Pariwisata Yogyakarta di Pasar Global
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Rekomendasi
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Berita Terkini
Rusak Ruko hingga Pamer...
Rusak Ruko hingga Pamer Airsoft Gun di Jakut, Selebgram Adam Deni Ditangkap Polisi
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Polda Metro Tangkap...
Polda Metro Tangkap Perampok Minimarket di Bekasi, Pelaku Tercatat sebagai Mahasiswa
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Bangun Sinergitas, Pemkot...
Bangun Sinergitas, Pemkot Bogor Bersama Pelaku Usaha Ikuti Kompetisi Padel
Infografis
Klasemen Medali SEA...
Klasemen Medali SEA Games 2025 (Jumat 19 Desember Pukul 14.00 WIB)
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved