Sampah Mengular di Kali Blencong Tarumajaya Kabupaten Bekasi
Jum'at, 02 Oktober 2020 - 15:40 WIB
loading...
Hamparan tumpukan sampah menumpuk di Kali Blencong, Desa Setia Asih, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Jumat (2/10/2020). SINDOnews/Abdullah M Surjaya
A
A
A
BEKASI - Permasalahan sungai yang dipenuhi sampah tidak pernah habis-habisnya di wilayah Bekasi. Kali ini, pemandangan tidak sedap bisa terlihat di Kali Blencong yang berada di Desa Setia Asih, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi .
Hamparan sampah tampak mengular dan memenuhi sungai yang berada di Utara Bekasi itu. Bahkan, tumpukan sampah terlihat sepanjang sekitar 200 meter. Sampah itu cukup tebal dan memenuhi seluruh area hingga tak terlihat airnya. Tumpukan sampah itu didominasi dari sampah rumah tangga, kemasan plastik, styrofoam, triplek, kayu, maupun ranting-ranting batang pohon yang terbawa arus air.
Alhasil, tumpukan sampah tersebut menimbulkan bau tak sedap sehingga berpotensi mengganggu kesehatan warga sekitar serta dapat mengakibatkan banjir saat musim penghujan tiba.”Sudah satu pekan kondisinya begini,” kata Firmansyah, 35, warga setempat, Jumat (2/10/2020).(Lihat video; Lautan Sampah Menutupi Kali Kampung Bogor, Menimbulkan Bau Tak Sedap )
Menurut warga Setia Asih ini, tumpukan sampah telah terjadi sekitar satu pekan lalu. Tumpukan sampah itu timbul seusai terjadi hujan deras yang mengguyur Bekasi dan sekitarnya beberapa waktu lalu.”Biasanya kalau sudah hujan turun, Kali ini akan dipenuhi sampah kiriman dari hulu,” ucapnya.
Apalagi, kata dia, tumpukan sampah sudah sering terjadi saat hujan deras turun. Sampah itu kiriman dari dari wilayah Kota Bekasi. Tumpukan sampah itu mengeluarkan aroma bau tak sedap dan dikhawatirkan menimbulkan penyakit. Diharapkan tumpukan sampah ini segera diangkut dan dibersihkan oleh pemerintah setempat.
Hamparan sampah tampak mengular dan memenuhi sungai yang berada di Utara Bekasi itu. Bahkan, tumpukan sampah terlihat sepanjang sekitar 200 meter. Sampah itu cukup tebal dan memenuhi seluruh area hingga tak terlihat airnya. Tumpukan sampah itu didominasi dari sampah rumah tangga, kemasan plastik, styrofoam, triplek, kayu, maupun ranting-ranting batang pohon yang terbawa arus air.
Alhasil, tumpukan sampah tersebut menimbulkan bau tak sedap sehingga berpotensi mengganggu kesehatan warga sekitar serta dapat mengakibatkan banjir saat musim penghujan tiba.”Sudah satu pekan kondisinya begini,” kata Firmansyah, 35, warga setempat, Jumat (2/10/2020).(Lihat video; Lautan Sampah Menutupi Kali Kampung Bogor, Menimbulkan Bau Tak Sedap )
Menurut warga Setia Asih ini, tumpukan sampah telah terjadi sekitar satu pekan lalu. Tumpukan sampah itu timbul seusai terjadi hujan deras yang mengguyur Bekasi dan sekitarnya beberapa waktu lalu.”Biasanya kalau sudah hujan turun, Kali ini akan dipenuhi sampah kiriman dari hulu,” ucapnya.
Apalagi, kata dia, tumpukan sampah sudah sering terjadi saat hujan deras turun. Sampah itu kiriman dari dari wilayah Kota Bekasi. Tumpukan sampah itu mengeluarkan aroma bau tak sedap dan dikhawatirkan menimbulkan penyakit. Diharapkan tumpukan sampah ini segera diangkut dan dibersihkan oleh pemerintah setempat.
Lihat Juga :