Utamakan Kesehatan Masyarakat Bupati Pasangkayu Teken MoU BPJS Kesehatan
Kamis, 01 Oktober 2020 - 20:53 WIB
loading...
Utamakan Kesehatan Masyarakat Bupati Pasangkayu Teken MoU BPJS Kesehatan
A
A
A
Sebagai bentuk perhatian penuh terhadap pelayanan kesehatan masyarakat Bupati Pasangkayu Agus Ambo Djiwa dan BPJS tandatangani kerjasama (MoU) Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional yang terdaftar sebagai Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang didaftarkan oleh Pemkab untuk Tahun 2020, bertempat diruangan kerja bupati, Kamis (1/10/2020).
Turut hadir dalam penandatanganan MoU, Sekab Firman, Kepala BPJS Pasangkayu dan OPD terkait lainnya.
Bupati Agus seusai melakukan penandatanganan kerjasama kepada SINDONews mengatakan, kerjasama ini dimaksudkan sebagai dasar pelaksanaan program jaminan kesehatan nasional untuk penduduk miskin di Kabupaten Pasangkayu yang telah didaftarkan. Dengan tujuan memberikan pelayanan kesehatan kepada penduduk miskin yang telah didaftarkan melalui PBI.
"Berlanjutnya MoU dengan BPJS Kesehatan Pasangkayu merupakan bentuk perhatian dirinya terhadap pelayanan kesehatan masyarakat, dan hal ini merupakan kewajiban pemkab,"ucapnya.
Perihal sempat terputusnya kerjasama BPJS dengan Pemkab Pasangkayu, karena akibat kenaikan iuran BPJS dan juga masa pandemi COVID-19 yang mengakibatkan devisit anggaran besar.
Turut hadir dalam penandatanganan MoU, Sekab Firman, Kepala BPJS Pasangkayu dan OPD terkait lainnya.
Bupati Agus seusai melakukan penandatanganan kerjasama kepada SINDONews mengatakan, kerjasama ini dimaksudkan sebagai dasar pelaksanaan program jaminan kesehatan nasional untuk penduduk miskin di Kabupaten Pasangkayu yang telah didaftarkan. Dengan tujuan memberikan pelayanan kesehatan kepada penduduk miskin yang telah didaftarkan melalui PBI.
"Berlanjutnya MoU dengan BPJS Kesehatan Pasangkayu merupakan bentuk perhatian dirinya terhadap pelayanan kesehatan masyarakat, dan hal ini merupakan kewajiban pemkab,"ucapnya.
Perihal sempat terputusnya kerjasama BPJS dengan Pemkab Pasangkayu, karena akibat kenaikan iuran BPJS dan juga masa pandemi COVID-19 yang mengakibatkan devisit anggaran besar.