Kembali ke Dinkes, Pembangunan 2 RS Diharap Ditangani Serius

Selasa, 29 September 2020 - 18:21 WIB
loading...
Kembali ke Dinkes, Pembangunan...
DPRD Makassar minta Dinkes Makassar serius lakukan pembangunan 2 RS Tipe C di Makassar. Foto: Ilustrasi
A A A
MAKASSAR - DPRD Kota Makassar meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) lebih serius dalam melakukan pembangunan dua rumah sakit (RS) tipe C milik Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar yaitu RS Batua dan Jumpandang Baru.

Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 90 Tahun 2019 tentang Klasifikasi, Kodefikasi, dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan dan Keuangan Daerah, tiap program utamanya fisik tak lagi ditangani dinas pekerjaan umum (PU) melainkan kembali ke dinas masing-masing. Hal ini juga berlaku terhadap proyek RS Batua dan Jumpandang Baru yang kembali ke Dinkes Kota Makassar.

Baca Juga: Pemkot Diminta Maksimalkan Aset Terbengkalai Jadi RTH

Anggota Komisi C Bidang Pembangunan DPRD Kota Makassar Andi Suharmika mengatakan, menjadi hal yang wajar jika sejumlah pihak meragukan kompetensi dari Dinkes dalam menyelesaikan proyek tersebut, pasalnya jika mengacu pada tahun sebelumnya saat proyek tersebut ditangani Dinkes cukup banyak persoalan yang muncul, mulai dari pembangunan yang sempat mandek.

Suharmika kemudian meminta hal ini perlu diselesaikan bersama dengan dinas PU yang lebih memahami persoalan fisik meskipun tidak lagi menjadi tanggung jawab mereka.

"Ini harus serius, untuk itu kalau ada aturan seperti itu Dinkes harus bisa berkoordinasi dengan baik dalam nengoptimalkan pembangunan di RS karena mereka yang paham (PU)," pinta legislator Golkar tersebut.

Sementara itu Dinkes merasa cukup kewalahan dengan dibebankannya kembali dua proyek tersebut. Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar Naisyah Tun Azikin beralasan Dinkes tak memiliki tim teknis yang akan menggarap proyek fisik seperti kedua RS tersebut.

Baca Juga: Dinkes Makassar Target 288 Spesimen saat Swab Test di Bontoala

"Kalau pun diharuskan menurut permendagri, tolong berikan kami tim teknis untuk mengelola pembangunan ini," ujar Naisyah.

Naisyah kemudian khawatir jika ditangani oleh orang yang tidak kompeten pembangunan justru tidak akan berjalan sebagaimana mestinya. Dirinya berharap meskipun dengan adanya permendagri tersebut pembangunan dua RS itu tetap dipegang oleh Dinas PU.

"Jangan sampai pengerjaan sementara berjalan, mana kita tahu ini sudah sesuai atau tidak," ujarnya.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkembangan Kasus Keracunan...
Perkembangan Kasus Keracunan Makanan di Jaktim, Sebagian Besar Siswa Dipulangkan dari Rumah Sakit
Ciputra Hospital CitraRaya...
Ciputra Hospital CitraRaya Klarifikasi Video Viral dan Tolak Pasien BPJS Kesehatan
Prabowo Minta Sekolah,...
Prabowo Minta Sekolah, Puskesmas, dan RS di Lokasi Bencana Sumatera Segera Berfungsi
Mensesneg: Rumah Sakit...
Mensesneg: Rumah Sakit di Lokasi Bencana Sumatera Mulai Beroperasi
Layanan 6 Rumah Sakit...
Layanan 6 Rumah Sakit di Aceh Belum Pulih, Menkes Khawatirkan Ibu Hamil dan Pasien Cuci Darah
Kondisi Terkini Kebakaran...
Kondisi Terkini Kebakaran RS Pengayoman Cipinang, Ini Penampakannya
Kisah Penipu Paling...
Kisah Penipu Paling Setia: Palsukan Slip Pembayaran RS hingga 4 Tahun demi Selamatkan Nyawa Istri
IHEX 2026 di Tangerang...
IHEX 2026 di Tangerang Dorong Sertifikasi Rumah Sakit Syariah yang Inklusif
Purbaya Dikabarkan Ambruk...
Purbaya Dikabarkan Ambruk Masuk Rumah Sakit, Ini Kata Kemenkeu
Rekomendasi
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
Jelang Timnas Indonesia...
Jelang Timnas Indonesia Vs Mozambik, Beckham Putra Tulis Pesan Motivasi
Cinta Laura Dukung Kegiatan...
Cinta Laura Dukung Kegiatan CFD Jadi Ajang Gen Z dan Gen Alpha Bersosialisasi
Berita Terkini
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved