Tak Boleh Ada Kekerasan, Belajar Jarak Jauh Harus Menyenangkan

Selasa, 29 September 2020 - 14:19 WIB
loading...
Tak Boleh Ada Kekerasan,...
Sistem pendidikan jarak jauh bagi peserta didik di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, harus menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi siswa. Foto: Hasan Kurniawan/SINDOnews
A A A
TANGERANG - Sistem pendidikan jarak jauh bagi peserta didik di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, harus menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi siswa. Karena, esensi dari sistem pengajaran jarak jauh selama pandemi Covid-19 bukan pencapaian target kurikulum sekolah.

"Jadi esensi dari pembelajaran jarak jauh itu bukan pencapaian target kurikulum, tetapi bagaimana bisa menyajikan pembelajaran yang menyenangkan bagi para siswa," terang Kepala Dinas Pendidikan dan Kabudayaan Kota Tangsel Taryono kepada SINDOnews, Selasa (29/9/2020). (Baca juga: Global Islamic Labschool Sediakan Sistem PJJ Mandiri yang Lebih Variatif )

Para orang tua yang membimbing anaknya di rumah dalam mengejarkan tugas pun diharapkan bisa lebih bersabar dan jangan menggunakan cara-cara kekerasan dalam mendidik. (Baca juga: Selama Masa PJJ Kondisi Psikis Siswa Perlu Diperhatikan )

Apalagi, dimasa pandemi Covid-19 seperti ini, stres akibat kelamaan berada di rumah menjadi lebih cepat datang. Sehingga, anak didik rawan menjadi pelimpahan kekesalan orang tua. Para guru pun diminta home visit.

"Terkait program guru ke rumah siswa atau home visit itu untuk memastikan anak-anak di rumah dalam keadaan sehat, senang dan bahagia, serta dipastikan tidak ada kekerasan kepada anak-anak," sambung Taryono.

Melalui program home visit ini, diharapkan juga dapat menyegarkan semangat anak didik untuk belajar. Sehingga, belajar di rumah menjadi pengalaman yang menyenangkan. (Baca juga: Dukung PJJ, Pemkab Bogor Pasang WiFi Gratis di Ruang Publik Setiap Kecamatan )

Selama pandemi Covid-19 masih tinggi dan Tangsel masih masuk zona merah, maka sistem pendidikan pembelajaran jarak jauh di masih akan terus dilakukan. Sehingga siswa dan para tenaga pendidik bisa tetap aman.

"Ketika daerah itu belum kuning atau hijau status Covid-19 nya, maka tetap dilaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Baik itu di lembaga kursus, sekolah, semuanya sama. Tetap, semuanya harus mematuhi PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar)," tukasnya.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemerintah Batal Terapkan...
Pemerintah Batal Terapkan Pembelajaran Daring bagi Siswa
Pembelajaran Jarak Jauh...
Pembelajaran Jarak Jauh Dampak Hemat Energi Sebaiknya Dilakukan Selektif
GEBRAK Perkuat Edukasi...
GEBRAK Perkuat Edukasi Produk Tembakau Alternatif
Rekomendasi
AKPY-BPDP Latih Pekebun...
AKPY-BPDP Latih Pekebun Sawit di Paser Tingkatkan Nilai Jual TBS
Jebakan Ilusi PDB, Mantan...
Jebakan Ilusi PDB, Mantan Menkeu Fuad Bawazier Ungkap Fakta di Balik Utang RI Rp8.000 Triliun
Asabri Dorong Transformasi...
Asabri Dorong Transformasi Layanan Berbasis ESG, Kepuasan Peserta Capai 96,03%
Berita Terkini
BNPB Bangun 238 Huntap...
BNPB Bangun 238 Huntap bagi Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki
Rano Karno: Jakarta...
Rano Karno: Jakarta Harus Jadi Tempat Masyarakat Bebas Berdiskusi Tanpa Rasa Takut
Pria Tewas dengan Luka...
Pria Tewas dengan Luka Tembak di Hotel Mewah Sempat Kirim WA Permintaan Maaf ke Istri
Kolaborasi Seni Kontemporer...
Kolaborasi Seni Kontemporer dan Industri Kreatif Lahirkan Karya Artistik
Perkuat Ekonomi Jateng,...
Perkuat Ekonomi Jateng, ICBC Indonesia Buka Kantor Cabang Semarang
4 Kombes Pol Pecah Bintang...
4 Kombes Pol Pecah Bintang dan Promosi Jabatan ke Polda dalam Mutasi Polri Juni 2026, Ini Daftar Namanya
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved