Korban Terseret Banjir Bandang Sukabumi Ditemukan Sejauh 15 Km
Kamis, 24 September 2020 - 17:45 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya pada pencarian hari keempat pagi tadi, tutur Hendra, tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan membagi area menjadi dua. SRU pertama melakukan penyisiran di sepanjang Sungai Cicatih menggunakan rafting boat hingga sejauh 20 km dari lokasi kejadian dan SRU kedua melakukan pencarian melalui jalur darat hingga sejauh 10 km.
"Dengan ditemukannya korban terakhir Anang alias Jajo, maka operasi SAR resmi ditutup dan seluruh unsur kembali kekesatuannya masing-masing," tutur Hendra.
Unsur SAR gabungan dalam operasi SAR melibatkan puluhan personel yang terdiri dari Pos SAR Sukabumi, TNI, Polda Jabar, Brimob Polda Jabar, Kodim Sukabumi, Polres Sukabumi, BPBD Kab. sukabumi, Polsek Cicurug, Damkar Sukabumi, PMI Sukabumi, ACT, Dompet Dhuafa, Rumah Zakat, Pramuka Peduli, IEA Sukabumi, Baznas, SAR Khatulistiwa, Jabar Quic Respon, River Tubing Sukabumi, Camp Stick, PPM, Pot SAR Kedoya, Faji Sukabumi, Tagana Sukabumi, PI Sukabumi, SAR Pasundan, Serikat Pendaki Bogor, Mapa Atmawana, Pandu PKS, Apala, Haihata, KSSD Lebak, PP Cicurug, Mapala, Geompala, Mapalu, Mapolkes, Ummi, Mapala Jabodetabek, Perpala Spider, Wanadri, Panthera, Ruang Peduli, Wiradaka, HPPA, Tapak Giri, Rotasi, Pammi Kab. Sukabumi, Prumka Ekaprasetya, Catatan Cakrawala, Rmai, dan Masyarakat Setempat.
Diketahui, bencana banjir bandang melanda Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi pada Senin (21/9/2020) sore hingga mengakibatkan puluhan rumah rusak, korban luka-luka, dan tiga meninggal dunia.
Pada selasa (22/9) korban pertama atas nama Jeje (58) ditemukan di daerah Tenjo Jaya dalam keadaan meninggal dunia. Kemudian menyusul ditemukan korban kedua atas nama Hasyim (70) di daerah Parung Kuda juga dalam keadaan tak bernyawa.
"Dengan ditemukannya korban terakhir Anang alias Jajo, maka operasi SAR resmi ditutup dan seluruh unsur kembali kekesatuannya masing-masing," tutur Hendra.
Unsur SAR gabungan dalam operasi SAR melibatkan puluhan personel yang terdiri dari Pos SAR Sukabumi, TNI, Polda Jabar, Brimob Polda Jabar, Kodim Sukabumi, Polres Sukabumi, BPBD Kab. sukabumi, Polsek Cicurug, Damkar Sukabumi, PMI Sukabumi, ACT, Dompet Dhuafa, Rumah Zakat, Pramuka Peduli, IEA Sukabumi, Baznas, SAR Khatulistiwa, Jabar Quic Respon, River Tubing Sukabumi, Camp Stick, PPM, Pot SAR Kedoya, Faji Sukabumi, Tagana Sukabumi, PI Sukabumi, SAR Pasundan, Serikat Pendaki Bogor, Mapa Atmawana, Pandu PKS, Apala, Haihata, KSSD Lebak, PP Cicurug, Mapala, Geompala, Mapalu, Mapolkes, Ummi, Mapala Jabodetabek, Perpala Spider, Wanadri, Panthera, Ruang Peduli, Wiradaka, HPPA, Tapak Giri, Rotasi, Pammi Kab. Sukabumi, Prumka Ekaprasetya, Catatan Cakrawala, Rmai, dan Masyarakat Setempat.
Diketahui, bencana banjir bandang melanda Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi pada Senin (21/9/2020) sore hingga mengakibatkan puluhan rumah rusak, korban luka-luka, dan tiga meninggal dunia.
Pada selasa (22/9) korban pertama atas nama Jeje (58) ditemukan di daerah Tenjo Jaya dalam keadaan meninggal dunia. Kemudian menyusul ditemukan korban kedua atas nama Hasyim (70) di daerah Parung Kuda juga dalam keadaan tak bernyawa.
(awd)
Lihat Juga :