Bibit Siklon Tropis di Samudera Hindia, Jakarta Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang

Selasa, 05 Mei 2020 - 10:08 WIB
loading...
Bibit Siklon Tropis...
Pengendara motor dan mobil tetap melintas di tengah guyuran hujan deras. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Sejak Senin 4 Mei 2020 pagi kemarin, BMKG melalui Tropical Cyclone Warning Centre (TCWC) Jakarta memantau pertumbuhan bibit badai siklon tropis dengan kode “96S” di Samudra Hindia sebelah barat daya Lampung yang terus menguat hingga malam hari. Berdasarkan analisis pukul 01.00 WIB tanggal 5 Mei 2020, bibit siklon tersebut berada sekitar 7.6 LS dan 102.3 BT, atau sekitar 413 kmbarat daya Tanjung Karang.

PLT Deputi Bidang Meteorologi BMKG Herizal mengatakan, bibit siklon tropis “96S” diprakirakan berpotensi menjadi siklon tropis dalam 24 jam kedepan dengan pergerakan ke arah Selatan - Barat Daya menjauhi wilayah Indonesia.

Keberadaan bibit siklon tropis “96S” ini mengakibatkan pertumbuhan awan hujan di sekitarnya, antara lain di wilayah Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, DKI Jakarta dan Jawa Barat.

"Masyarakat diimbau waspada karena diprakirakan daerah-daerah tersebut berpotensi terkena dampak berupa hujan lebat dan angin kencang di sebagian wilayahnya," ujar Herizal lewat keterangan persnya, Selasa (5/5/2020).

Selain itu, kata dia, potensi gelombang laut dengan ketinggian lebih dari 3 meter berpotensi terjadi di wilayah perairan barat Bengkulu hingga Lampung, perairan Selat Sunda bagian Selatan, perairan Selatan Banten hinggaJawa Barat, dan Samudra Hindia barat Bengkulu hingga Jawa. "Sehingga nelayan dan kapal yang melintas diimbau untuk waspada dan berhati-hati," imbaunya lagi.

BMKG terus memantau perkembangan bibit siklon “96S” ini. Masyarakat di imbau untuk tetapberhati hati pada potensi hujan lebat yang dapat menimbulkan dampak seperti banjir, tanah longsor dan banjir bandang.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tinggalkan Jas dan Dasi,...
Tinggalkan Jas dan Dasi, Pekerja Kantoran di Jepang Boleh Pakai Celana Pendek dan Kaus Oblong
BNPB Sebut Karhutla...
BNPB Sebut Karhutla Dominasi Bencana di Tanah Air pada Akhir Pekan Ini
Badai Petir Ancam Laga...
Badai Petir Ancam Laga Inggris vs Prancis, FIFA Siapkan Protokol Darurat Cuaca
Rekomendasi
Prabowo Tegaskan Tak...
Prabowo Tegaskan Tak Bakal Tebang Pilih Terhadap Penyelewengan
Mantan Agen CIA Ini...
Mantan Agen CIA Ini Minta AS Akui Iran sebagai Kekuatan Regional Utama, Berikut 3 Alasannya
Raih Doktor di Unair,...
Raih Doktor di Unair, Pangi Chaniago Tawarkan Model Baru Jelaskan Split Ticket Voting di Indonesia
Berita Terkini
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
Unusa Gandeng Gapoktan...
Unusa Gandeng Gapoktan Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Tuban
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
Polisi Tembak Pelaku...
Polisi Tembak Pelaku Curanmor yang Melawan, Sahroni: Sudah Tepat dan Terukur!
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved