Yusran-Syahban Janji Tidak Kerahkan Massa Saat Pencabutan Nomor Urut
Rabu, 23 September 2020 - 18:07 WIB
loading...
Tim Pemenangan Yusran Lalogau-Syahban Sammana menyampaikan bahwa pihaknya tidak akan melibatkan massa saat pencabutan nomor urut besok. Foto: SINDOnews/Muhammad Subhan
A
A
A
PANGKEP - Pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau -Syahban Sammana (MYL-SS) tidak akan menurunkan massa saat pencabutan nomor urut calon di KPU Pangkep besok, Kamis (24/9/2020).
Penegasan itu disampaikan Ketua Tim Pemenangan MYL-SS, Arfan Tualle. Kata Arfan, pihaknya telah mengeluarkan imbauan kepada seluruh tim pemenangan, tim sukses dan relawan untuk tidak mengantar maupun berkumpul di posko induk pada saat pencabutan nomor urut.
Baca jgua: Sempat Bertemu Arief Budiman, Anggota KPU Pangkep Negatif COVID-19
Arfan mengatakan, untuk posko induk MYL-SS akan tetap terbuka dengan kapasitas maksimal 100 orang, sesuai hasil koordinasi dengan petugas kepolisian dan KPU Pangkep.
"Hasil rapat kami tadi malam, tidak ada massa. Yang ke KPU hanya paslon bersama orang tua, keluarga dan beberapa orang tim inti yang jumlahnya 25 orang. Itu juga berangkat ke KPU tidak rombongan," terang Arfan.
Seluruh tim juga telah dibekali dengan pemahaman agar selama proses pilkada ini untuk memperketat protokol kesehatan dalam beraktivitas. Dia pun memberikan jaminan semua aturan dari KPU selama pandemi saat ini akan dipatuhi. Arfan juga mempersilakan tim maupun simpatisan yang ingin menyaksikan pencabutan nomor agar ke posko kecamatan.
“Kita pun telah menyiapkan titik-titik di mana pendukung bisa menonton tayangan pencabutan nomor,” katanya.
Penegasan itu disampaikan Ketua Tim Pemenangan MYL-SS, Arfan Tualle. Kata Arfan, pihaknya telah mengeluarkan imbauan kepada seluruh tim pemenangan, tim sukses dan relawan untuk tidak mengantar maupun berkumpul di posko induk pada saat pencabutan nomor urut.
Baca jgua: Sempat Bertemu Arief Budiman, Anggota KPU Pangkep Negatif COVID-19
Arfan mengatakan, untuk posko induk MYL-SS akan tetap terbuka dengan kapasitas maksimal 100 orang, sesuai hasil koordinasi dengan petugas kepolisian dan KPU Pangkep.
"Hasil rapat kami tadi malam, tidak ada massa. Yang ke KPU hanya paslon bersama orang tua, keluarga dan beberapa orang tim inti yang jumlahnya 25 orang. Itu juga berangkat ke KPU tidak rombongan," terang Arfan.
Seluruh tim juga telah dibekali dengan pemahaman agar selama proses pilkada ini untuk memperketat protokol kesehatan dalam beraktivitas. Dia pun memberikan jaminan semua aturan dari KPU selama pandemi saat ini akan dipatuhi. Arfan juga mempersilakan tim maupun simpatisan yang ingin menyaksikan pencabutan nomor agar ke posko kecamatan.
“Kita pun telah menyiapkan titik-titik di mana pendukung bisa menonton tayangan pencabutan nomor,” katanya.
Lihat Juga :