Wamendagri Buka Suara soal Sayembara KDM Tangkap Begal: Harus Tetap dalam Koridor Hukum
Selasa, 28 Juli 2026 - 16:21 WIB
loading...
A
A
A
Bima mengungkapkan, pemerintah daerah bisa berkoordinasi dengan aparat setempat untuk menggencarkan patroli.
"Jadi kalaupun ada inovasi-inovasi lain itu tidak berarti melemahkan penegakan hukum. Dan menurut saya patroli itu kunci. Patroli itu memberikan kesan bahwa pemerintah dan aparat itu hadir di lapangan," ujar Bima.
Baca juga: Yusril Imbau Dedi Mulyadi Tak Bikin Sayembara Tangkap Begal: Khawatir Masyarakat Jadi Main Hakim Sendiri
"Jadi jangan langsung melompat menurut saya ke inovasi-inovasi yang lain," sambung dia.
Sebelumnya, maraknya aksi begal di Jawa Barat terutama di Bandung Raya membuat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi membuat sayembara. Dalam sayembara tersebut, Kang Dedi Mulyadi (KDM) panggilan akrabnya akan memberikan hadiah uang sebesar Rp5-50 juta bagi warga yang dapat menangkap begal dalam keadaan hidup.
"Jadi kalaupun ada inovasi-inovasi lain itu tidak berarti melemahkan penegakan hukum. Dan menurut saya patroli itu kunci. Patroli itu memberikan kesan bahwa pemerintah dan aparat itu hadir di lapangan," ujar Bima.
Baca juga: Yusril Imbau Dedi Mulyadi Tak Bikin Sayembara Tangkap Begal: Khawatir Masyarakat Jadi Main Hakim Sendiri
"Jadi jangan langsung melompat menurut saya ke inovasi-inovasi yang lain," sambung dia.
Sebelumnya, maraknya aksi begal di Jawa Barat terutama di Bandung Raya membuat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi membuat sayembara. Dalam sayembara tersebut, Kang Dedi Mulyadi (KDM) panggilan akrabnya akan memberikan hadiah uang sebesar Rp5-50 juta bagi warga yang dapat menangkap begal dalam keadaan hidup.
Lihat Juga :