BNI Menegaskan Kedatangan Siswa Bukan atas Arahan Petugas

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:05 WIB
loading...
BNI Menegaskan Kedatangan...
BNI memastikan proses pendaftaran dan aktivasi rekening Program Indonesia Pintar (PIP) bagi seorang siswa di BNI Lubuk Pakam telah selesai. Foto: Istimewa
A A A
LUBUK PAKAM - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memastikan proses pendaftaran dan aktivasi rekening Program Indonesia Pintar (PIP) bagi seorang siswa di BNI Lubuk Pakam telah selesai. Semua tahapan dan persyaratan yang diperlukan telah dipenuhi sehingga proses aktivasi rekening siswa yang bersangkutan dapat dituntaskan.

Penjelasan itu disampaikan menyusul beredarnya video di media sosial yang memperlihatkan seorang siswa datang ke BNI Lubuk Pakam dalam kondisi sakit menggunakan ambulans dan tempat tidur pasien.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, BNI turut prihatin atas kondisi yang dialami siswa dan keluarganya. Perseroan memahami perhatian masyarakat terhadap peristiwa tersebut dan memastikan petugas telah memberikan penjelasan serta pendampingan selama proses pelayanan berlangsung.

Baca juga: Cara Mudah Cek Penerima PIP 2026 Pakai NIK dan NISN

"Kami telah membantu menyelesaikan seluruh proses pendaftaran dan aktivasi rekening PIP siswa yang bersangkutan. Petugas BNI mendampingi keluarga dalam setiap tahapan hingga seluruh proses berhasil dituntaskan," ujar Okki dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (25/7/2026).

Okki menjelaskan, peristiwa tersebut berkaitan dengan proses pendaftaran dan aktivasi rekening PIP. Sejak awal, petugas telah menyampaikan kepada keluarga bahwa proses tersebut tidak perlu dilakukan secara tergesa-gesa, mengingat masa pelaksanaannya masih berlangsung hingga akhir 2026 serta mempertimbangkan kondisi kesehatan siswa saat itu.

Petugas juga telah menyampaikan bahwa proses aktivasi dapat dilanjutkan setelah kondisi siswa membaik. Ketika keluarga kembali pada hari yang sama untuk melanjutkan proses tersebut, petugas menyampaikan bahwa siswa dapat tetap berada di dalam ambulans apabila kondisinya belum memungkinkan untuk masuk ke kantor cabang.

"Kehadiran siswa menggunakan ambulans dan tempat tidur pasien bukan atas permintaan maupun arahan petugas BNI. Sebelumnya, keluarga telah memperoleh penjelasan bahwa proses aktivasi masih dapat dilakukan sesuai dengan batas waktu yang tersedia," kata Okki.

Saat keluarga melanjutkan proses aktivasi, petugas BNI tetap memberikan pendampingan dan membantu penyelesaian seluruh tahapan yang diperlukan. Setelah persyaratan dipenuhi, proses aktivasi rekening dapat diselesaikan.

BNI juga memiliki mekanisme pelayanan bagi nasabah dengan kondisi kesehatan atau kebutuhan khusus. Apabila diperlukan, pelayanan dapat dikoordinasikan agar petugas hadir menemui nasabah melalui pengaturan dan janji temu sebelumnya, dengan tetap memperhatikan ketentuan, aspek keamanan, serta kebutuhan verifikasi dalam setiap layanan.

"Untuk nasabah dengan kondisi tertentu, keluarga dapat terlebih dahulu berkoordinasi dengan kantor cabang agar bentuk pelayanan yang paling sesuai dapat dipersiapkan. Langkah ini penting agar proses layanan tetap berjalan aman, nyaman, dan tetap memenuhi ketentuan yang berlaku," jelas Okki.

BNI menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan yang baik, humanis, dan sesuai ketentuan kepada seluruh nasabah, termasuk penerima manfaat program pemerintah.

Sebagai bagian dari peningkatan kualitas layanan, BNI akan terus mengevaluasi standar pelayanan di seluruh unit kerja, khususnya bagi nasabah dengan kondisi kesehatan atau kebutuhan khusus. Evaluasi tersebut dilakukan agar setiap layanan dapat berlangsung secara aman, nyaman, dan tetap memperhatikan kondisi masing-masing nasabah.

BNI mengajak masyarakat untuk memastikan setiap informasi yang diterima maupun disebarluaskan telah terverifikasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman. Informasi lebih lanjut mengenai layanan BNI dapat diperoleh melalui BNI Call 1500046.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Puluhan Siswa SMA Belajar...
Puluhan Siswa SMA Belajar Riset, AI, dan Keberlanjutan secara Langsung
Dorong Kemandirian,...
Dorong Kemandirian, UMB Asah Kreativitas Siswa Disabilitas lewat Ekonomi Kreatif
Kebutuhan Fleksibilitas...
Kebutuhan Fleksibilitas Meningkat, Sekolah di Jakarta Hadirkan Program Setengah Hari
Oknum Brimob Aniaya...
Oknum Brimob Aniaya hingga Tewas Siswa MTs di Maluku, Selly PDIP: Cerminan Arogansi APH
Bonnie Triyana: Peran...
Bonnie Triyana: Peran Sekolah Bentuk Karakter, Bukan Hanya Pencapaian Akademik
Polisi Tahan Sopir MBG...
Polisi Tahan Sopir MBG Penabrak Puluhan Siswa-Guru SDN 01 Kalibaru, Terancam 5 Tahun Penjara
Cara Mudah Cek Penerima...
Cara Mudah Cek Penerima PIP 2026 Pakai NIK dan NISN
MNC University Gelar...
MNC University Gelar Seminar Series Navigating The Future untuk Siapkan Pemimpin Visioner Berdaya Saing Global
Pendaftaran Akun KIP...
Pendaftaran Akun KIP Kuliah 2026 Masih Dibuka hingga 31 Oktober, Simak Caranya
Rekomendasi
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
Robikin Emhas: Marwah...
Robikin Emhas: Marwah NU Tercabik-cabik Hanya karena Konflik Elite PBNU
Berita Terkini
Kemendagri: Tanggap...
Kemendagri: Tanggap Darurat Aceh Berakhir, Anggaran Pemulihan Disiapkan Rp58,9 Triliun
Yusril Imbau Dedi Mulyadi...
Yusril Imbau Dedi Mulyadi Tak Bikin Sayembara Tangkap Begal: Khawatir Masyarakat Jadi Main Hakim Sendiri
BNI Menegaskan Kedatangan...
BNI Menegaskan Kedatangan Siswa Bukan atas Arahan Petugas
Kemhan Sebut Insiden...
Kemhan Sebut Insiden Bus Dinas yang Diduga Kabur usai Tabrak Ojol Diselesaikan secara Damai
Kisah Warga Bondowoso...
Kisah Warga Bondowoso Sukarela Serahkan Lutung Jawa ke Kemenhut
Hati-hati! Ada Perbaikan...
Hati-hati! Ada Perbaikan Jalan di Tol Jakarta-Cikampek
Infografis
Bina Siswa Nakal di...
Bina Siswa Nakal di Barak Militer, Maarif Institut: Berpotensi Merusak Sistem Pendidikan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved