Kemhan Sebut Insiden Bus Dinas yang Diduga Kabur usai Tabrak Ojol Diselesaikan secara Damai
Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:54 WIB
loading...
Kemhan menyampaikan bahwa pihaknya telah mengetahui peristiwa mobil bus Kemhan yang diduga kabur usai menabrak pengemudi ojek online (ojol). Foto: Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Karo Infohan Sekjen Kementerian Pertahanan (Kemhan) Brigjen TNI Rico Ricardo menyampaikan bahwa pihaknya telah mengetahui peristiwa mobil bus Kemhan yang diduga kabur usai menabrak pengemudi ojek online (ojol). Ia menyebut insiden ini telah diselesaikan secara damai.
"Kementerian Pertahanan telah memonitor informasi tersebut. Berdasarkan laporan yang kami terima, peristiwa tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan oleh anggota yang bersangkutan dengan pengemudi ojek online," kata Rico saat dikonfirmasi, Sabtu (25/7/2026).
Ia menambahkan, penyelesaian telah dilakukan secara langsung antara sopir bus dinas Kemhan dan pengemudi ojek online. Kedua belah pihak telah berkomunikasi dengan baik dan mencapai penyelesaian secara musyawarah.
Baca juga: Presiden PKS: Olahraga Jadi Jembatan Pembangunan Mental Generasi Muda
Dalam kesempatan itu, Rico telah mengingatkan seluruh pegawai Kemhan agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas selama berkendara. Serta diminta bertanggung jawab bila melakukan kesalahan di Jalan.
"Kementerian Pertahanan tetap mengingatkan seluruh personel untuk selalu mengutamakan keselamatan, mematuhi peraturan lalu lintas, serta bertanggung jawab apabila terjadi insiden di jalan," ucapnya.
Sebelumnya, dalam video yang beredar di media sosial, seorang pengemudi ojol mengaku menjadi korban tabrak lari oleh bus berwarna hitam bertuliskan Kemhan. Kejadian bermula ketika pengemudi ojol itu berhenti karena ingin memutar balik lantaran di depannya ada bus Transjakarta.
Namun ketika sedang berhenti, bus dinas Kemhan menabrak dari belakang hingga dirinya terjatuh. Keduanya sempat terlibat cekcok, hingga sopir bus Kemhan meninggalkan pengemudi ojol tersebut.
"Si driver-nya sempat berhenti terus dia bilang, nanya ke gua 'Lu ngapain berhenti tengah jalan?' Lah, kalau gua lanjut gua ditabrak TJ, Pak! Gitu," kata pengemudi ojol.
"Kementerian Pertahanan telah memonitor informasi tersebut. Berdasarkan laporan yang kami terima, peristiwa tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan oleh anggota yang bersangkutan dengan pengemudi ojek online," kata Rico saat dikonfirmasi, Sabtu (25/7/2026).
Ia menambahkan, penyelesaian telah dilakukan secara langsung antara sopir bus dinas Kemhan dan pengemudi ojek online. Kedua belah pihak telah berkomunikasi dengan baik dan mencapai penyelesaian secara musyawarah.
Baca juga: Presiden PKS: Olahraga Jadi Jembatan Pembangunan Mental Generasi Muda
Dalam kesempatan itu, Rico telah mengingatkan seluruh pegawai Kemhan agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas selama berkendara. Serta diminta bertanggung jawab bila melakukan kesalahan di Jalan.
"Kementerian Pertahanan tetap mengingatkan seluruh personel untuk selalu mengutamakan keselamatan, mematuhi peraturan lalu lintas, serta bertanggung jawab apabila terjadi insiden di jalan," ucapnya.
Sebelumnya, dalam video yang beredar di media sosial, seorang pengemudi ojol mengaku menjadi korban tabrak lari oleh bus berwarna hitam bertuliskan Kemhan. Kejadian bermula ketika pengemudi ojol itu berhenti karena ingin memutar balik lantaran di depannya ada bus Transjakarta.
Namun ketika sedang berhenti, bus dinas Kemhan menabrak dari belakang hingga dirinya terjatuh. Keduanya sempat terlibat cekcok, hingga sopir bus Kemhan meninggalkan pengemudi ojol tersebut.
"Si driver-nya sempat berhenti terus dia bilang, nanya ke gua 'Lu ngapain berhenti tengah jalan?' Lah, kalau gua lanjut gua ditabrak TJ, Pak! Gitu," kata pengemudi ojol.
(rca)
Lihat Juga :