Jelang Final Piala Dunia, Caketum PBNU Gus Salam Jagokan Argentina Jadi Pemenang
Minggu, 19 Juli 2026 - 15:22 WIB
loading...
Pengasuh PP Mamba’ul Ma’arif Denanyar Jombang KH Abdussalam Shohib yang akrab disapa Gus Salam memprediksi Argentina menang dalam final Piala Dunia 2026. Foto/istimewa
A
A
A
JATIM - Jelang final Piala Duni 2026, para kiai dan santri di pondok pesantren yang biasanya sibuk dengan kitab kuning kini mulai ramai membahas taktik, prediksi skor, sampai jersey timnas yang dijagokannya.
Katib Syuriyah PWNU DKI Jakarta KH Lukman Hakim Hamid menyatakan sepak bola tidak sekadar olah raga favorit rakyat. Lebih dari itu, menjadi ajang silaturahmi di antara kiai-kiai muda pesantren, santri, dan masyarakat, terutama di Jawa Timur. Gus Lukman, biasa dipanggil menyebut menonton world champions menjadi hiburan bersama, sekaligus untuk silaturahmi.
“Ini bukan sekadar bola. Ini hiburan rakyat, ini silaturrahim. Capek kan lihat berita-berita korupsi di Tanah Air dan manuver Donald Trump dalam konflik saling serang di Timur Tengah," katanya, Minggu (19/7/2026).
Baca juga: Preview Spanyol vs Argentina: Siapa Kampiun Piala Dunia 2026?
Bagi pecinta bola, menurut Gus Lukman, final piala dunia 2026 ini adalah puncak dari sebulan penuh drama, air mata, dan kejutan. Dunia seakan berhenti sejenak. Bahkan para kandidat calon ketua umum PBNU yang bakal bertarung di Muktamar ke-35 NU, akhir Agustus nanti, semua bakal duduk bareng di depan layar yang sama, dengan harapan dan doa yang sama: semoga tim jagoannya menang.
“Sepak bola kan memang begitu, menyatukan bahasa, doa, dan sorak-sorai dari penjuru manapun sampai pesantren. Itu hebatnya bola. Tapi NU juga hebat lho. Kan simbol NU bola dunia, dan NU diperebutkan, sekaligus menyatukan,” ucapnya.
Di sisi lain, jelang laga pamungkas perebutan gelar World Champions antara juara Amerika Latin dan juara Eropa, KH Abdussalam Shohib yang akrab disapa Gus Salam menyampaikan prediksinya. Pengasuh PP Mamba’ul Ma’arif Denanyar Jombang ini tetap menjagokan Timnas Argentina.
Lihat video: Seekor Jaguar Prediksi Argentina Juara Piala Dunia 2026
Menurut Gus Salam, final kali ini mempertemukan dua kekuatan besar: Argentina peringkat satu dunia berhadapan dengan Spanyol peringkat dua dunia. Adu gengsi antarbenua yang sudah lama dinanti pecinta sepak bola.
“Ini pertarungan mental juara, Argentina melawan agresifitas Spanyol. Tim Tango punya mental juara dan berpengalaman di partai final. Piala dunia sebelumnya, 2022, Argentina juara. Sekarang, ia berhadapan dengan Spanyol yang siap merebut juara dengan skuad muda yang agresif dan bermain cepat.
Menurut Gus Salam, di laga sekelas final, faktor teknis saja tidak cukup. Faktor keberuntungan akan sangat menentukan siapa yang keluar sebagai pemenang. Meski mayoritas penggemar sepak bola saat ini lebih memfavoritkan Spanyol karena materi pemain mudanya, keyakinan Gus Salam tidak goyah. Sejak 1986, ia konsisten mendukung Argentina.
“Insya Allah Argentina. Saya tetap menjagokan Argentina. Tidak berubah, apalagi berpindah ke lain hati. Prediksi saya, Argentina menang 3:1 atas Spanyol,” tegasnya sambil menunjukkan jersey Argentian yang dipakainya.
Gus Salam menyebut satu nama yang akan jadi pembeda di injury time: Lionel Messi. Baginya, magis Lionel Messi di menit-menit akhir masih bisa menentukan kemenangan.
Diketahui, Gus Salam, kandidat calon ketua umum PBNU pada Muktamar ke-35, mengaku mulai jatuh cinta dengan Timnas Argentina sejak Piala Dunia 1986 di Meksiko. Terutama saat sang legendaris Maradona dan kawan-kawan mengangkat trofi juara piala dunia untuk kedua kalinya. “Dari 1986 sampai sekarang, tetap Argentina. Ini soal istikamah,” katanya.
Laga final ini bukan hanya soal trofi. Bagi Gus Salam, ini juga tentang konsistensi, mental, dan sedikit keberuntungan yang berpihak. Dan menurutnya, malam final nanti, keberuntungan ada di kubu Albiceleste. “Viva Argentina,” tuturnya.
Katib Syuriyah PWNU DKI Jakarta KH Lukman Hakim Hamid menyatakan sepak bola tidak sekadar olah raga favorit rakyat. Lebih dari itu, menjadi ajang silaturahmi di antara kiai-kiai muda pesantren, santri, dan masyarakat, terutama di Jawa Timur. Gus Lukman, biasa dipanggil menyebut menonton world champions menjadi hiburan bersama, sekaligus untuk silaturahmi.
“Ini bukan sekadar bola. Ini hiburan rakyat, ini silaturrahim. Capek kan lihat berita-berita korupsi di Tanah Air dan manuver Donald Trump dalam konflik saling serang di Timur Tengah," katanya, Minggu (19/7/2026).
Baca juga: Preview Spanyol vs Argentina: Siapa Kampiun Piala Dunia 2026?
Bagi pecinta bola, menurut Gus Lukman, final piala dunia 2026 ini adalah puncak dari sebulan penuh drama, air mata, dan kejutan. Dunia seakan berhenti sejenak. Bahkan para kandidat calon ketua umum PBNU yang bakal bertarung di Muktamar ke-35 NU, akhir Agustus nanti, semua bakal duduk bareng di depan layar yang sama, dengan harapan dan doa yang sama: semoga tim jagoannya menang.
“Sepak bola kan memang begitu, menyatukan bahasa, doa, dan sorak-sorai dari penjuru manapun sampai pesantren. Itu hebatnya bola. Tapi NU juga hebat lho. Kan simbol NU bola dunia, dan NU diperebutkan, sekaligus menyatukan,” ucapnya.
Di sisi lain, jelang laga pamungkas perebutan gelar World Champions antara juara Amerika Latin dan juara Eropa, KH Abdussalam Shohib yang akrab disapa Gus Salam menyampaikan prediksinya. Pengasuh PP Mamba’ul Ma’arif Denanyar Jombang ini tetap menjagokan Timnas Argentina.
Lihat video: Seekor Jaguar Prediksi Argentina Juara Piala Dunia 2026
Menurut Gus Salam, final kali ini mempertemukan dua kekuatan besar: Argentina peringkat satu dunia berhadapan dengan Spanyol peringkat dua dunia. Adu gengsi antarbenua yang sudah lama dinanti pecinta sepak bola.
“Ini pertarungan mental juara, Argentina melawan agresifitas Spanyol. Tim Tango punya mental juara dan berpengalaman di partai final. Piala dunia sebelumnya, 2022, Argentina juara. Sekarang, ia berhadapan dengan Spanyol yang siap merebut juara dengan skuad muda yang agresif dan bermain cepat.
Menurut Gus Salam, di laga sekelas final, faktor teknis saja tidak cukup. Faktor keberuntungan akan sangat menentukan siapa yang keluar sebagai pemenang. Meski mayoritas penggemar sepak bola saat ini lebih memfavoritkan Spanyol karena materi pemain mudanya, keyakinan Gus Salam tidak goyah. Sejak 1986, ia konsisten mendukung Argentina.
“Insya Allah Argentina. Saya tetap menjagokan Argentina. Tidak berubah, apalagi berpindah ke lain hati. Prediksi saya, Argentina menang 3:1 atas Spanyol,” tegasnya sambil menunjukkan jersey Argentian yang dipakainya.
Gus Salam menyebut satu nama yang akan jadi pembeda di injury time: Lionel Messi. Baginya, magis Lionel Messi di menit-menit akhir masih bisa menentukan kemenangan.
Diketahui, Gus Salam, kandidat calon ketua umum PBNU pada Muktamar ke-35, mengaku mulai jatuh cinta dengan Timnas Argentina sejak Piala Dunia 1986 di Meksiko. Terutama saat sang legendaris Maradona dan kawan-kawan mengangkat trofi juara piala dunia untuk kedua kalinya. “Dari 1986 sampai sekarang, tetap Argentina. Ini soal istikamah,” katanya.
Laga final ini bukan hanya soal trofi. Bagi Gus Salam, ini juga tentang konsistensi, mental, dan sedikit keberuntungan yang berpihak. Dan menurutnya, malam final nanti, keberuntungan ada di kubu Albiceleste. “Viva Argentina,” tuturnya.
(cip)
Lihat Juga :