Jadi Kawasan Strategis Jakarta, PPK Kemayoran Berbenah
Selasa, 14 Juli 2026 - 18:33 WIB
loading...
Direktur Utama PPK Kemayoran Teddy Robinson Siahaan terus memperkuat transformasi Kemayoran sebagai salah satu kawasan strategis Jakarta yang lebih tertata, produktif, aman, hijau, dan ramah. Foto: Ist
A
A
A
JAKARTA - PPK Kemayoran terus memperkuat transformasi kawasan Kemayoran sebagai salah satu kawasan strategis Jakarta yang lebih tertata, produktif, aman, hijau, dan ramah bagi aktivitas bisnis maupun masyarakat.
Direktur Utama PPK Kemayoran Teddy Robinson Siahaan mengatakan Kemayoran memiliki peran penting sebagai kawasan perkotaan yang mendukung berbagai aktivitas, mulai dari bisnis, MICE, perdagangan, olahraga, hiburan, ruang publik, hingga fasilitas masyarakat.
Baca juga: PPK Kemayoran Ajak Semua Pihak Berkolaborasi Jaga Kebersihan Lingkungan
“Ke depan, kami ingin Kemayoran tidak hanya tumbuh sebagai kawasan bisnis, tetapi juga menjadi ruang kota yang nyaman, aman, hijau, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Teddy, Selasa (14/6/2026).
Menurut dia, transformasi Kemayoran diarahkan untuk menjadikan kawasan ini semakin terintegrasi, produktif, dan business-friendly, namun tetap humanis. Artinya, pengembangan kawasan tidak hanya berorientasi pada investasi dan aktivitas ekonomi, tetapi juga memperhatikan kenyamanan masyarakat yang tinggal, bekerja, dan beraktivitas di dalamnya.
“Kawasan yang business-friendly bukan hanya soal menarik investasi. Kawasan ini juga harus tertata, mudah diakses, aman, bersih, dan memiliki fasilitas pendukung yang baik,” katanya.
Dalam beberapa waktu terakhir, PPK Kemayoran terus melakukan berbagai langkah peningkatan kualitas kawasan. Salah satunya melalui penerapan semangat Indonesia ASRI, yaitu Aman, Sehat, Resik, dan Indah, yang diwujudkan melalui program Kemayoran Bertema Hijau: bersih, terang, aman, dan hijau.
Dari sisi pencahayaan kawasan, PPK Kemayoran meningkatkan fasilitas penerangan, khususnya di sepanjang Jalan Benyamin Sueb, dengan sistem smart lighting. Sistem ini memungkinkan pengaturan penerangan secara lebih otomatis, efisien, dan mendukung pengelolaan energi yang lebih hemat.
Sementara dari sisi keamanan, PPK Kemayoran memperkuat pengawasan kawasan melalui penambahan pos keamanan di sejumlah titik, peningkatan personel keamanan, pemanfaatan CCTV, serta patroli rutin selama 24 jam.
PPK Kemayoran juga terus menjaga kualitas lingkungan kawasan melalui pengelolaan kebersihan, pemeliharaan ruang terbuka hijau, serta penataan fasilitas publik agar kawasan Kemayoran semakin nyaman dan layak menjadi ruang aktivitas masyarakat.
PPK Kemayoran juga akan menghadirkan layanan shuttle bus untuk memudahkan mobilitas di dalam kawasan, sehingga akses antararea menjadi lebih praktis, nyaman, dan terintegrasi. Shuttle ini akan menjadi fasilitas publik yang dapat dinikmati oleh masyarakat secara gratis di PPK Kemayoran.
Selain penguatan fasilitas dan kualitas kawasan, PPK Kemayoran juga membuka ruang kolaborasi dengan investor dan mitra strategis, sepanjang sejalan dengan arah pengembangan kawasan dan mengikuti ketentuan yang berlaku.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas kawasan, mengoptimalkan pemanfaatan aset, serta memberi manfaat bagi masyarakat dan negara. “Target kami menjadikan Kemayoran sebagai kawasan bisnis modern yang inklusif, ramah investasi, dan berkelanjutan. Keberhasilan Kemayoran tidak hanya dilihat dari pembangunan fisik, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat,” kata Teddy.
Direktur Utama PPK Kemayoran Teddy Robinson Siahaan mengatakan Kemayoran memiliki peran penting sebagai kawasan perkotaan yang mendukung berbagai aktivitas, mulai dari bisnis, MICE, perdagangan, olahraga, hiburan, ruang publik, hingga fasilitas masyarakat.
Baca juga: PPK Kemayoran Ajak Semua Pihak Berkolaborasi Jaga Kebersihan Lingkungan
“Ke depan, kami ingin Kemayoran tidak hanya tumbuh sebagai kawasan bisnis, tetapi juga menjadi ruang kota yang nyaman, aman, hijau, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Teddy, Selasa (14/6/2026).
Menurut dia, transformasi Kemayoran diarahkan untuk menjadikan kawasan ini semakin terintegrasi, produktif, dan business-friendly, namun tetap humanis. Artinya, pengembangan kawasan tidak hanya berorientasi pada investasi dan aktivitas ekonomi, tetapi juga memperhatikan kenyamanan masyarakat yang tinggal, bekerja, dan beraktivitas di dalamnya.
“Kawasan yang business-friendly bukan hanya soal menarik investasi. Kawasan ini juga harus tertata, mudah diakses, aman, bersih, dan memiliki fasilitas pendukung yang baik,” katanya.
Dalam beberapa waktu terakhir, PPK Kemayoran terus melakukan berbagai langkah peningkatan kualitas kawasan. Salah satunya melalui penerapan semangat Indonesia ASRI, yaitu Aman, Sehat, Resik, dan Indah, yang diwujudkan melalui program Kemayoran Bertema Hijau: bersih, terang, aman, dan hijau.
Dari sisi pencahayaan kawasan, PPK Kemayoran meningkatkan fasilitas penerangan, khususnya di sepanjang Jalan Benyamin Sueb, dengan sistem smart lighting. Sistem ini memungkinkan pengaturan penerangan secara lebih otomatis, efisien, dan mendukung pengelolaan energi yang lebih hemat.
Sementara dari sisi keamanan, PPK Kemayoran memperkuat pengawasan kawasan melalui penambahan pos keamanan di sejumlah titik, peningkatan personel keamanan, pemanfaatan CCTV, serta patroli rutin selama 24 jam.
PPK Kemayoran juga terus menjaga kualitas lingkungan kawasan melalui pengelolaan kebersihan, pemeliharaan ruang terbuka hijau, serta penataan fasilitas publik agar kawasan Kemayoran semakin nyaman dan layak menjadi ruang aktivitas masyarakat.
PPK Kemayoran juga akan menghadirkan layanan shuttle bus untuk memudahkan mobilitas di dalam kawasan, sehingga akses antararea menjadi lebih praktis, nyaman, dan terintegrasi. Shuttle ini akan menjadi fasilitas publik yang dapat dinikmati oleh masyarakat secara gratis di PPK Kemayoran.
Selain penguatan fasilitas dan kualitas kawasan, PPK Kemayoran juga membuka ruang kolaborasi dengan investor dan mitra strategis, sepanjang sejalan dengan arah pengembangan kawasan dan mengikuti ketentuan yang berlaku.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas kawasan, mengoptimalkan pemanfaatan aset, serta memberi manfaat bagi masyarakat dan negara. “Target kami menjadikan Kemayoran sebagai kawasan bisnis modern yang inklusif, ramah investasi, dan berkelanjutan. Keberhasilan Kemayoran tidak hanya dilihat dari pembangunan fisik, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat,” kata Teddy.
(jon)
Lihat Juga :