Pramono Minta Tarif LRT Pegangsaan Dua-Manggarai Harus Terjangkau Masyarakat
Selasa, 14 Juli 2026 - 18:32 WIB
loading...
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta agar tarif LRT Jakarta rute Pegangsaan Dua-Manggarai tetap terjangkau oleh masyarakat. Foto/Dok SindoNews/Aldhi Chandra Setiawan
A
A
A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta agar tarif LRT Jakarta rute Pegangsaan Dua- Manggarai tetap terjangkau oleh masyarakat. Hal ini agar masyarakat tidak terbebani ketika menggunakan moda transportasi tersebut.
"Intinya bahwa tiketnya tentunya tetap harus terjangkau oleh masyarakat," kata Pramono di Stasiun LRT Rawamangun, Selasa (14/7/2026).
Pramono menyampaikan, pihaknya akan melakukan kajian mendalam untuk memutuskan besaran tarif LRT Jakarta. Menurutnya, skema penentuan tarif LRT tidak akan jauh beda ketika pihaknya memutuskan tarif MRT.
"Tetapi sekali lagi saya minta tadi di dalam LRT, di kereta, kami juga diskusi mengenai itu. Patokan yang digunakan untuk menghitung MRT itu bisa digunakan referensinya untuk LRT. Walaupun tentunya LRT pasti ininya berbeda."
Baca Juga: LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Tersambung 100 Persen, Ditargetkan Beroperasi Agustus 2026
Dalam kesempatan itu, Pramono juga mengizinkan pengembangan Transit Oriented Development (TOD) pada sejumlah stasiun LRT rute Pegangsaan Dua-Manggarai. Politikus PDIP ini menilai, pengembangan TOD sangat dimungkinkan karena LRT Jakarta tak perlu menambah depo lagi.
"Karena depo yang ada di Kelapa Gading sudah lebih dari cukup. Maka saya izinkan untuk dikembangkan TOD-TOD yang ada. Nanti TOD pengembangannya seperti pengalaman kita di MRT, dikerjasamakan antara Pemerintah DKI Jakarta dengan MRT," ucapnya.
Diketahui LRT Jakarta yang saat ini telah beroperasi dimulai dari Stasiun Pegangsaan Dua menuju Velodrome Rawamangun. Perpanjangan lintasan dari Velodrome ke Manggarai ditargetkan rampung Agustus 2026.
Pramono berharap, Presiden Prabowo Subianto bisa meresmikan rute Velodrome-Manggarai pada Agustus mendatang. "Sekarang ini progresnya (Velodrome-Manggarai) sudah 95 persen dan kita mengharapkan pada bulan Agustus bisa diresmikan oleh Bapak Presiden," kata Pramono.
Pramono menjajal lintasan LRT Jakarta dari stasiun Pegangsaan Dua hingga Stasiun Kayu Manis pada Selasa (14/7/2026). Proyek LRT Fase 1A dan Fase 1B akan menghubungkan Stasiun Pegangsaan Dua hingga Stasiun Manggarai.
Proyek LRT Fase 1A Pegangsaan Dua-Velodrome saat ini telah beroperasi dan bisa digunakan masyarakat. Sementara, LRT Fase 1B Rawamangun-Manggarai ditargetkan Pramono beroperasi Agustus 2026.
"LRT Jakarta ini sepenuhnya dikelola oleh Pemerintah DKI Jakarta melalui Jakpro. Kemudian Jakpro mempunyai anak perusahaan yang namanya LRT Jakarta," kata Pramono.
"Intinya bahwa tiketnya tentunya tetap harus terjangkau oleh masyarakat," kata Pramono di Stasiun LRT Rawamangun, Selasa (14/7/2026).
Pramono menyampaikan, pihaknya akan melakukan kajian mendalam untuk memutuskan besaran tarif LRT Jakarta. Menurutnya, skema penentuan tarif LRT tidak akan jauh beda ketika pihaknya memutuskan tarif MRT.
"Tetapi sekali lagi saya minta tadi di dalam LRT, di kereta, kami juga diskusi mengenai itu. Patokan yang digunakan untuk menghitung MRT itu bisa digunakan referensinya untuk LRT. Walaupun tentunya LRT pasti ininya berbeda."
Baca Juga: LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Tersambung 100 Persen, Ditargetkan Beroperasi Agustus 2026
Dalam kesempatan itu, Pramono juga mengizinkan pengembangan Transit Oriented Development (TOD) pada sejumlah stasiun LRT rute Pegangsaan Dua-Manggarai. Politikus PDIP ini menilai, pengembangan TOD sangat dimungkinkan karena LRT Jakarta tak perlu menambah depo lagi.
"Karena depo yang ada di Kelapa Gading sudah lebih dari cukup. Maka saya izinkan untuk dikembangkan TOD-TOD yang ada. Nanti TOD pengembangannya seperti pengalaman kita di MRT, dikerjasamakan antara Pemerintah DKI Jakarta dengan MRT," ucapnya.
Diketahui LRT Jakarta yang saat ini telah beroperasi dimulai dari Stasiun Pegangsaan Dua menuju Velodrome Rawamangun. Perpanjangan lintasan dari Velodrome ke Manggarai ditargetkan rampung Agustus 2026.
Pramono berharap, Presiden Prabowo Subianto bisa meresmikan rute Velodrome-Manggarai pada Agustus mendatang. "Sekarang ini progresnya (Velodrome-Manggarai) sudah 95 persen dan kita mengharapkan pada bulan Agustus bisa diresmikan oleh Bapak Presiden," kata Pramono.
Pramono menjajal lintasan LRT Jakarta dari stasiun Pegangsaan Dua hingga Stasiun Kayu Manis pada Selasa (14/7/2026). Proyek LRT Fase 1A dan Fase 1B akan menghubungkan Stasiun Pegangsaan Dua hingga Stasiun Manggarai.
Proyek LRT Fase 1A Pegangsaan Dua-Velodrome saat ini telah beroperasi dan bisa digunakan masyarakat. Sementara, LRT Fase 1B Rawamangun-Manggarai ditargetkan Pramono beroperasi Agustus 2026.
"LRT Jakarta ini sepenuhnya dikelola oleh Pemerintah DKI Jakarta melalui Jakpro. Kemudian Jakpro mempunyai anak perusahaan yang namanya LRT Jakarta," kata Pramono.
(zik)
Lihat Juga :