Kecelakaan Maut Tewaskan 12 Orang di Pantura Indramayu, DPR: Pikap Angkut Penumpang Itu Ilegal!
Senin, 13 Juli 2026 - 17:05 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Ini Identitas 12 Korban Meninggal dan 6 Luka Akibat Kecelakaan Maut di Pantura
Ketua DPP PKB ini meminta Kementerian Perhubungan tidak hanya sekadar mengeluarkan imbauan, tetapi harus memperkuat pengawasan di lapangan dan menggencarkan kampanye edukasi keselamatan kepada masyarakat. Menurutnya kesadaran kolektif harus dibangun agar masyarakat tidak lagi mempertaruhkan nyawa dengan menumpang kendaraan yang bukan peruntukannya.
"Kampanye keselamatan harus terus digencarkan. Masyarakat perlu diberikan pemahaman bahwa menggunakan kendaraan angkutan barang untuk membawa penumpang merupakan praktik yang sangat berbahaya. Kesadaran kolektif harus dibangun agar keselamatan menjadi prioritas bersama," ujar legislator asal Jawa Barat.
Selain menyoroti aspek edukasi, Huda mendesak kepolisian melakukan investigasi menyeluruh guna mengurai akar penyebab kecelakaan. Penyelidikan wajib mencakup seluruh variabel, mulai dari kelayakan kendaraan, kecepatan saat kejadian, hingga kelaikan infrastruktur jalan di sekitar lokasi putaran balik tersebut.
"Investigasi harus dilakukan secara komprehensif. Semua harus diungkap secara transparan agar menjadi pelajaran untuk mencegah tragedi serupa di masa mendatang," pungkasnya.
Diketahui sebanyak 12 korban tewas dalam kecelakaan maut di Jalur Pantura Indramayu. Para korban diketahui merupakan rombongan pengantar pengantin yang menumpangi mobil pikap.
Mereka meninggal dunia setelah kendaraan yang ditumpangi mengalami kecelakaan hebat melibatkan truk di Jalur Pantura Indramayu di Kiajaran. Sementara itu, enam korban lainnya yang mengalami luka-luka masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Mitra Plumbon Indramayu.
Ketua DPP PKB ini meminta Kementerian Perhubungan tidak hanya sekadar mengeluarkan imbauan, tetapi harus memperkuat pengawasan di lapangan dan menggencarkan kampanye edukasi keselamatan kepada masyarakat. Menurutnya kesadaran kolektif harus dibangun agar masyarakat tidak lagi mempertaruhkan nyawa dengan menumpang kendaraan yang bukan peruntukannya.
"Kampanye keselamatan harus terus digencarkan. Masyarakat perlu diberikan pemahaman bahwa menggunakan kendaraan angkutan barang untuk membawa penumpang merupakan praktik yang sangat berbahaya. Kesadaran kolektif harus dibangun agar keselamatan menjadi prioritas bersama," ujar legislator asal Jawa Barat.
Selain menyoroti aspek edukasi, Huda mendesak kepolisian melakukan investigasi menyeluruh guna mengurai akar penyebab kecelakaan. Penyelidikan wajib mencakup seluruh variabel, mulai dari kelayakan kendaraan, kecepatan saat kejadian, hingga kelaikan infrastruktur jalan di sekitar lokasi putaran balik tersebut.
"Investigasi harus dilakukan secara komprehensif. Semua harus diungkap secara transparan agar menjadi pelajaran untuk mencegah tragedi serupa di masa mendatang," pungkasnya.
Diketahui sebanyak 12 korban tewas dalam kecelakaan maut di Jalur Pantura Indramayu. Para korban diketahui merupakan rombongan pengantar pengantin yang menumpangi mobil pikap.
Mereka meninggal dunia setelah kendaraan yang ditumpangi mengalami kecelakaan hebat melibatkan truk di Jalur Pantura Indramayu di Kiajaran. Sementara itu, enam korban lainnya yang mengalami luka-luka masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Mitra Plumbon Indramayu.
Lihat Juga :