Resmikan SDH Global di Bali, PHG: Perkuat Pendidikan Pencetak Generasi Berkarakter
Kamis, 02 Juli 2026 - 16:14 WIB
loading...
Presiden Pelita Harapan Group Stephanie Riady saat peresmian SDH Global Bali di Denpasar. Foto/istimewa
A
A
A
BALI - Pelita Harapan Group (PHG) resmi membuka SDH Global Bali sebagai bagian dari penguatan ekosistem pendidikan berkarakter yang menempatkan pembentukan manusia seutuhnya sebagai fondasi utama. Kehadiran sekolah ini menjadi tonggak penting bagi PHG sebagai sekolah ke-70 yang dikembangkan selama lebih dari tiga dekade dalam membangun pendidikan berkualitas di Indonesia.
Hal itu disampaikan Presiden Pelita Harapan Group Stephanie Riady saat peresmian SDH Global Bali di Denpasar Rabu, 1 Juli 2026. “Membangun sekolah bukan sekadar menghadirkan bangunan fisik, melainkan membangun harapan, membentuk karakter, dan mempersiapkan generasi yang akan menentukan masa depan bangsa,” ujarnya dikutip Kamis (2/6/2026).
Stephanie mengenang pengalaman masa kecil yang hingga kini terus membekas dalam hidupnya. Stephanie bercerita, ketika masih kecil ayahnya pernah mengajaknya melihat sebidang tanah yang saat itu masih kosong. Sang ayah mengatakan suatu hari nanti di lokasi tersebut akan berdiri sebuah sekolah. Bertahun-tahun kemudian, sekolah itu benar-benar terwujud, dan Stephanie menjadi salah satu murid yang belajar di sana.
"Pengalaman itu mengajarkan saya bahwa setiap sekolah selalu berawal dari sebuah harapan. Sekolah bukan hanya tempat berdirinya gedung, tetapi tempat lahirnya mimpi, karakter, dan masa depan banyak anak," ujarnya.
Baca juga: SDH Depok Komitmen Bangun Pendidikan Karakter hingga Pengembangan Kepemimpinan
Menurut Stephanie, pengalaman tersebut menjadi pengingat bahwa setiap keputusan membangun sekolah sesungguhnya merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan Indonesia. Selama lebih dari 30 tahun Pelita Harapan Group terus mengembangkan ekosistem pendidikan yang berlandaskan standar internasional dengan komitmen membentuk peserta didik yang memiliki true knowledge, true faith, dan true character. Filosofi tersebut menjadi landasan dalam setiap sekolah yang dibangun, termasuk SDH Global Bali.
"Hari ini kami bersyukur dapat menghadirkan sekolah ke-70 dalam ekosistem Pelita Harapan Group. Setiap sekolah yang kami bangun membawa visi yang sama, yaitu menjadi berkat bagi Indonesia dan dunia melalui pendidikan yang membentuk manusia secara utuh," katanya.
Stephanie menambahkan, tantangan dunia yang terus berubah menuntut pendidikan tidak hanya menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, kepedulian, kemampuan berpikir kritis, serta kesiapan untuk berkontribusi bagi masyarakat. Oleh karena itu, Stephanie menegaskan bahwa pendidikan tidak dapat dibebankan hanya kepada sekolah atau guru.
"Pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Ketika keluarga, sekolah, pemerintah, dan masyarakat berjalan bersama, sekolah akan menjadi tempat lahirnya generasi yang bertumbuh secara holistik, unggul dalam pengetahuan, kuat dalam karakter, dan siap memberikan dampak positif bagi sesama," ujarnya.
Lihat video: ERA BARU PENDIDIKAN: GANTI ATURAN, GANTI MASA DEPAN?
Di balik hadirnya SDH Global Bali, tersimpan kisah yang sarat makna. Sekolah ini dimiliki oleh alumnus angkatan pertama Sekolah Pelita Harapan (SPH) Lippo Village yang mendirikan sekolah tersebut sebagai wujud kontribusinya bagi dunia pendidikan di Bali.
Stephanie mengatakan, kisah tersebut menjadi bukti bahwa dampak pendidikan dapat terus hidup lintas generasi. “Ketika seorang alumni membangun sekolah lalu mempercayakannya kembali kepada ekosistem yang pernah membentuknya, itu menunjukkan bahwa pendidikan tidak berhenti pada kelulusan. Pendidikan melahirkan orang-orang yang kelak kembali membangun pendidikan bagi generasi berikutnya," ujar Stephanie.
Menurut Stephanie, hal itu menjadi pengingat bahwa keberhasilan sebuah sekolah tidak hanya diukur dari prestasi lulusannya, tetapi juga dari dampak yang mereka berikan bagi masyarakat dan masa depan bangsa.
Gubernur Bali yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kota Denpasar Anak Agung Gede Wiratama menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Pelita Harapan Group yang memilih Bali sebagai lokasi pengembangan ekosistem pendidikannya.
Menurutnya, selama lebih dari tiga dekade Pelita Harapan Group telah menunjukkan konsistensinya dalam menghadirkan pendidikan berkualitas yang berkontribusi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
"Kami menyambut baik kehadiran Yayasan Pendidikan Pelita Harapan di Bali. Kami berharap sekolah ini memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat sekaligus memperkuat upaya mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, berbudaya, dan berkualitas," katanya.
Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan pendidikan di Bali, khususnya Kota Denpasar, terus menunjukkan perkembangan yang positif. Pada 2025, indeks pendidikan Kota Denpasar mencapai 85,63, melampaui rata-rata nasional. Capaian tersebut menjadi cerminan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan sejalan dengan visi Denpasar sebagai Smart City.
Menurutnya, konsep Smart City bukan hanya tentang pemanfaatan teknologi, tetapi juga bagaimana pembangunan mampu berjalan selaras dengan nilai-nilai budaya yang menjadi identitas masyarakat Bali.
Oleh sebab itu, ia menilai pendidikan karakter harus tetap menjadi fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul di tengah perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
"Sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, keluarga, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci untuk melahirkan generasi yang memiliki daya saing global tanpa kehilangan akar budaya dan nilai-nilai luhur yang menjadi jati diri bangsa," ujarnya.
Kehadiran SDH Global Bali diharapkan menjadi ruang kolaborasi yang memperkuat kualitas pendidikan di Pulau Dewata sekaligus memperkaya pilihan masyarakat akan pendidikan yang tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga membangun karakter, kepemimpinan, dan kepedulian sosial.
Di tengah perubahan dunia yang berlangsung semakin cepat, investasi terbaik bagi masa depan tetap dimulai dari pendidikan yang memanusiakan manusia. Melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, sekolah diharapkan menjadi tempat lahirnya generasi Indonesia yang tidak hanya siap menghadapi tantangan global, tetapi juga mampu membawa nilai, harapan, dan manfaat bagi masyarakat, bangsa, serta dunia.
Hal itu disampaikan Presiden Pelita Harapan Group Stephanie Riady saat peresmian SDH Global Bali di Denpasar Rabu, 1 Juli 2026. “Membangun sekolah bukan sekadar menghadirkan bangunan fisik, melainkan membangun harapan, membentuk karakter, dan mempersiapkan generasi yang akan menentukan masa depan bangsa,” ujarnya dikutip Kamis (2/6/2026).
Stephanie mengenang pengalaman masa kecil yang hingga kini terus membekas dalam hidupnya. Stephanie bercerita, ketika masih kecil ayahnya pernah mengajaknya melihat sebidang tanah yang saat itu masih kosong. Sang ayah mengatakan suatu hari nanti di lokasi tersebut akan berdiri sebuah sekolah. Bertahun-tahun kemudian, sekolah itu benar-benar terwujud, dan Stephanie menjadi salah satu murid yang belajar di sana.
"Pengalaman itu mengajarkan saya bahwa setiap sekolah selalu berawal dari sebuah harapan. Sekolah bukan hanya tempat berdirinya gedung, tetapi tempat lahirnya mimpi, karakter, dan masa depan banyak anak," ujarnya.
Baca juga: SDH Depok Komitmen Bangun Pendidikan Karakter hingga Pengembangan Kepemimpinan
Menurut Stephanie, pengalaman tersebut menjadi pengingat bahwa setiap keputusan membangun sekolah sesungguhnya merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan Indonesia. Selama lebih dari 30 tahun Pelita Harapan Group terus mengembangkan ekosistem pendidikan yang berlandaskan standar internasional dengan komitmen membentuk peserta didik yang memiliki true knowledge, true faith, dan true character. Filosofi tersebut menjadi landasan dalam setiap sekolah yang dibangun, termasuk SDH Global Bali.
"Hari ini kami bersyukur dapat menghadirkan sekolah ke-70 dalam ekosistem Pelita Harapan Group. Setiap sekolah yang kami bangun membawa visi yang sama, yaitu menjadi berkat bagi Indonesia dan dunia melalui pendidikan yang membentuk manusia secara utuh," katanya.
Stephanie menambahkan, tantangan dunia yang terus berubah menuntut pendidikan tidak hanya menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, kepedulian, kemampuan berpikir kritis, serta kesiapan untuk berkontribusi bagi masyarakat. Oleh karena itu, Stephanie menegaskan bahwa pendidikan tidak dapat dibebankan hanya kepada sekolah atau guru.
"Pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Ketika keluarga, sekolah, pemerintah, dan masyarakat berjalan bersama, sekolah akan menjadi tempat lahirnya generasi yang bertumbuh secara holistik, unggul dalam pengetahuan, kuat dalam karakter, dan siap memberikan dampak positif bagi sesama," ujarnya.
Lihat video: ERA BARU PENDIDIKAN: GANTI ATURAN, GANTI MASA DEPAN?
Di balik hadirnya SDH Global Bali, tersimpan kisah yang sarat makna. Sekolah ini dimiliki oleh alumnus angkatan pertama Sekolah Pelita Harapan (SPH) Lippo Village yang mendirikan sekolah tersebut sebagai wujud kontribusinya bagi dunia pendidikan di Bali.
Stephanie mengatakan, kisah tersebut menjadi bukti bahwa dampak pendidikan dapat terus hidup lintas generasi. “Ketika seorang alumni membangun sekolah lalu mempercayakannya kembali kepada ekosistem yang pernah membentuknya, itu menunjukkan bahwa pendidikan tidak berhenti pada kelulusan. Pendidikan melahirkan orang-orang yang kelak kembali membangun pendidikan bagi generasi berikutnya," ujar Stephanie.
Menurut Stephanie, hal itu menjadi pengingat bahwa keberhasilan sebuah sekolah tidak hanya diukur dari prestasi lulusannya, tetapi juga dari dampak yang mereka berikan bagi masyarakat dan masa depan bangsa.
Gubernur Bali yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kota Denpasar Anak Agung Gede Wiratama menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Pelita Harapan Group yang memilih Bali sebagai lokasi pengembangan ekosistem pendidikannya.
Menurutnya, selama lebih dari tiga dekade Pelita Harapan Group telah menunjukkan konsistensinya dalam menghadirkan pendidikan berkualitas yang berkontribusi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
"Kami menyambut baik kehadiran Yayasan Pendidikan Pelita Harapan di Bali. Kami berharap sekolah ini memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat sekaligus memperkuat upaya mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, berbudaya, dan berkualitas," katanya.
Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan pendidikan di Bali, khususnya Kota Denpasar, terus menunjukkan perkembangan yang positif. Pada 2025, indeks pendidikan Kota Denpasar mencapai 85,63, melampaui rata-rata nasional. Capaian tersebut menjadi cerminan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan sejalan dengan visi Denpasar sebagai Smart City.
Menurutnya, konsep Smart City bukan hanya tentang pemanfaatan teknologi, tetapi juga bagaimana pembangunan mampu berjalan selaras dengan nilai-nilai budaya yang menjadi identitas masyarakat Bali.
Oleh sebab itu, ia menilai pendidikan karakter harus tetap menjadi fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul di tengah perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
"Sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, keluarga, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci untuk melahirkan generasi yang memiliki daya saing global tanpa kehilangan akar budaya dan nilai-nilai luhur yang menjadi jati diri bangsa," ujarnya.
Kehadiran SDH Global Bali diharapkan menjadi ruang kolaborasi yang memperkuat kualitas pendidikan di Pulau Dewata sekaligus memperkaya pilihan masyarakat akan pendidikan yang tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga membangun karakter, kepemimpinan, dan kepedulian sosial.
Di tengah perubahan dunia yang berlangsung semakin cepat, investasi terbaik bagi masa depan tetap dimulai dari pendidikan yang memanusiakan manusia. Melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, sekolah diharapkan menjadi tempat lahirnya generasi Indonesia yang tidak hanya siap menghadapi tantangan global, tetapi juga mampu membawa nilai, harapan, dan manfaat bagi masyarakat, bangsa, serta dunia.
(cip)
Lihat Juga :