Keterbatasan SDM Jadi Tantangan di Papua, Talius Tabuni Dukung Penguatan Program Beasiswa Puncak Cerdas
Selasa, 30 Juni 2026 - 17:21 WIB
loading...
Ketua Komisi III DPRK Kabupaten Puncak Talius Tabuni. Foto: Sindonews
A
A
A
PEGUNUNGAN PAPUA - Kesenjangan kualitas sumber daya manusia masih menjadi tantangan utama dalam pembangunan di wilayah Pegunungan Papua . Karena itu, perluasan akses pendidikan tinggi dinilai menjadi langkah penting untuk menyiapkan tenaga profesional dan calon pemimpin daerah yang mampu menjawab kebutuhan pembangunan jangka panjang.
Upaya tersebut menjadi salah satu fokus Pemerintah Kabupaten Puncak melalui Program Beasiswa Puncak Cerdas. Pada tahap kedua program itu, sebanyak 317 mahasiswa diberangkatkan ke berbagai kota studi, termasuk Semarang dan sekitarnya untuk melanjutkan pendidikan tinggi sebagai bagian dari penguatan kualitas sumber daya manusia daerah.
Baca juga: Jadi Ketua DPW Papua Pegunungan, John Richard Banua Siap Majukan Perindo
Ketua Komisi III DPRK Kabupaten Puncak Talius Tabuni menilai program tersebut merupakan investasi strategis yang dampaknya tidak hanya dirasakan penerima beasiswa, tetapi juga oleh pembangunan daerah dalam jangka panjang.
“Saya selaku Ketua Komisi III memberikan apresiasi yang tinggi kepada Bupati Puncak Elvis Tabuni. Ini adalah langkah tepat dan sejalan dengan visi pembangunan Provinsi Papua Tengah yakni membangun daerah melalui sumber daya manusianya sendiri. Sebanyak 317 anak ini merupakan investasi jangka panjang yang kelak akan kembali mengabdi untuk membangun Kabupaten Puncak maupun Papua Tengah,” ujar Talius Tabuni, Selasa (30/6/2026).
Dia menegaskan pembangunan Papua tidak dapat hanya bertumpu pada pembangunan fisik dan infrastruktur. Peningkatan kualitas pendidikan harus berjalan beriringan agar daerah memiliki kapasitas sumber daya manusia yang mampu mengelola pembangunan secara berkelanjutan.
Kebutuhan tersebut dinilai semakin mendesak karena Papua membutuhkan lebih banyak tenaga profesional di berbagai sektor, mulai dari pemerintahan, pendidikan, kesehatan hingga ekonomi. Kehadiran program beasiswa dinilai dapat membuka akses yang lebih luas bagi generasi muda untuk memperoleh pendidikan yang sebelumnya sulit dijangkau.
“Kita harus menyiapkan pemimpin masa depan Papua sejak sekarang. Mereka adalah generasi yang akan meneruskan pembangunan dan membawa perubahan bagi tanah Papua,” ucapnya.
Politikus Partai Perindo ini juga menekankan keberlanjutan program menjadi faktor penting agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. Dia berharap Program Beasiswa Puncak Cerdas terus dilanjutkan dan mampu menjangkau lebih banyak putra-putri daerah yang memiliki potensi akademik.
“Ke depan, pemerintah daerah juga perlu memastikan adanya peta kebutuhan tenaga kerja dan profesi strategis di Kabupaten Puncak. Dengan begitu, program beasiswa tidak hanya memperluas akses pendidikan, tetapi juga menghasilkan lulusan yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan daerah baik di sektor pendidikan, kesehatan, pemerintahan maupun ekonomi masyarakat,” kata Talius.
Program Beasiswa Puncak Cerdas merupakan salah satu program Pemerintah Kabupaten Puncak yang dirancang untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi putra-putri daerah. Melalui program tersebut, pemerintah daerah berupaya mencetak generasi unggul yang diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi kerakyatan dan memperkuat kemandirian Papua melalui peningkatan kualitas sumber daya manusianya.
Upaya tersebut menjadi salah satu fokus Pemerintah Kabupaten Puncak melalui Program Beasiswa Puncak Cerdas. Pada tahap kedua program itu, sebanyak 317 mahasiswa diberangkatkan ke berbagai kota studi, termasuk Semarang dan sekitarnya untuk melanjutkan pendidikan tinggi sebagai bagian dari penguatan kualitas sumber daya manusia daerah.
Baca juga: Jadi Ketua DPW Papua Pegunungan, John Richard Banua Siap Majukan Perindo
Ketua Komisi III DPRK Kabupaten Puncak Talius Tabuni menilai program tersebut merupakan investasi strategis yang dampaknya tidak hanya dirasakan penerima beasiswa, tetapi juga oleh pembangunan daerah dalam jangka panjang.
“Saya selaku Ketua Komisi III memberikan apresiasi yang tinggi kepada Bupati Puncak Elvis Tabuni. Ini adalah langkah tepat dan sejalan dengan visi pembangunan Provinsi Papua Tengah yakni membangun daerah melalui sumber daya manusianya sendiri. Sebanyak 317 anak ini merupakan investasi jangka panjang yang kelak akan kembali mengabdi untuk membangun Kabupaten Puncak maupun Papua Tengah,” ujar Talius Tabuni, Selasa (30/6/2026).
Dia menegaskan pembangunan Papua tidak dapat hanya bertumpu pada pembangunan fisik dan infrastruktur. Peningkatan kualitas pendidikan harus berjalan beriringan agar daerah memiliki kapasitas sumber daya manusia yang mampu mengelola pembangunan secara berkelanjutan.
Kebutuhan tersebut dinilai semakin mendesak karena Papua membutuhkan lebih banyak tenaga profesional di berbagai sektor, mulai dari pemerintahan, pendidikan, kesehatan hingga ekonomi. Kehadiran program beasiswa dinilai dapat membuka akses yang lebih luas bagi generasi muda untuk memperoleh pendidikan yang sebelumnya sulit dijangkau.
“Kita harus menyiapkan pemimpin masa depan Papua sejak sekarang. Mereka adalah generasi yang akan meneruskan pembangunan dan membawa perubahan bagi tanah Papua,” ucapnya.
Politikus Partai Perindo ini juga menekankan keberlanjutan program menjadi faktor penting agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. Dia berharap Program Beasiswa Puncak Cerdas terus dilanjutkan dan mampu menjangkau lebih banyak putra-putri daerah yang memiliki potensi akademik.
“Ke depan, pemerintah daerah juga perlu memastikan adanya peta kebutuhan tenaga kerja dan profesi strategis di Kabupaten Puncak. Dengan begitu, program beasiswa tidak hanya memperluas akses pendidikan, tetapi juga menghasilkan lulusan yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan daerah baik di sektor pendidikan, kesehatan, pemerintahan maupun ekonomi masyarakat,” kata Talius.
Program Beasiswa Puncak Cerdas merupakan salah satu program Pemerintah Kabupaten Puncak yang dirancang untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi putra-putri daerah. Melalui program tersebut, pemerintah daerah berupaya mencetak generasi unggul yang diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi kerakyatan dan memperkuat kemandirian Papua melalui peningkatan kualitas sumber daya manusianya.
(jon)
Lihat Juga :