Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Ingatkan Potensi Hujan dan Gelombang Tinggi
Selasa, 30 Juni 2026 - 11:21 WIB
loading...
BMKG mengimbau masyarakat waspada terhadap hujan dan gelombang tinggi akibat Bibit Siklon Tropis 96W. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan Bibit Siklon Tropis 96W mulai terbentuk pada 27 Juni 2026 pukul 07.00 WIB. Saat ini, sistem cuaca tersebut berada di daratan Filipina, di sebelah utara Sulawesi Utara.
BMKG menyebut Bibit Siklon Tropis 96W memiliki peluang rendah untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan dan diperkirakan bergerak ke arah barat laut.
"Dalam 24 jam ke depan, Bibit Siklon Tropis 96W memiliki peluang rendah untuk menjadi siklon tropis dan bergerak ke arah barat laut," tulis BMKG, Selasa (30/6/2026).
Baca juga: Deteksi Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Imbau Masyarakat Waspada Gelombang Tinggi
Meski berpeluang rendah berkembang menjadi siklon tropis, keberadaan Bibit Siklon Tropis 96W memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca di Indonesia. BMKG memprakirakan hujan dengan intensitas sedang berpotensi terjadi di Kalimantan Utara.
Selain itu, gelombang laut setinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpotensi terjadi di Perairan Kepulauan Sangihe hingga Kepulauan Talaud, Laut Maluku, dan Samudera Pasifik di utara Maluku.
Lihat video: Pakar Hidrometeorologi Ungkap Kesiapan Indonesia untuk Hadapi Siklon Tropis
BMKG mengimbau masyarakat, terutama warga pesisir dan pelaku pelayaran di wilayah terdampak, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi.
"Masyarakat juga diminta terus memantau perkembangan cuaca dan peringatan dini yang dikeluarkan BMKG guna mengantisipasi potensi dampak yang ditimbulkan oleh Bibit Siklon Tropis 96W," imbaunya.
BMKG menyebut Bibit Siklon Tropis 96W memiliki peluang rendah untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan dan diperkirakan bergerak ke arah barat laut.
"Dalam 24 jam ke depan, Bibit Siklon Tropis 96W memiliki peluang rendah untuk menjadi siklon tropis dan bergerak ke arah barat laut," tulis BMKG, Selasa (30/6/2026).
Baca juga: Deteksi Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Imbau Masyarakat Waspada Gelombang Tinggi
Meski berpeluang rendah berkembang menjadi siklon tropis, keberadaan Bibit Siklon Tropis 96W memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca di Indonesia. BMKG memprakirakan hujan dengan intensitas sedang berpotensi terjadi di Kalimantan Utara.
Selain itu, gelombang laut setinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpotensi terjadi di Perairan Kepulauan Sangihe hingga Kepulauan Talaud, Laut Maluku, dan Samudera Pasifik di utara Maluku.
Lihat video: Pakar Hidrometeorologi Ungkap Kesiapan Indonesia untuk Hadapi Siklon Tropis
BMKG mengimbau masyarakat, terutama warga pesisir dan pelaku pelayaran di wilayah terdampak, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi.
"Masyarakat juga diminta terus memantau perkembangan cuaca dan peringatan dini yang dikeluarkan BMKG guna mengantisipasi potensi dampak yang ditimbulkan oleh Bibit Siklon Tropis 96W," imbaunya.
(cip)
Lihat Juga :