Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Setinggi 1.000 Meter, Waspada Hujan Abu
Selasa, 30 Juni 2026 - 08:44 WIB
loading...
Gunung Lewotobi Laki-laki, Nusa Tenggara Timur mengalami erupsi pada Selasa (30/6/2026) pukul 07:21 WITA. Foto: PVMBG
A
A
A
NTT - Gunung Lewotobi Laki-laki, Nusa Tenggara Timur mengalami erupsi pada Selasa (30/6/2026) pukul 07:21 WITA. PVMBG mencatat tinggi kolom abu vulkanik teramati sekitar 1.000 meter di atas puncak (sekitar 2.584 m di atas permukaan laut).
"Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah utara dan timur laut. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 14.8 mm dan durasi sekitar 2 menit 39 detik," tulis PVMBG dalam keterangan tertulisnya.
Saat ini, Gunung Lewotobi Laki-laki berada pada Status Level III (Siaga) dengan rekomendasi masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 5 Km dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.
Baca juga: Mutasi Besar di Polda Lampung, Kapolresta hingga 6 Kapolres Diganti
"Masyarakat agar tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yan tidak jelas sumbernya," imbau PVMBG.
PVMBG juga meminta masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi terutama daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng jaya, Boru, Nawakote.
"Masyarakat yang terdampak hujan abu Gunung Lewotobi Laki-laki, memakai masker/penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernapasan," imbaunya.
"Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah utara dan timur laut. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 14.8 mm dan durasi sekitar 2 menit 39 detik," tulis PVMBG dalam keterangan tertulisnya.
Saat ini, Gunung Lewotobi Laki-laki berada pada Status Level III (Siaga) dengan rekomendasi masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 5 Km dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.
Baca juga: Mutasi Besar di Polda Lampung, Kapolresta hingga 6 Kapolres Diganti
"Masyarakat agar tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yan tidak jelas sumbernya," imbau PVMBG.
PVMBG juga meminta masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi terutama daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng jaya, Boru, Nawakote.
"Masyarakat yang terdampak hujan abu Gunung Lewotobi Laki-laki, memakai masker/penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernapasan," imbaunya.
(rca)
Lihat Juga :