Pemprov DKI Jakarta Bersama Ewindo Perkuat Pengembangan Pertanian Perkotaan
Senin, 22 Juni 2026 - 18:28 WIB
loading...
A
A
A
Jakarta Selatan mengawali penanaman pada Februari dengan Labu Madu F1, disusul Jakarta Pusat dengan Tomat Martha F1, Jakarta Utara dengan Semangka Palguna F1, Jakarta Timur dengan Jagung Manis Bonanza MB F1, dan Jakarta Barat pada 19 Juni dengan Labu Madu F1 serta Melon Kuning Alisha F1 sebagai penutup rangkaian Tanam Raya tahun ini.
Sebelum penanaman dilakukan, para peserta memperoleh edukasi mengenai teknik budidaya yang baik, pemanfaatan lahan sempit, serta penggunaan benih bermutu. Pendampingan kemudian dilakukan secara berkala hingga masa panen melalui monitoring di 42 kecamatan untuk memastikan tanaman tumbuh optimal.
Lihat video: Desa Tematik Ketahanan Pangan
Vice President Director PT East West Seed Indonesia Isak Heryawan, mengatakan keterlibatan Ewindo merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung berbagai inisiatif yang mendorong masyarakat semakin dekat dengan pertanian.
“Kami percaya bahwa ketahanan pangan kota dimulai dari ketahanan lingkungan dan keterlibatan masyarakat di dalamnya. Urban farming bukan hanya tentang menanam pangan, tetapi juga menghadirkan akses terhadap pangan segar dan sehat, sekaligus membangun kota yang lebih hijau, sehat, dan tangguh menghadapi tantangan perubahan iklim. Karena itu, kami mengapresiasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang terus mendorong urban farming sebagai gerakan bersama masyarakat,” ujar Isak.
Bagi Jakarta, pertanian perkotaan tidak hanya menjadi solusi untuk memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga bagian dari upaya membangun kota yang lebih tangguh menghadapi tantangan perubahan iklim. Kebun-kebun yang tumbuh di pekarangan rumah, RPTRA, gang hijau, hingga atap gedung mampu menambah ruang hijau produktif, memperbaiki kualitas udara, sekaligus memperpendek rantai distribusi pangan.
Sebelum penanaman dilakukan, para peserta memperoleh edukasi mengenai teknik budidaya yang baik, pemanfaatan lahan sempit, serta penggunaan benih bermutu. Pendampingan kemudian dilakukan secara berkala hingga masa panen melalui monitoring di 42 kecamatan untuk memastikan tanaman tumbuh optimal.
Lihat video: Desa Tematik Ketahanan Pangan
Vice President Director PT East West Seed Indonesia Isak Heryawan, mengatakan keterlibatan Ewindo merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung berbagai inisiatif yang mendorong masyarakat semakin dekat dengan pertanian.
“Kami percaya bahwa ketahanan pangan kota dimulai dari ketahanan lingkungan dan keterlibatan masyarakat di dalamnya. Urban farming bukan hanya tentang menanam pangan, tetapi juga menghadirkan akses terhadap pangan segar dan sehat, sekaligus membangun kota yang lebih hijau, sehat, dan tangguh menghadapi tantangan perubahan iklim. Karena itu, kami mengapresiasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang terus mendorong urban farming sebagai gerakan bersama masyarakat,” ujar Isak.
Bagi Jakarta, pertanian perkotaan tidak hanya menjadi solusi untuk memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga bagian dari upaya membangun kota yang lebih tangguh menghadapi tantangan perubahan iklim. Kebun-kebun yang tumbuh di pekarangan rumah, RPTRA, gang hijau, hingga atap gedung mampu menambah ruang hijau produktif, memperbaiki kualitas udara, sekaligus memperpendek rantai distribusi pangan.
Lihat Juga :