119 Pekebun Morowali Ikuti Pelatihan Sawit di Palu, Fokus ISPO hingga Pemetaan Kebun
Minggu, 21 Juni 2026 - 10:48 WIB
loading...
A
A
A
Menurut dia, keberhasilan sektor perkebunan tidak hanya ditentukan oleh faktor lahan dan teknologi, tetapi juga kualitas sumber daya manusia yang mengelolanya.
Dalam pelatihan ISPO, peserta dibekali pemahaman terkait standar keberlanjutan, tata kelola kebun, legalitas, hingga aspek lingkungan. ISPO disebut menjadi instrumen penting untuk meningkatkan daya saing perkebunan nasional.
Sementara pada pelatihan panen dan pascapanen, peserta diajarkan teknik pemanenan yang tepat, menjaga kualitas tandan buah segar (TBS), hingga meminimalkan kehilangan hasil. “Panen yang benar akan menentukan kualitas dan pendapatan pekebun,” kata Gema.
Adapun pelatihan pemetaan lokasi perkebunan diarahkan untuk mendorong transformasi pengelolaan kebun berbasis data, termasuk pemetaan batas lahan, kondisi kebun, dan perencanaan produksi.
DGL Learning Institute juga mengembangkan sistem pembelajaran berbasis digital melalui Learning Management System (LMS) untuk memastikan proses pelatihan tidak berhenti setelah kelas selesai.
Dalam pelatihan ISPO, peserta dibekali pemahaman terkait standar keberlanjutan, tata kelola kebun, legalitas, hingga aspek lingkungan. ISPO disebut menjadi instrumen penting untuk meningkatkan daya saing perkebunan nasional.
Sementara pada pelatihan panen dan pascapanen, peserta diajarkan teknik pemanenan yang tepat, menjaga kualitas tandan buah segar (TBS), hingga meminimalkan kehilangan hasil. “Panen yang benar akan menentukan kualitas dan pendapatan pekebun,” kata Gema.
Adapun pelatihan pemetaan lokasi perkebunan diarahkan untuk mendorong transformasi pengelolaan kebun berbasis data, termasuk pemetaan batas lahan, kondisi kebun, dan perencanaan produksi.
DGL Learning Institute juga mengembangkan sistem pembelajaran berbasis digital melalui Learning Management System (LMS) untuk memastikan proses pelatihan tidak berhenti setelah kelas selesai.
Lihat Juga :