Soal Insiden di UGM, Wamentan: Kita Demokratis, Siap Diskusi dengan Siapapun
Selasa, 16 Juni 2026 - 10:11 WIB
loading...
A
A
A
"Kalau memang ada hal yang keliru yang kita laksanakan, kita perbaiki. Itu kan cerminan dari demokrasi. Kalau menurut saya, mohon maaf, orang boleh punya pendapat, tapi orang berpendapat, sama bolehnya dengan orang lain punya pendapat lain," tambahnya.
Ia bahkan menyatakan siap kembali hadir apabila diundang untuk berdiskusi di kemudian hari.
"Barangkali adik-adik tadi yang masih belum puas, kita mau diskusi lagi, saya siap diundang. Mau di Jakarta boleh, mau diundang ke Yogyakarta, tapi yang penting kita diskusi," tegas Sudaryono.
Sudaryono juga menyampaikan apresiasi kepada peserta yang tetap ingin mengikuti dialog dan menyampaikan pandangan mereka secara terbuka.
"Jadi sebetulnya sebagian besar juga pengen dengar, pengen bertanya, dan pengen menghakimi kami. Dan itu baik, tapi karena ada sekelompok tadi, akhirnya jadi tidak jalan," katanya.
"Kami intinya siap, walaupun nanti ada agenda lain, kita diundang lagi misalnya, kami nggak ada masalah. Atas dasar kita cinta sama negara, apapun kita kerjakan," tambah Sudaryono.
Menutup pernyataannya, Sudaryono menegaskan bahwa pemerintah tetap berkomitmen membuka ruang dialog dengan seluruh elemen masyarakat.
"Ini adalah bukti bahwa kami, saya khususnya, Pak Nusron, Pak Budiman, dan saya kira secara umum Presiden Prabowo dan seluruh perangkat pemerintahan ini adalah kita demokratis dan siap berdiskusi dan berdialog dengan siapapun," pungkasnya.
Ia bahkan menyatakan siap kembali hadir apabila diundang untuk berdiskusi di kemudian hari.
"Barangkali adik-adik tadi yang masih belum puas, kita mau diskusi lagi, saya siap diundang. Mau di Jakarta boleh, mau diundang ke Yogyakarta, tapi yang penting kita diskusi," tegas Sudaryono.
Sudaryono juga menyampaikan apresiasi kepada peserta yang tetap ingin mengikuti dialog dan menyampaikan pandangan mereka secara terbuka.
"Jadi sebetulnya sebagian besar juga pengen dengar, pengen bertanya, dan pengen menghakimi kami. Dan itu baik, tapi karena ada sekelompok tadi, akhirnya jadi tidak jalan," katanya.
"Kami intinya siap, walaupun nanti ada agenda lain, kita diundang lagi misalnya, kami nggak ada masalah. Atas dasar kita cinta sama negara, apapun kita kerjakan," tambah Sudaryono.
Menutup pernyataannya, Sudaryono menegaskan bahwa pemerintah tetap berkomitmen membuka ruang dialog dengan seluruh elemen masyarakat.
"Ini adalah bukti bahwa kami, saya khususnya, Pak Nusron, Pak Budiman, dan saya kira secara umum Presiden Prabowo dan seluruh perangkat pemerintahan ini adalah kita demokratis dan siap berdiskusi dan berdialog dengan siapapun," pungkasnya.
(shf)
Lihat Juga :