Nestapa Siswi SD di Sukabumi, Sudah Belajar 6 Bulan tapi Gagal Tuntaskan Ujian Olimpiade karena Listrik Mati
Kamis, 11 Juni 2026 - 18:29 WIB
loading...
Sebuah video yang memperlihatkan seorang siswi sekolah dasar menangis gara-gara tak selesai mengikuti Olimpiade Sains Nasional (OSN) akibat mati listrik viral. Foto/iNews TV/Budi Setiawan
A
A
A
SUKABUMI - Sebuah video yang memperlihatkan seorang siswi sekolah dasar (SD) menangis usai mengikuti Olimpiade Sains Nasional (OSN) viral di media sosial. Tangis itu pecah setelah dirinya gagal menyelesaikan ujian akibat listrikmati tiba-tiba di sekolahnya saat kompetisi masih berlangsung pada Senin 8 Juni 2026.
Siswi tersebut diketahui bernama Nadya Putrinda Paramitha, peserta OSN dari SD Negeri Gandasoli, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Dalam video yang beredar, Nadya tampak tak kuasa menahan air mata karena tidak dapat melanjutkan ujian yang telah dipersiapkannya selama berbulan-bulan.
Baca juga: Listrik di Sejumlah Kawasan Jakarta Padam, PLN: Gangguan di Beberapa Gardu Induk
Di balik tangisnya, tersimpan perjuangan panjang yang telah dijalani Nadya. Bersama peserta lainnya, ia menjalani berbagai persiapan selama hampir enam bulan demi menghadapi ajang akademik bergengsi tersebut.
Namun harapan untuk memberikan hasil terbaik pupus setelah aliran listrik di sekolah mendadak padam saat sesi terakhir OSN mata pelajaran IPS berlangsung.
"Saya kira awalnya cuma sebentar. Tapi pas dengar waktu ujian tinggal 15 menit lagi, saya mulai gelisah. Apalagi sudah disiapkan dari berbulan-bulan. Jadi saya panik," ujar Nadya dengan nada kecewa, dikutip Kamis (11/6/2026).
Baca juga: Pakar ITB Sebut Cuaca Berperan Besar dalam Blackout Sumatera
Menurut pengakuannya, saat listrik padam dirinya baru menyelesaikan sekitar 40 dari total 60 soal yang harus dikerjakan.
Pengawas OSN di sekolah tersebut, Isop Sopia menjelaskan gangguan listrik terjadi menjelang berakhirnya ujian.
"Kejadiannya di menit-menit akhir, sekitar 15 sampai 20 menit sebelum selesai. Sesi IPS berlangsung dari pukul 13.00 sampai 14.00 WIB. Menjelang pukul 14.00 tiba-tiba listrik mati. Kami menunggu sampai waktu habis, tetapi listrik tidak menyala kembali," kata Isop Sopia.
Akibat insiden tersebut, tiga siswa SD Negeri Gandasoli yang mengikuti OSN pada sesi tersebut tidak dapat menyelesaikan kompetisi hingga tuntas.
Pihak sekolah berharap kejadian ini menjadi bahan evaluasi bagi panitia penyelenggara maupun instansi terkait agar ke depan tersedia sistem antisipasi ketika terjadi gangguan teknis, sehingga tidak merugikan peserta yang telah berjuang mempersiapkan diri selama berbulan-bulan.
Video tangisan Nadya kini menuai simpati warganet. Banyak yang menyayangkan gangguan teknis tersebut dan memberikan dukungan moral kepada siswi berprestasi itu agar tetap semangat mengejar cita-citanya.
Siswi tersebut diketahui bernama Nadya Putrinda Paramitha, peserta OSN dari SD Negeri Gandasoli, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Dalam video yang beredar, Nadya tampak tak kuasa menahan air mata karena tidak dapat melanjutkan ujian yang telah dipersiapkannya selama berbulan-bulan.
Baca juga: Listrik di Sejumlah Kawasan Jakarta Padam, PLN: Gangguan di Beberapa Gardu Induk
Di balik tangisnya, tersimpan perjuangan panjang yang telah dijalani Nadya. Bersama peserta lainnya, ia menjalani berbagai persiapan selama hampir enam bulan demi menghadapi ajang akademik bergengsi tersebut.
Namun harapan untuk memberikan hasil terbaik pupus setelah aliran listrik di sekolah mendadak padam saat sesi terakhir OSN mata pelajaran IPS berlangsung.
"Saya kira awalnya cuma sebentar. Tapi pas dengar waktu ujian tinggal 15 menit lagi, saya mulai gelisah. Apalagi sudah disiapkan dari berbulan-bulan. Jadi saya panik," ujar Nadya dengan nada kecewa, dikutip Kamis (11/6/2026).
Baca juga: Pakar ITB Sebut Cuaca Berperan Besar dalam Blackout Sumatera
Menurut pengakuannya, saat listrik padam dirinya baru menyelesaikan sekitar 40 dari total 60 soal yang harus dikerjakan.
Pengawas OSN di sekolah tersebut, Isop Sopia menjelaskan gangguan listrik terjadi menjelang berakhirnya ujian.
"Kejadiannya di menit-menit akhir, sekitar 15 sampai 20 menit sebelum selesai. Sesi IPS berlangsung dari pukul 13.00 sampai 14.00 WIB. Menjelang pukul 14.00 tiba-tiba listrik mati. Kami menunggu sampai waktu habis, tetapi listrik tidak menyala kembali," kata Isop Sopia.
Akibat insiden tersebut, tiga siswa SD Negeri Gandasoli yang mengikuti OSN pada sesi tersebut tidak dapat menyelesaikan kompetisi hingga tuntas.
Pihak sekolah berharap kejadian ini menjadi bahan evaluasi bagi panitia penyelenggara maupun instansi terkait agar ke depan tersedia sistem antisipasi ketika terjadi gangguan teknis, sehingga tidak merugikan peserta yang telah berjuang mempersiapkan diri selama berbulan-bulan.
Video tangisan Nadya kini menuai simpati warganet. Banyak yang menyayangkan gangguan teknis tersebut dan memberikan dukungan moral kepada siswi berprestasi itu agar tetap semangat mengejar cita-citanya.
(shf)
Lihat Juga :