Bertemu Prabowo, Dirut KAI Bocorkan Rencana Stasiun Gambir Terintegrasi KRL
Kamis, 11 Juni 2026 - 18:19 WIB
loading...
Stasiun Gambir, Jakarta Pusat. Foto: Arif Julianto
A
A
A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memanggil Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidin ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (11/6/2026). Usai pertemuan dengan Prabowo, Bobby mengungkapkan rencana besar pengembangan Stasiun Gambir, Jakarta.
Dia menjelaskan saat ini tengah dilakukan proses renovasi Gambir menjadi stasiun nasional akan berlangsung selama dua tahun ke depan. "Gambir. Gambir akan dilakukan renovasi. Nah, kita nanti dalam dua tahun punya Gambir yang oke," ujarnya.
Bobby pun memastikan renovasi tersebut juga akan mencakup integrasi layanan KRL di Stasiun Gambir. "Nanti kita integrasikan dengan KRL," katanya.
![Bertemu Prabowo, Dirut KAI Bocorkan Rencana Stasiun Gambir Terintegrasi KRL]()
Baca juga: Naik Kereta di Stasiun Gambir Tak Perlu Tunjukkan Tiket, Cukup Pindai Wajah
Sementara itu, kata Bobby, fungsi Stasiun Manggarai sebagai simpul utama atau hub perjalanan kereta api tetap dipertahankan. "Manggarai (tetap) jadi hub, iya," sambung Bobby.
Selain membahas pengembangan Gambir, Bobby juga melaporkan progres penanganan perlintasan sebidang kepada Presiden.
Diketahui, pascakecelakaan KA di Bekasi beberapa waktu lalu, KAI terus mempercepat penutupan sejumlah titik perlintasan guna meningkatkan aspek keselamatan perjalanan kereta api.
"Apa lagi ya perlintasan sebidang ya, kita udah banyak yang udah kita tutup lah. Ada 172 yang udah tutup. Ada 490 lagi on progress kita tutup. Sisanya itu 1.148, itu nanti sudah sudah kita mulai untuk progres palang pintu," ungkap Bobby.
Untuk wilayah dengan jumlah penanganan terbanyak, Bobby menyebut kawasan Jakarta dan Jabodetabek menjadi prioritas. "Ya, yang paling banyaknya Jakarta. Jakarta, Jabodetabek paling banyak. Ada 166," pungkasnya.
Dia menjelaskan saat ini tengah dilakukan proses renovasi Gambir menjadi stasiun nasional akan berlangsung selama dua tahun ke depan. "Gambir. Gambir akan dilakukan renovasi. Nah, kita nanti dalam dua tahun punya Gambir yang oke," ujarnya.
Bobby pun memastikan renovasi tersebut juga akan mencakup integrasi layanan KRL di Stasiun Gambir. "Nanti kita integrasikan dengan KRL," katanya.

Baca juga: Naik Kereta di Stasiun Gambir Tak Perlu Tunjukkan Tiket, Cukup Pindai Wajah
Sementara itu, kata Bobby, fungsi Stasiun Manggarai sebagai simpul utama atau hub perjalanan kereta api tetap dipertahankan. "Manggarai (tetap) jadi hub, iya," sambung Bobby.
Selain membahas pengembangan Gambir, Bobby juga melaporkan progres penanganan perlintasan sebidang kepada Presiden.
Diketahui, pascakecelakaan KA di Bekasi beberapa waktu lalu, KAI terus mempercepat penutupan sejumlah titik perlintasan guna meningkatkan aspek keselamatan perjalanan kereta api.
"Apa lagi ya perlintasan sebidang ya, kita udah banyak yang udah kita tutup lah. Ada 172 yang udah tutup. Ada 490 lagi on progress kita tutup. Sisanya itu 1.148, itu nanti sudah sudah kita mulai untuk progres palang pintu," ungkap Bobby.
Untuk wilayah dengan jumlah penanganan terbanyak, Bobby menyebut kawasan Jakarta dan Jabodetabek menjadi prioritas. "Ya, yang paling banyaknya Jakarta. Jakarta, Jabodetabek paling banyak. Ada 166," pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :