Dukung Program MBG, Wali Kota Tangsel: Gizi Anak Jadi Prioritas Pembangunan SDM
Rabu, 10 Juni 2026 - 19:13 WIB
loading...
Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mendukung penuh Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) mendukung penuh pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai upaya menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan siap bersaing di masa depan. Karenanya, pemenuhan kebutuhan gizi anak merupakan salah satu prioritas dalam pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).
Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengatakan, kualitas SDM tidak hanya ditentukan oleh akses pendidikan yang baik, tetapi juga oleh terpenuhinya kebutuhan gizi anak sejak usia dini hingga usia sekolah. Melalui Program MBG, pemerintah berupaya memastikan peserta didik mendapatkan asupan gizi yang cukup untuk mendukung proses belajar dan tumbuh kembang mereka.
"Kebutuhan gizi anak menjadi prioritas pembangunan SDM. Anak-anak yang sehat akan lebih siap belajar, lebih produktif, dan memiliki peluang yang lebih besar untuk berkembang menjadi generasi unggul di masa depan," ujar Benyamin pada Rabu (10/6/2026).
Baca juga: Profesor Ahli Gizi dan Dokter Anak Bakal Direkrut sebagai Dewan Pengarah BGN
Benyamin mengatakan, Pemkot Tangsel terus mendukung pelaksanaan Program MBG melalui koordinasi dengan pemerintah pusat, Badan Gizi Nasional (BGN), sekolah, serta berbagai pihak terkait agar program tersebut berjalan optimal dan tepat sasaran.
Menurut Benyamin, program tersebut tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek berupa pemenuhan kebutuhan pangan dan gizi peserta didik, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas generasi penerus bangsa.
"Program ini bukan sekadar memberikan makanan kepada anak-anak sekolah. Yang lebih penting adalah memastikan mereka memperoleh asupan gizi yang baik untuk mendukung kesehatan, konsentrasi belajar, dan perkembangan fisik maupun mental," katanya.
Lihat video: BGN TAK AKAN LAPORKAN WARGA! Bebas Unggah Kritik Menu Makan Bergizi Gratis
Selain itu, Pemkot Tangsel juga terus melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan program, termasuk kualitas makanan yang disajikan, distribusi kepada peserta didik, serta aspek keamanan pangan. Langkah tersebut dilakukan agar manfaat program benar-benar dapat dirasakan oleh para siswa.
Benyamin menjelaskan, keberhasilan pembangunan daerah tidak dapat dilepaskan dari kualitas sumber daya manusianya. Oleh karena itu, investasi pada sektor kesehatan dan pendidikan harus dilakukan secara berkelanjutan, termasuk melalui penguatan program pemenuhan gizi bagi anak-anak.
"Ketika anak-anak mendapatkan gizi yang baik, mereka dapat belajar dengan lebih optimal. Pada akhirnya, hal itu akan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas SDM dan daya saing daerah di masa mendatang," jelasnya.
Benyamin juga mengapresiasi dukungan seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Program MBG, mulai dari pemerintah pusat, penyelenggara program, tenaga pendidik, hingga para orang tua siswa. Menurut Benyamin, kolaborasi menjadi kunci keberhasilan program karena upaya meningkatkan kualitas gizi anak membutuhkan keterlibatan banyak pihak secara berkesinambungan.
"Pembangunan SDM merupakan tanggung jawab bersama. Melalui Program Makan Bergizi Gratis, kita ingin memastikan anak-anak di Kota Tangerang Selatan memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh sehat, belajar dengan baik, dan meraih masa depan yang lebih cerah," ungkapnya.
Pemkot Tangsel berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya di bidang kesehatan dan pendidikan. Melalui Program MBG, diharapkan semakin banyak peserta didik yang memperoleh manfaat sehingga tujuan menciptakan generasi unggul menuju Indonesia Emas dapat terwujud.
Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengatakan, kualitas SDM tidak hanya ditentukan oleh akses pendidikan yang baik, tetapi juga oleh terpenuhinya kebutuhan gizi anak sejak usia dini hingga usia sekolah. Melalui Program MBG, pemerintah berupaya memastikan peserta didik mendapatkan asupan gizi yang cukup untuk mendukung proses belajar dan tumbuh kembang mereka.
"Kebutuhan gizi anak menjadi prioritas pembangunan SDM. Anak-anak yang sehat akan lebih siap belajar, lebih produktif, dan memiliki peluang yang lebih besar untuk berkembang menjadi generasi unggul di masa depan," ujar Benyamin pada Rabu (10/6/2026).
Baca juga: Profesor Ahli Gizi dan Dokter Anak Bakal Direkrut sebagai Dewan Pengarah BGN
Benyamin mengatakan, Pemkot Tangsel terus mendukung pelaksanaan Program MBG melalui koordinasi dengan pemerintah pusat, Badan Gizi Nasional (BGN), sekolah, serta berbagai pihak terkait agar program tersebut berjalan optimal dan tepat sasaran.
Menurut Benyamin, program tersebut tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek berupa pemenuhan kebutuhan pangan dan gizi peserta didik, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas generasi penerus bangsa.
"Program ini bukan sekadar memberikan makanan kepada anak-anak sekolah. Yang lebih penting adalah memastikan mereka memperoleh asupan gizi yang baik untuk mendukung kesehatan, konsentrasi belajar, dan perkembangan fisik maupun mental," katanya.
Lihat video: BGN TAK AKAN LAPORKAN WARGA! Bebas Unggah Kritik Menu Makan Bergizi Gratis
Selain itu, Pemkot Tangsel juga terus melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan program, termasuk kualitas makanan yang disajikan, distribusi kepada peserta didik, serta aspek keamanan pangan. Langkah tersebut dilakukan agar manfaat program benar-benar dapat dirasakan oleh para siswa.
Benyamin menjelaskan, keberhasilan pembangunan daerah tidak dapat dilepaskan dari kualitas sumber daya manusianya. Oleh karena itu, investasi pada sektor kesehatan dan pendidikan harus dilakukan secara berkelanjutan, termasuk melalui penguatan program pemenuhan gizi bagi anak-anak.
"Ketika anak-anak mendapatkan gizi yang baik, mereka dapat belajar dengan lebih optimal. Pada akhirnya, hal itu akan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas SDM dan daya saing daerah di masa mendatang," jelasnya.
Benyamin juga mengapresiasi dukungan seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Program MBG, mulai dari pemerintah pusat, penyelenggara program, tenaga pendidik, hingga para orang tua siswa. Menurut Benyamin, kolaborasi menjadi kunci keberhasilan program karena upaya meningkatkan kualitas gizi anak membutuhkan keterlibatan banyak pihak secara berkesinambungan.
"Pembangunan SDM merupakan tanggung jawab bersama. Melalui Program Makan Bergizi Gratis, kita ingin memastikan anak-anak di Kota Tangerang Selatan memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh sehat, belajar dengan baik, dan meraih masa depan yang lebih cerah," ungkapnya.
Pemkot Tangsel berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya di bidang kesehatan dan pendidikan. Melalui Program MBG, diharapkan semakin banyak peserta didik yang memperoleh manfaat sehingga tujuan menciptakan generasi unggul menuju Indonesia Emas dapat terwujud.
(cip)
Lihat Juga :