POCE JOBFAIR 2026 di UPN Veteran Yogya Hadirkan Ribuan Peluang Karier
Rabu, 10 Juni 2026 - 09:14 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana penting bagi mahasiswa dan lulusan untuk memahami kebutuhan dunia kerja, membangun jejaring profesional, serta mempersiapkan diri menjadi talenta yang unggul dan berdaya saing. Ia menegaskan bahwa “UPN "Veteran" Yogyakarta sebagai kampus Bela Negara berkomitmen mencetak lulusan yang adaptif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan global.
Melalui kolaborasi yang terjalin antara perguruan tinggi, pemerintah, dan industri dalam POCE 2026, diharapkan dapat tercipta sumber daya manusia yang kompeten dan sesuai dengan kebutuhan pembangunan nasional,” pungkasnya.
Salah satu momen penting dalam seremoni pembukaan POCE 2026 adalah penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) kerja sama antara Hai Sawit Indonesia dengan sejumlah perguruan tinggi dan institusi pendidikan tinggi. Penandatanganan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi pengembangan SDM perkebunan melalui berbagai program pendidikan, pelatihan, magang industri, riset terapan, serta peningkatan akses karier bagi mahasiswa dan lulusan.
Kerja sama tersebut diharapkan mampu memperkuat keterkaitan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri kelapa sawit yang terus berkembang, sehingga menghasilkan talenta-talenta unggul yang siap berkontribusi bagi kemajuan sektor perkebunan nasional.
Melalui penyelenggaraan tahun ketiga ini, Hai Sawit Indonesia berharap POCE dapat terus menjadi platform kolaboratif yang mempertemukan talenta muda Indonesia dengan kebutuhan industri kelapa sawit, sekaligus mendorong terciptanya penyerapan tenaga kerja yang lebih luas dan berkualitas.
"POCE bukan sekadar job fair, tetapi sebuah gerakan kolaboratif untuk membangun masa depan SDM perkebunan Indonesia yang lebih kompeten, profesional, dan berdaya saing global,” pungkas Danang.
Melalui kolaborasi yang terjalin antara perguruan tinggi, pemerintah, dan industri dalam POCE 2026, diharapkan dapat tercipta sumber daya manusia yang kompeten dan sesuai dengan kebutuhan pembangunan nasional,” pungkasnya.
Salah satu momen penting dalam seremoni pembukaan POCE 2026 adalah penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) kerja sama antara Hai Sawit Indonesia dengan sejumlah perguruan tinggi dan institusi pendidikan tinggi. Penandatanganan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi pengembangan SDM perkebunan melalui berbagai program pendidikan, pelatihan, magang industri, riset terapan, serta peningkatan akses karier bagi mahasiswa dan lulusan.
Kerja sama tersebut diharapkan mampu memperkuat keterkaitan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri kelapa sawit yang terus berkembang, sehingga menghasilkan talenta-talenta unggul yang siap berkontribusi bagi kemajuan sektor perkebunan nasional.
Melalui penyelenggaraan tahun ketiga ini, Hai Sawit Indonesia berharap POCE dapat terus menjadi platform kolaboratif yang mempertemukan talenta muda Indonesia dengan kebutuhan industri kelapa sawit, sekaligus mendorong terciptanya penyerapan tenaga kerja yang lebih luas dan berkualitas.
"POCE bukan sekadar job fair, tetapi sebuah gerakan kolaboratif untuk membangun masa depan SDM perkebunan Indonesia yang lebih kompeten, profesional, dan berdaya saing global,” pungkas Danang.
(shf)
Lihat Juga :